Pembelian Tiket KAI Menyambut Nataru 2021 Tak Dibatasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Untuk memberi kemudahan pelayanan masyarakat dalam moda transportasi Kereta Api, seiring jelang perayaan Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), PT KAI Daop 7 Madiun tidak membatasi waktu pembelian tiket bagi calon penumpang kereta api, selain itu dengan mengoptimalkan fungsi aplikasi KAI Access, karena  kondisi pandemi Covid-19 yang tidak menentu, termasuk aturan PPKM Level yang berubah-ubah.

Hal itu disampaikan oleh Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, pria asli Madiun ini lebih rinci menjelaskan saat disinggung persiapan pelayanan penumpang KA Jelang Nataru, bahwa pihaknya masih menunggu aturan dari kantor pusat PT KAI.

"Jadi secara khusus belum ada persiapan, sampai Oktober 2021 ini tetap mengacu aturan yang berlaku menerapkan protokol kesehatan dan diperbolehkannya anak dibawah 12 tahun naik kereta api,” ujarnya saat di Stasiun Blitar pada Wartawan.

Namun persiapan tetap dilakukan, dengan melakukan perawatan sarana dan prasarana. Agar sewaktu-waktu diinstruksikan menjalankan kereta api tambahan sudah siap, karena armada sudah dilakukan perawatan secara periodik, lanjut Ixfan.

"Karena saat ini masih pandemi Covid-19, dengan adanya aturan PPKM level tetap menerapkan syarat mutlak yaitu vaksin tahap 1 untuk penumpang KA lokal, kemudian Rapid Antigen berlaku 1×24 jam dan Swab PSCR berlaku 2×24 jam bagi penumpang KA jarak jauh. Karena data boarding KA sudah terintegrasi dengan data Nomor Induk Kependudukan (NIK), untuk memvalidasi sampai vaksin dosis 2,” terang Ixfan.

Untuk berkaitan dengan pemesanan tiket bagi calon penumpang KA pada saat Nataru, jika sebelum pandemi bisa dilakukan pemesanan sampai H-90 keberangkatan. Saat ini PT KAI berusaha adaptif dengan aturan yang berubah tiba-tiba dan menyesuaikan kondisi pandemi yang tidak menentu, dihimbau menggunakan aplikasi KAI Access. 

“Untuk menghindari kerumunan di stasiun, jadi pembelian tiket bisa menghubungi 121 dan memantau melalui aplikasi KAI Access,” terangnya.

Di dalam aplikasi KAI Accsess bisa diketahui jadwal dan ketersedian tiket, selama ada dalam aplikasi bisa dilakukan pembelian. “Kami tidak bisa menyampaikan batasan waktu H-7 atau H-30, tapi menyesuaikan dengan ketersedian yang ada di aplikasi KAI Access atau sistem,” tandasnya.

Alasan tidak adanya batasan waktu pemesanan tiket, Ixfan mengungkapkan untuk upaya adaptasi PT KAI dengan kondisi saat ini, seperti sebelumnya jika dilakukan pemesanan tiket jauh hari kemudian terjadi perubahan aturan. “Kasihan, akan terjadi pembatalan perjalanan KA untuk banyak orang dan komplain. Karena calon penumpang beranggapan jika memiliki tiket, ada jaminan berangkat,” jelasnya.

Pria yang hobi nasi Padang ini mengatakan, guna memanfaatkan informasi dalam aplikasi KAI Access tidak ada batasan waktu pemesanan tiket, tapi secara otomatis sudah ditentukan oleh sistem. Jadi selama dalam aplikasi tiket yang dibutuhkan ada atau tersedia bisa dilakukan pembelian, pungkas Ixfan. Les

 

 

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Pidato Bahasa Madura di Puncak Hari Jadi ke-757, 16 Penghargaan Jadi Kado Istimewa

Bupati Sumenep Pidato Bahasa Madura di Puncak Hari Jadi ke-757, 16 Penghargaan Jadi Kado Istimewa

Minggu, 01 Nov 2026 12:52 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 12:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Puncak Peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep berlangsung unik dan berbeda. Upacara yang digelar di depan Masjid Jamik…

Perkuat KDMP, Pemkab Bojonegoro Dorong Peningkatan Kapasitas Pengurus

Perkuat KDMP, Pemkab Bojonegoro Dorong Peningkatan Kapasitas Pengurus

Minggu, 01 Nov 2026 12:47 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 12:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Guna memperkuat kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro…

Tekan Inflasi, DKPP Kota Madiun Gencarkan Gerakan Pangan Murah Bergilir

Tekan Inflasi, DKPP Kota Madiun Gencarkan Gerakan Pangan Murah Bergilir

Minggu, 01 Nov 2026 12:40 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya dalam menekan inflasi, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, terus menggencarkan Gerakan Pangan…

Parade Juang 2026, Dishub Surabaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan 14 Titik Kantong Parkir

Parade Juang 2026, Dishub Surabaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan 14 Titik Kantong Parkir

Minggu, 01 Nov 2026 12:35 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 12:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna mendukung kelancaran Parade Juang 2026 pada Minggu (01/11/2026), Dinas Perhubungan (dishub) Kota Surabaya menyiapkan rekayasa…

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Peredaran Minuman Keras Tak Sesuai Perizinan

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Peredaran Minuman Keras Tak Sesuai Perizinan

Minggu, 01 Nov 2026 12:30 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 12:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan terhadap peredaran minuman keras yang tidak sesuai dengan ketentuan…

Berpotensi Picu Kemacetan, Pemkot Surabaya Segel 23 Unit Kios Tak Berizin

Berpotensi Picu Kemacetan, Pemkot Surabaya Segel 23 Unit Kios Tak Berizin

Minggu, 01 Nov 2026 12:23 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 12:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berpotensi menjadi pemicu kemacetan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyegel sebanyak 23 unit kios di Jalan Tambak…