Kesadaran Buang Sampah pada Tempatnya Kurang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas menemukan tiga sampah kasur tersangkut di Pintu Air Simo, Senin (28/12/2020) malam.SP/IST
Petugas menemukan tiga sampah kasur tersangkut di Pintu Air Simo, Senin (28/12/2020) malam.SP/IST

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -   Kesadaran masyarakat Kota Surabaya dalam membuang sampah pada tempatnya dinilai masih minim atau kurang. Minimnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan bisa menimbulkan bencana, di antaranya banjir.

Selama ini Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya masih banyak ditemukan sampah "tak umum" yang menumpuk di pintu-pintu saluran air. Barang-barang ini menyumbat saluran air, sehingga membuat air mengantre cukup lama untuk mengalir dan mengakibatkan banyak genangan. Di antaranya yamg ditemukan adalah sampah perabotan.

"Bahkan, ada kasur, lemari, sampai sofa. Miris tidak?," kata Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya, Anna Fajriatin, Sabtu (20/11/2021).

Kemudian sampah rumah tangga yang juga banyak mengalir di saluran air. "Ketika hujan, dump truk yang kami siapkan untuk mengangkut sampah bisa sampai 3-4 unit," katanya."Artinya apa? Kesadaran masyarakat untuk membuang sampah di tempat yang disediakan ini masih kurang," kata Anna.

Bukan hanya itu, ia juga menyesalkan, masih adanya rumah makan hingga restauran yang membuang limbahnya ke selokan. Acap kali, limbah yang dibuang adalah lemak makanan."Kalau dalam jumlah besar dan kemudian menggumpal, ini bisa menutup saluran. Ini sudah kami temukan di beberapa titik dan cukup sulit untuk membersihkannya karena keras," terangnya.

Selain itu, ada pula tumpukan sampah di saluran air dekat pasar."Ternyata, juga ada pedagang yang dagangannya tidak habis, lantas dibuang ke selokan. Jadi, kami juga waspadai untuk saluran di pasar," katanya. Untuk mengantisipasi hal ini, DKRTH pun berjaga selama 24 jam di titik pintu air. Pihaknya bakal terus melakukan pengecekan dan pembersihan sungai dan saluran air di Kota Surabaya.

Selain itu, pihaknya juga mengajak masyarakat peduli. Jangan sampai, sampah yang dibuang tersebut menimbulkan masalah kepada warga sendiri."Sudah saatnya kita bersama-sama menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan," imbuhnya.

Selain upaya humanis, pihaknya juga menyiapkan sanksi. Di antaranya denda.Misalnya, denda bagi pelaku usaha atau pedagang sesuai peraturan yang berlaku. Satgas juga akan diterjunkan untuk melakukan operasi yustisi dengan berkeliling melakukan pengecekan aktifitas warga pada lingkungan.sb4/na

Berita Terbaru

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…

Layanan Uji KIR Drive True Dishub Sidoarjo Semakin Cepat Dan Praktis

Layanan Uji KIR Drive True Dishub Sidoarjo Semakin Cepat Dan Praktis

Senin, 05 Okt 2026 16:20 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo mempercepat dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui…

Geliatkan Ekonomi Petani, Pemdes Kedungbocok Kebut Betonisasi JUT

Geliatkan Ekonomi Petani, Pemdes Kedungbocok Kebut Betonisasi JUT

Senin, 05 Okt 2026 16:04 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo terus berkomitmen meningkatkan infrastruktur pertanian…

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Fasilitas pertanian modern berupa greenhouse budidaya melon di Desa Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, kini…

Perkuat Peran Kecamatan dan Desa, Capaian IKD Bondowoso Tembus 6,7 Persen

Perkuat Peran Kecamatan dan Desa, Capaian IKD Bondowoso Tembus 6,7 Persen

Senin, 05 Okt 2026 14:56 WIB

Senin, 05 Okt 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terus mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan…