Bupati Ikfina Sidak Jembatan Rusak Talunbrak Dawarblandong

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati saat meninjau jembatan penghubung desa yang rusak akibat diterjang luapan air sungai di Dusun Talunbrak, Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong. SP/Dwy AS
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati saat meninjau jembatan penghubung desa yang rusak akibat diterjang luapan air sungai di Dusun Talunbrak, Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong. SP/Dwy AS

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati melakukan inspeksi mendadak (sidak) jembatan penghubung desa yang rusak akibat diterjang luapan air sungai di Dusun Talunbrak, Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong.

Dia memastikan Pemerintah Daerah akan memberikan perhatian penuh terdapat kawasan perbatasan dan secepatnya melakukan perbaikan jembatan tersebut. 

Apalagi, kondisi jembatan sangat membahayakan keselamatan masyarakat terutama anak-anak sekolah yang setiap hari melewatinya.

"Kondisi jembatan ini sangat mengkhawatirkan apalagi yang menggunakan akses jalan adalah anak-anak sekolah dan masyarakat petani ke sawah," ungkap Ikfina di lokasi, Rabu (10/11/2021) sore.

Ikfina menegaskan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto dapat bersinergi tanggap bencana untuk segera memperbaiki konstruksi jembatan agar tidak membahayakan masyarakat.

Dia memberi target satu pekan untuk  Kepala DPUPR Kabupaten Mojokerto Bambang Purwanto agar menyelesaikan perbaikan jembatan yang rusak diterjang luapan air sungai tersebut. 

"Pasti kita akan segera memperbaiki jembatan yang rusak ini karena penanganan kedaruratan bencana," jelasnya.

Rencananya, perbaikan jembatan rusak akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) yang sifatnya kedaruratan.

"Iya, kedaruratan anggarannya belum dihitung sesuai perhitungan dari Dinas PUPR," pungkasnya.

Sementara itu, Wadi (47) Kepala Dusun Talunbrak, mengatakan jembatan panjang kurang lebih sekitar 85 meter dan lebar 1,5 meter tersebut rusak akibat luapan air sungai ketika terjadi hujan lebat semalam. 

"Penyebabnya aliran sungai deras menggerus tanah sehingga pondasi beton dan konstruksi bagian atas jembatan bergeser sehingga tidak bisa dilalui kendaraan," ungkapnya di lokasi kejadian, Rabu (10/11/2021).

Dampak luapan sungai ini mengakibatkan konstruksi jembatan tertarik ke bawah hingga doyong. Warga setempat berupaya melepas pengait bagian atas jembatan untuk mengurangi pergeseran pondasi yang tergerus aliran sungai dengan kedalaman mencapai sekitar lima meter.

"Kendaraan roda dua maupun roda empat dilarang melarang melintas jembatan karena kondisinya rawan amblas, hanya untuk pejalan kaki" ucap Wadi.

Menurut dia, sebanyak 92 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Talunbrak terdampak jembatan rusak. Warga terpaksa memutar jauh melewati wilayah Kabupaten Gresik sejauh 10 kilometer. 

Apalagi, jembatan ini merupakan akses satu-satunya menuju pusat pendidikan dan Kecamatan Dawarblandong.

"Anak-anak terpaksa jalan kaki  menyeberang jembatan saat menuju ke sekolahnya, kalau kendaraan warga harus memutar jauh yang biasanya 10 menit sekarang perjalanan menjadi satu jam melewati jalan alternatif wilayah Kabupaten Gresik," jelasnya. Dwi

Berita Terbaru

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…