Satpolairud Polres Gresik Musnahkan 9 Jaring Trawl

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemusnahan 9 jaring trawl hasil sitaan di halaman kantor Satpolairud Polres Gresik.
Pemusnahan 9 jaring trawl hasil sitaan di halaman kantor Satpolairud Polres Gresik.

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Satpolairud Gresik memusnakan 9 jaring trawl hasil sitaan dari 8 kasus yang diungkap sepanjang Tahun 2021. Barang bukti itu dibakar di halaman kantor Satpolairud Polres Gresik, Jalan Jalan Martadinata Nomor 9, Kroman, Kemuteran, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Kamis (2/12/2021). 

Dari total jumlah BB tersebut, 8 jaring trawl dimusnahkan dan 1 diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik. 

“Kami juga memusnahkan 9 alat bukti trawl hasil patroli sepanjang tahun 2021 sebagai efek jera bagi masyarakat dan nelayan,” ungkap Kapolres Gresik, AKBP Mochamad Nur Azis kepada wartawan usai memimpin pemusnahan barang bukti.

Dia menegaskan bahwa jenis jaring trawl merupakan alat tangkap yang dilarang. Karena bisa merusak ekosistem biodata laut.

“Terumbu karang dan anak dan ibu ikan di laut juga kena imbasnya,” sambungnya. 

Untuk itu, pihaknya mengaku akan selalu komitmen memberikan edukasi, sosialisasi hingga peringatan bagi para nelayan yang tetap menggunakan alat tangkap yang dilarang undang-undang tersebut.

“Bagi masyarakat atau nelayan yang masih menggunakan trawl akan kami lakukan penegakan hukum,” jelasnya didampingi Kasatpolairud Polres Gresik, AKP Poerlaksono. 

Selanjutnya diungkapkan dari hasil penangkapan nelayan yang melanggar sudah mengamankan beberapa pelaku. Antara lain nelayan dari Campurejo, Panceng, dan daerah lainnya. 

Salah satu nelayan yang hadir saat pemusnahan BB, Muhammad Samsul mengaku telah mengapresiasi kinerja Satpolairud sebagai keamanan laut (Kamla). Di Perairan Gresik hanya beberapa wilayah yang masih banyak menggunakan jaring trawl. 

“Paling banyak di Perairan Gresik Utara, Desa Campurejo Panceng, Karang Tumpuk Panceng, Ujungpangkah,” ungkapnya. 

Kendati demikian, tapi lahan mata pencaharian nelayan di wilayah pesisir Kota Gresik yang meliputi tiga kelurahan (Pekalingan, Kroman, dan Lumpur) telah dipersempit area tangkap. Sebab ada batasan mencari ikan akibat banyak pelabuhan industri yang berdiri di Gresik. 

“Dengan begitu kami memanfaatkan peluang yang ada, banyak dari nelayan sekitar sebagai taksi air di Selat Madura. Melayani ABK yang bersandar, kemudian diantar ke daratan dan kembali ke kapal,” ujarnya.

 

 

Berita Terbaru

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kabar duka menyelimuti DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi A DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Sumardi, meninggal dunia pada Kamis …

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

SURABAYA PAGI, Rembang — Sebuah permintaan sederhana dari pelanggan ternyata mampu mengubah perjalanan hidup Sri Pontianik (48). Perempuan yang sebelumnya b…

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Upaya Pemerintah Kota Kediri dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular kembali mendapat pengakuan. Kali ini, Kota Kediri…

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar berkomitmen untuk memperkuat edukasi keimigrasian kepada masyarakat kali ini bertempat di wilayah Kec.Pomggok…

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

SURABAYAPAGI com, Sidoarjo – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Lingkungan Hidup b…

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Anggota DPRD Jawa Timur, Lailatul Qodriyah, menyoroti kembali terjadinya banjir lahar dingin Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. I…