3,36 Juta Penduduk Usia Kerja Jatim Terdampak Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
10,52 persen dari total penduduk usia kerja di wilayah Jawa Timur tercatat terdampak pandemi Covid-19. SP/IST
10,52 persen dari total penduduk usia kerja di wilayah Jawa Timur tercatat terdampak pandemi Covid-19. SP/IST

i

SURABAYAPAGI,Surabaya -  Sebanyak 3,36 juta orang atau setara 10,52 persen dari total penduduk usia kerja di wilayah Jawa Timur tercatat terdampak pandemi Covid-19. Kepala Badan Pusat Statistika (BPS) Provinsi Jawa Timur, Dadang Hardiwan menjelaskan mereka terdiri dari pengangguran karena Covid-19 sebanyak 248,05 ribu orang, dan bukan angkatan kerja terdampak Covid-19 sebanyak 88,53 ribu orang.

"Sementara yang tidak bekerja karena Covid-19 sebanyak 240,35 ribu orang, dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 sebanyak 2,78 juta orang," ujar Dadang Hardiwan melalui siaran resminya, Senin (8/11).

Dadang menjelaskan, jumlah penduduk usia kerja di Jawa Timur pada Agustus 2021 sebanyak 21,04 juta orang. Mengalami kenaikan 74,78 ribu orang dibandingkan Agustus 2020, dan mengalami kenaikan 7,04 ribu orang dibandingkan Februari 2021.

"Sebagian besar penduduk usia kerja merupakan angkatan kerja yaitu 22,32 juta orang setara 70 persen. Sisanya termasuk bukan angkatan kerja," ujar Dadang.

Dadang melanjutkan, dari jumlah angkatan kerja di Jawa Timur pada Agustus 2021 tersebut terdiri dari 21,04 juta orang bekerja dan 1,28 juta orang pengangguran. Dibandingkan Agustus 2020, terjadi peningkatan jumlah angkatan kerja sebanyak 55,03 ribu orang. Penduduk bekerja mengalami peningkatan sebanyak 74,78 ribu orang dan penduduk dengan kategori pengangguran berkurang sebanyak 19,75 ribu orang.

Sementara itu, apabila dibandingkan kondisi Februari 2021, jumlah angkatan kerja meningkat sebanyak 141,37 ribu orang. Penduduk bekerja naik sebanyak 7,04 ribu orang, begitu pun pengangguran naik sebanyak 134,33 ribu orang.

Meski secara jumlah angkatan kerja di Jawa Timur mengalami kenaikan pada Agustus 2021 dibandingkan Agustus 2020, namun Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) justru mengalami penurunan sebesar 0,33 persen poin. Hal ini disebabkan terjadinya penambahan jumlah penduduk bukan angkatan kerja yang jauh lebih besar dibandingkan penambahan penduduk yang masuk kategori angkatan kerja di Jawa Timur.

Tiga lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase terbesar adalah Sektor Jasa Pendidikan sebesar 0,54 persen poin, Sektor Perdagangan Besar dan Eceran sebesar 0,52 persen poin, dan Sektor Industri Pengolahan sebesar 0,50 persen poin. Sementara sektor yang mengalami penurunan terbesar yaitu Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 1,33 persen poin.

Dadang menambahkan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jatim pada Agustus 2021 sebesar 5,74 persen. Turun 0,1 persen poin dibandingkan dengan Agustus 2020, tapi naik 0,57 persen poin dibandingkan dengan Februari 2021.sb5/na

Berita Terbaru

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Sebuah foto jalan berlubang yang ditanami pohon pisang di RT 3 Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, viral di media s…

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho, S.E, yang juga politisi PDI Perjuangan ini, berjibaku menggerakkan kaum…

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Admin Toko Keramik Mojokerto Terancam 2 tahun Kurungan

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Admin Toko Keramik Mojokerto Terancam 2 tahun Kurungan

Kamis, 05 Feb 2026 15:15 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:15 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Sidang putusan kasus dugaan penggelapan dengan terdakwa Laili Dwi Anggraini Binti M. Amanu di Pengadilan Negeri Mojokerto ditunda…

Kapolres Gresik Pimpin Pembagian Helm Gratis dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kapolres Gresik Pimpin Pembagian Helm Gratis dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kamis, 05 Feb 2026 14:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI, Gresik – Upaya Polres Gresik dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas kembali diwujudkan melalui kegiatan simpatik di hari kedua pelaksanaan …

MPR RI Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Kemandirian Fiskal dan Pembiayaan Pembangunan

MPR RI Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Kemandirian Fiskal dan Pembiayaan Pembangunan

Kamis, 05 Feb 2026 14:01 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 14:01 WIB

Surabaya – Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menggelar Sarasehan Kebangsaan bertema “Obligasi Daerah sebagai Salah Satu Alternatif Pem…

Pembangunan KDKMP Tercepat Nasional, Dandim Lamongan Paparkan Keberhasilannya di Hadapan Presiden dan Petinggi TNI

Pembangunan KDKMP Tercepat Nasional, Dandim Lamongan Paparkan Keberhasilannya di Hadapan Presiden dan Petinggi TNI

Rabu, 04 Feb 2026 19:11 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, terpilih mewakili Kodam V/Brawijaya, mendapatkan penghormatan…