RS Lapangan Diduga Tolak Pasien demi Status Level 1

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ruangan Isolasi pasien Covid-19 di RSLI Surabaya yang sudah kosong sejak pertengahan Oktober lalu.
Ruangan Isolasi pasien Covid-19 di RSLI Surabaya yang sudah kosong sejak pertengahan Oktober lalu.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kasus positif Covid-19 di Jawa Timur, khususnya Surabaya kini dipertanyakan keakuratannya. Data dari laman Surabaya Lawan Covid-19 per tanggal 13 November 2021, jumlah pasien covid-19 sebanyak 13 orang. Data ini berbeda dari data Lapor Covid-19. Hingga Sabtu (13/11/2021) jumlah kasus pasien covid-19 sebanyak 21 orang.

Adanya perbedaan data pasien Covid-19 ini bukan tanpa sebab. Penelusuran Surabaya Pagi di beberapa rumah sakit menemukan adanya dugaan permainan yang dilakukan oleh pemerintah setempat dengan pihak rumah sakit. Khususnya, rumah sakit lapangan (RSL) yang tersebar di beberapa wilayah di Surabaya.

Sumber dari Surabaya Pagi yang juga petugas di salah satu rumah sakit lapangan yang ada di Surabaya menyampaikan, kondisi rumah sakit penyanggah covid-19 khususnya rumah sakit lapangan, saat ini tidak menangani pasien atau nol pasien. Hal ini dapat terlihat pada Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) yang hingga kini masih nol pasien.

Menurutnya, jumlah nol pasien ini bukan disebabkan karena tidak adanya kasus covid-19 yang menulari masyarakat. Melainkan ada instruksi agar untuk sementara waktu seluruh rumah sakit lapangan tidak menerima pasien.

"Kondisi saat ini nol. Tapi bukan berarti tidak ada pasien. Ada pasien, hanya kita tolak. Karena ada himbauan agar rumah sakit lapangan tidak menerima pasien. Jadi laporan ke Gubernur nol pasien, jadi gubernur senang," kata sumber yang enggan disebutkan namanya, Minggu (14/11/2021).

Sebagai informasi, setidaknya ada dua rumah sakit lapangan di Surabaya. Rumah sakit lapangan tembak (RSLT) dan rumah sakit lapangan Indrapura (RSLI). Rumah sakit lapangan tembak di Surabaya telah kosong sejak pertengahan Agustus 2021. Sementara untuk rumah sakit lapangan Indrapura telah kosong sejak akhir Oktober 2021. Rumah sakit Lapangan Tembak sendiri didirikan oleh Pemerintah Kota Surabaya dan Rumah sakit Lapangan Indrapura didirikan atas keputusan Gebernur Jawa Timur (Jatim).

Dia menambahkan, beberapa waktu yang lalu, setidaknya ada 10 orang yang positif covid-19 ingin dirawat di RSLI namun ditolak oleh pihak pengelola dan disarankan agar isoman. Namun pihak RSLI tetap mendampingi selama masa isoman berlangsung.

"Kemarin ada dari Politeknik 10 orang ke sini. Tapi disuruh pulang, kita sarankan isoman. Ya memang himbauannya begitu, untuk sementara rumah sakit lapangan harus nol. Karena kita kan baru turun level PPKM jangan sampe ini naik lagi," katanya.

Ia pun mengkhawatirkan, bila hal ini terus berlanjut akan menjadi bom waktu di masa depan. Ditambahlagi, prediksi akan munculnya gelombang ke-3 covid-19 pada Desember mendatang, semakin memperparah keadaan covid-19 di masa depan.

"Ini kalau terus begini, kita khawatir gelombang ke-3 saja. Karena hanya ingin wilayahnya terlihat aman, pasien di tolak dan laporan nol pasien. Bisa jadi bom waktu ini," katanya.

 

Strategi Lain

Sementara itu, Wakil Sekretasris Satgas Covid-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto menjelaskan, pemkot tidak akan menutup pintu masuk Kota Surabaya sebagai upaya menekan tambahan angka kasus Covid-19.

Irvan menegaskan, Pemerintah Kota Surabaya sudah melakukan strategi lain untuk menekan kasus Covid-19. Satgas Kampung Wani di tiap RT/RW di Kota Surabaya disiapkan untuk mengantisipasi kenaikan kasus Covid-19. Terlebih setelah adanya indikasi bahwa tambahan kasus Covid-19 datang dari luar kota.

”Satgas kampung dikuatkan. Mereka diminta untuk mencatat siapa saja warga yang datang dari luar kota,” tegas Irvan, Minggu (14/11).

Irvan menyebut, pemkot tidak akan menutup pintu masuk Kota Surabaya. mengingat banyak warga dari luar kota mengadu nasib di Surabaya. Sebagai Ibu Kota Provinsi Jatim, Surabaya menjadi pusat perekonomian dengan pekerja yang datang dari wilayah Surabaya Raya.

”Kami fokus tracing. Mencatat semua yang baru pulang dari luar kota,” ujar Irvan.

Senada dengan Irvan, Juru Bicara Satgas Covid-19 Jatim Makhyan Jibril menegaskan, Dinkes Jatim belum memerintahkan untuk menutup pintu masuk Kota Surabaya. Sebab, positivity rate Surabaya masih di bawah standar World Health Organization (WHO).

”Sejauh ini karena indikator kesehatan masih baik, intervensi yang tepat yakni testing kontak erat segera dan isolasi,” sebut Makhyan Jibril.

Meski ada peningkatan kasus, Jibril menyebut positivity rate Surabaya rendah. Yakni di angka 0,2 persen.

”Keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) isolasi 3 persen dan RS lapangan hanya 0,5 persen,” ujar Makhyan Jibril.

Sebelumnya, Surabaya menjadi kota dengan kasus Covid-19 tertinggi di Jawa Timur. Per Sabtu (13/11), Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur mencatat terdapat 23 pasien Covid-19. Sehari sebelumnya, Jumat (12/11), hanya terdapat 8 pasien Covid-19. Artinya dalam sehari, muncul 15 pasien baru. tim

Berita Terbaru

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tekanan ekonomi dan kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari membuat keluarga harus semakin cermat mengatur pengeluaran. Namun, p…

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Gerakan Warga Nahdlatul Ulama (NU) melalui Komisi Pemberantasan Korupsi Nahdlatul Ulama (KPK NU) menyatakan telah mengantongi sejumlah b…