Wacana PDIP Diluar Kabinet Diobrolkan Elite Parpol

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com - Tampaknya PDIP berada diluar Kabinet Prabowo, gorengan elite PDIP juga. Kini Diobrolkan Elite Parpol

Juru bicara (jubir) Partai Gerindra, Bahtra Banong, menghargai pernyataan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang tak masuk kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Bahtra menilai tak masuknya PDIP ke kabinet tak mengurangi rasa kekeluargaan.

“Kami dari Partai Gerindra menghargai dan menghormati sikap serta keputusan PDI Perjuangan untuk tetap berada di luar pemerintahan sebagai partai penyeimbang. Dalam demokrasi, keberadaan kekuatan politik yang menjalankan fungsi kontrol dan kritik justru penting untuk memastikan mekanisme checks and balances berjalan sehat sehingga pemerintah dapat terus dikawal agar berada di jalur yang pas,” kata Bahtra kepada wartawan, Kamis (12/8/2026).

Wakil Ketua Komisi II DPR ini lantas menekankan pesan Prabowo terkait partai di dalam maupun luar pemerintahan memiliki harapan yang sama terhadap bangsa. Bahtra berbicara soal rasa kekeluargaan antarpartai.

“Pak Prabowo juga sering menyampaikan kepada semua partai baik partai yang ada di pemerintahan maupun partai yang katakanlah sebagai penyeimbang atau sebagai oposisi, bahwa perbedaan pandangan tidak membuat rasa kekeluargaan dan kegotongroyongan kita hilang untuk terus membangun bangsa,” ucap dia.

Bahtra mengatakan hubungan antara Prabowo dengan Megawati sudah terjalin panjang dan berlangsung baik. Gerindra tak mempersoalkan PDIP memilih berada di luar pemerintahan.

“Di sisi lain, hubungan antara ketum kami, Presiden Prabowo dan Ibu Megawati memiliki sejarah yang panjang dan juga terjalin cukup baik. Keduanya tentu memiliki persahabatan yang kuat, dan tetap menunjukkan sikap saling menghargai dan menghormati,” kata Bahtra.

“Bagi kami, perbedaan posisi politik tidak harus menghilangkan komunikasi, persahabatan, maupun rasa saling menghormati di antara para tokoh bangsa. Karena itu, Gerindra tidak melihat sikap PDI Perjuangan tersebut sebagai sesuatu yang perlu dipersoalkan,” sambungnya.

Bahtra menyebut pemerintah akan bekerja keras menjalankan program strategis untuk kesejahteraan rakyat. Bahtra berharap semua partai politik mendahulukan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi.

“Pemerintahan tentu akan terus bekerja sekuat tenaga agar semua program strategis yang sudah direncanakan Presiden Prabowo bisa dirasakan oleh semua lapisan masyarakat. Yang paling penting adalah bagaimana seluruh kekuatan politik tetap menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi ataupun golongan yang bersifat jangka pendek,” ucapnya.

Kritik Elite Golkar

Elite Golkar, termasuk Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji dan Ketua Bidang Ekonomi DPP Golkar Mukhamad Misbakhun, sempat mengkritik posisi PDIP yang mendeklarasikan diri sebagai “partai penyeimbang” di luar pemerintahan.

Golkar menilai sikap politik tersebut kurang elegan karena terkadang ikut mengapresiasi program pemerintah namun di sisi lain melontarkan kritik keras. Golkar menghormati keputusan PDIP untuk tidak bergabung dalam kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran, namun mempertanyakan bentuk praktik penyeimbang yang dimaksud oleh PDIP.

Cerita Megawati

Megawati mengungkapkan cerita dirinya yang berkomunikasi dengan Prabowo Subianto mengenai posisi PDIP. Megawati mengatakan PDIP tidak masuk kabinet dan akan berada di luar sebagai penyeimbang.

