Legilator: Perhatikan Beberapa Hal Terkait Revitalisasi Jalan Tunjungan Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jalan Tunjungan Surabaya. SP/JP/Dipta Wahyu
Jalan Tunjungan Surabaya. SP/JP/Dipta Wahyu

i

SURABAYAPAGI,Surabaya -  Pemerintah Kota Surabaya diminta memperhatikan beberapa hal pada saat revitalisasi Jalan Tunjungan yang merukan jalan legendaris di Kota Pahlawan, Jatim. Hal ini diungkapkan oleh  Wakil Ketua Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Kota Surabaya Anas Karno.

 Menurutnya, ada beberapa hal yang dibutuhkan untuk mendukung Jalan Tunjungan menjadi destinasi pariwisata, di antaranya parkir kendaraan, ruang bagi UMKM di luar tenant yang ada, integrasi dengan pusat perbelanjaan modern Tunjungan Plaza (TP) dan Pasar Genteng.

"Kehadiran seni budaya juga tidak bisa dilepaskan. Sehingga Jalan Tunjungan sebagai etalase kota Surabaya," ujarnya, Jumat (12/11).

Selain itu, lanjut dia, pemkot juga harus memberikan ruang bagi seniman untuk bermain musik di Jalan Tunjungan dengan tujuan supaya suasana jalan legendari tersebut hidup dan berkesan bagi warga Surabaya maupun pendatang.

Tidak hanya itu, lanjut dia, konektivitas antara Pasar Genteng, Jalan Tunjungan, Tunjungan Plaza merupakan kekuatan untuk dapat kembali meramaikan Jalan Tunjungan sehingga menjadi pusat wisata di tengah jantung kota Surabaya.

Menurut dia, dengan revitalisasi Jalan Tunjungan ini diharapkan bisa menggairahkan dan menggerakkan roda perekonomian yang terpuruk akibat Pandemi COVID-19. Bagi Anas, dengan konsep heritage akan menarik banyak kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.

"Banyak sekali bangunan di kanan kiri jalan yang berdiri masih memiliki nilai histori. Terutama pada malam hari yang dipenuhi dengan berbagai lampu warna warni," katanya.

Ia berharap pengembangan kawasan Jalan Tunjungan menjadi kawasan eksotis, indah dan tentunya lebih cantik suasananya. 

"Untuk itu, Pemkot juga harus menyediakan spot-spot foto yang Instagramable. Ini lantaran tak sedikit anak muda yang menghabiskan waktunya di jalan tersebut," kata politikus PDIP ini.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebelumnya mengatakan, pihaknya ingin menyulap Jalan Tunjungan menjadi salah satu kawasan wisata untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

"Setelah Surabaya sudah masuk ke dalam level 1, maka ini waktunya kita bangkit menggerakan ekonominya UMKM Surabaya," kata Wali Kota Eri.

Oleh karena itu, lanjut Eri, dalam waktu dekat, akan ada pembukaan Jalan Tunjungan. Ia meminta tolong, semua pengusaha di Surabaya memakai batiknya Surabaya untuk jalan di Jalan Tunjungan bersama wali kota dan Forkopimda.sb4/na

Berita Terbaru

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, yang anggota Komisi II DPR menyoroti dua Bupati Langkat dan Kuantan Singingi (Kuansing) secara…

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa nama besar hadir dalam pesta pernikahan Taylor dan Travis. Mereka antara lain Selena Gomez, Gigi Hadid, Bradley Cooper,…

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung membongkar upaya penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di…

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas ekstrem kini juga melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York. Saat ini tercatat…

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puncak musim kemarau di pulau Jawa diprediksi terjadi pada Agustus 2026. BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia…

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas di Eropa, yang datang lebih awal pada musim panas tahun ini berlangsung sangat intens dan berkepanjangan. Ini…