Lansia Tewas Diduga Sengaja Ceburkan Diri ke Sumur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mengidentifikasi jenazah korban.
Petugas saat mengidentifikasi jenazah korban.

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Seorang lansia di Kediri ditemukan tewas di dalam sumur yang tidak jauh dari rumahnya, Selasa (23/11). Korban diketahui bernama Sukemi (85), warga Desa Brumbung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri.

Korban diduga sengaja bunuh diri dengan menceburkan diri ke dalam sumur karena depresi akibat penyakit yang tak kunjung sembuh.

Dari informasi yang didapat, sehari sebelumnya korban dikabarkan uring-uringan karena kesakitan akibat komplikasi penyakit yang dideritanya.

Dikonfirmasi kabar tersebut Kapolsek Kepung, Iptu Sarwo Edy membenarkan. Sebelumnya, kata Sarwo Edy, sekitar pukul 03.00 WIB korban masih diketahui berada di kamar tidurnya. Namun sekitar pukul 04.00 WIB saksi bernama Wawa mendapati bahwa korban sudah tidak di kamarnya.

“Karena curiga saksi Wawa langsung menghubungi saksi Sukodim untuk mencari keberadaan korban,” katanya.

Setelah itu, lanjutnya, kedua saksi mencari keberadaan korban di sekitar rumahnya. Dalam pencarian itu, saksi Sukodim curiga dengan kondisi sumur yang terbuka. Sebelumnya sumur itu selalu tertutup dengan asbes.

“Saat diperiksa, ternyata korban berada di dalam sumur dengan kondisi terapung dan meninggal dunia. Akhirnya, saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kepung,” ungkapnya.

Sarwo Edi menambahkan, anggota yang menerima laporan mendatangi lokasi untuk olah tempat kejadian perkara (TKP) dan evakuasi korban di dalam sumur. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Sukemi.

Berdasarkan keterangan dari keluarganya bahwa korban mengeluhkan sakit dan sering menyampaikan untuk mengakhiri masa hidupnya. Bahkan H-1 sebelum ditemukan meninggal, korban sempat marah dan merasakan kesakitan karena punya riwayat penyakit komplikasi.

“Keluarga korban menerima kejadian itu dengan ikhlas dan tidak dilakukan otopsi karena keluarga mengetahui permasalahan yang dialami korban,” pungkasnya. 

 

Berita Terbaru

Kejari Gresik Banding Vonis Ringan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Ada Perbedaan Dasar Pasal dalam Putusan Hakim

Kejari Gresik Banding Vonis Ringan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Ada Perbedaan Dasar Pasal dalam Putusan Hakim

Rabu, 05 Agu 2026 16:13 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 16:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik resmi mengajukan upaya hukum banding atas putusan ringan yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan T…

Hama Tikus Liar, Puluhan Hektare Jagung di Tuban Diambang Gagal Panen

Hama Tikus Liar, Puluhan Hektare Jagung di Tuban Diambang Gagal Panen

Rabu, 05 Agu 2026 15:44 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Seluas puluhan hektare tanaman jagung yang siap panen hancur digerogoti kawanan pengerat hama tikus liar yang meneror lahan pertanian…

Siapkan Blok Makam Muslim dan Nonmuslim, Pemkot Surabaya Perluasan TPU Keputih

Siapkan Blok Makam Muslim dan Nonmuslim, Pemkot Surabaya Perluasan TPU Keputih

Rabu, 05 Agu 2026 15:22 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bagian dari upaya perluasan area pemakaman, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menertibkan bangunan liar (bangli) di…

Program Sekolah Rakyat, Wali Kota Eri Optimistis Lahirkan Pemimpin Masa Depan

Program Sekolah Rakyat, Wali Kota Eri Optimistis Lahirkan Pemimpin Masa Depan

Rabu, 05 Agu 2026 15:15 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Pahlawan sudah mulai berjalan. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi optimistis Sekolah Rakyat…

Siap Dibangun, Lahan Sekolah Rakyat Tahap III Magetan Masih Ditanami Tebu

Siap Dibangun, Lahan Sekolah Rakyat Tahap III Magetan Masih Ditanami Tebu

Rabu, 05 Agu 2026 14:37 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap III di Magetan yang didanai APBN, saat ini terkait kesiapan lahan sekolah…

Kaji Perampingan OPD, Pemkab Magetan Berlakukan Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Kaji Perampingan OPD, Pemkab Magetan Berlakukan Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Rabu, 05 Agu 2026 14:34 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menyusun strategi menghadapi pemberlakuan ketentuan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30…