Megawati menyampaikan itu dalam acara Ekspose Naskah Sumber Arsip Dasar Negara II yang digelar BPIP, Senin (10/8). Megawati awalnya menjelaskan Indonesia menganut sistem presidensial sehingga tidak mengenal adanya oposisi.

“Yang namanya negara kita ini kan namanya adalah dengan sistem presidensial, betul atau tidak? Betul toh, kok saya selalu diomongin oposisi. Memangnya ada di dalam sistem presidensial? No oposisi, tidak ada koalisi,” kata Megawati saat pidato di acara tersebut.

Megawati meminta agar semua pihak membaca kembali sistem pemerintahan Indonesia. Dia mengatakan oposisi dan koalisi hanya ada di sistem parlementer.

Silakan baca kalau tidak percaya. Baca jangan g** gitu aja. ‘Ibu Megawati tenang aja ngomong gitu karena oposisi’.

Haduh, mau dilawan nggak ngerti, dilawannya b**, lah piye, itu kan yang namanya sistem parlementer, benar apa nggak? Benar, makanya saya bilang saya baca tapi saya suka lupa pasal, jadi nggak ada,” ucap Megawati.

Megawati kemudian membeberkan obrolannya dengan Presiden Prabowo perihal posisi PDIP. Ia mengatakan sudah menetapkan PDIP tidak akan masuk ke kabinet Prabowo.

“Makanya saya katakan ‘Pak Prabowo, Mas Presiden, saya minta untuk...’, saya datang benar ngomong baik-baik saya tidak akan ditawari untuk masuk, ‘Saya tidak masuk ke kabinet Pak, terima kasih banget, saya akan berada di luar sebagai penyeimbang’. Dengerin tuh semua, saya bukan oposisi tahu, enak aja!” tegas Megawati. erc/jk/tt

Berita Terbaru

Direktur Niaga PT Garuda, Diberhentikan, Usai Saham GIAA

Direktur Niaga PT Garuda, Diberhentikan, Usai Saham GIAA

Kamis, 13 Agu 2026 23:20 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 23:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) memberhentikan sementara Reza Aulia Hakim dari jabatan Direktur Niaga Perseroan mulai 14 Agustus 2…

Menteri UMKM Dikejar Target Salurkan Kredit Rp 2.000 triliun 

Menteri UMKM Dikejar Target Salurkan Kredit Rp 2.000 triliun 

Kamis, 13 Agu 2026 23:18 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan tugas tambahan atau pekerjaan rumah (PR) bagi Menteri Usaha Mikro, K…

Galaxy Z Fold 8, Pecahkan Rekor Preorder

Galaxy Z Fold 8, Pecahkan Rekor Preorder

Kamis, 13 Agu 2026 23:16 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com – Galaxy Z Fold 8 series mencatat rekor preorder tertinggi untuk lini ponsel layar lipat Samsung di Asia Tenggara dan Oseania. Di Indonesia, p…

Rupiah Bergerak Datar Euforia Pasca Rilis MCSI Memudar

Rupiah Bergerak Datar Euforia Pasca Rilis MCSI Memudar

Kamis, 13 Agu 2026 23:14 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 23:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis, bergerak datar 0 poin atau 0 persen menjadi Rp17.877 per dolar AS d…

PT Pertamina, Buka Internship 2026

PT Pertamina, Buka Internship 2026

Kamis, 13 Agu 2026 23:11 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 23:11 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Pertamina (Persero) terus berupaya untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satunya dengan membuka akses bagi g…

BOROK-BOROK DITRESKRIMUM TAHAN PEMRED RADITYA DIBEBER DI PERSIDANGAN

BOROK-BOROK DITRESKRIMUM TAHAN PEMRED RADITYA DIBEBER DI PERSIDANGAN

Kamis, 13 Agu 2026 23:07 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 23:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kuasa hukum Pemred SP Raditya M Khadaffi, buka borok Ditreskrimum Polda Jatim, dalam kesimpulan Praperadilan di PN Surabaya, Kamis (13/8).…