11 Anjing Pelacak dan 29 Personel K9 Dilibatkan cari Korban Erupsi Semeru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas mencari korban erupsi gunung Semeru. SP/Lim
Petugas mencari korban erupsi gunung Semeru. SP/Lim

i

Kapolres Lumajang : Agar Segera Tuntas

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Upaya pencarian dan evakuasi masih terus dilakukan oleh aparat Kepolisian baik dari Polres Lumajang, maupun dari personel bantuan Polres jajaran dan dari Polda Jatim sendiri.

Kapolres menuturkan, bahwa dalam upaya pencarian itu, pihaknya telah menerjunkan tim K9 ke lokasi pasca erupsi Gunung Semeru yang terjadi beberapa waktu lalu itu.

"Kami berharap, adanya anjing pelacak itu bisa membantu kami selama proses pencarian korban erupsi yang tertimbun material," ujar Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno. Jumat, 10 Desember 2021 siang.

“Sekarang yang sedang melaksanakan penyisiran berjumlah 29 personel Polri, dengan dilengkapi 11 anjing pelacak, unit-unit K9 yang kami libatkan ini berasal dari Ditpolsatwa Mabes Polri,  Unit Pammat 2 K9 Polda Jatim, unit K9 Polresta Malang Kota, dan Unit K9 Polres Lumajang,”jelas Eka Yekti.

Anjing pelacak yang digunakan untuk pencarian dan evakuasi korban ini, menurut Eka Yekti memiliki kemampuan khusus dalam pencarian mayat.

“Tentunya personel yang kami libatkan sangat mumpuni dibidangnya, selain itu mereka dilengkapi dengan 11 anjing pelacak jenis, belgian malinois, herder, dutch shepherd, labrador, ini khusus mencari kadaver atau mayat,” imbuhnya.

Kapolres juga tidak menampik ketika para anggota K9 ini mengalami kendala di lapangan saat bertugas melacak keberadaan kadaver.

“Ya, kita tahu ya, cuaca yang tidak menentu masih menjadi penghalang utama dalam proses pelacakan itu, termasuk guguran lava atau erupsi walau kecil masih terjadi, struktur medan pasir sangat keras dan tebal sehingga sulit untuk membuat pori, ini menyulitkan anjing untuk mengendus keberadaan kadaver dan menentukan titik dimana yang harus digali oleh tim evakuasi, selain itu medan masih bersuhu tinggi atau panas sehingga anjing pelacak kesulitan menempuh lokasi sasaran,” jelas Eka Yekti.

Proses pencarian itu, kata dia, juga melibatkan aparat TNI dan BPBD setempat, hingga para relawan. Upaya yang keras dan kerjasama yang baik tentunya tidak menghianati hasil. 

Tercatat pada lusa lalu (8/12/21) unit K9 berhasil menentukan 4 titik penggalian dengan cepat, yang benar ternyata ditemukan jenazah korban erupsi di titik tersebut.

“Hari ini, saya juga mendapat laporan bahwa telah ditentukan 3 titik baru yang diduga sebagai titik keberadaan korban erupsi, nanti kita cek lagi, semoga saja hasilnya segera kita dapat,” ulas Kapolres.

Tak lupa Kapolres mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya dalam bencana ini, untuk segera mendatangi Posko Darurat atau melaporkan kepada Polsek setempat.

"Kami juga memerlukan kerjasama masyarakat, terutama melaporkan ciri-ciri kerabatnya yang hilang ketika erupsi. Sebab, itu juga sangat membantu proses identifikasi," jelasnya.

Diketahui, selain pengerahan anjing pelacak, berbagai dukungan dari pihak Polda Jatim diterjunkan ke Polres Lumajang. Salah satunya, pengerahan 14 excavator.Ia berharap, dengan adanya pengerahan beberapa bantuan oleh pihak Polda Jatim itu, nantinya bisa memperlancar proses pencarian dan evakuasi para korban erupsi Semeru.

"K9 menentukan titiknya, untuk penggalian kita gunakan excavator yang sudah disiapkan, kami berharap, proses pencarian ini segera tuntas," pungkas Kapolres. Lim

Berita Terbaru

Perkuat Sistem Listrik Tuban, PLN UIT JBM Rekonduktoring SUTT 150 kV Disiapkan Dukung Pertumbuhan Industri

Perkuat Sistem Listrik Tuban, PLN UIT JBM Rekonduktoring SUTT 150 kV Disiapkan Dukung Pertumbuhan Industri

Kamis, 10 Sep 2026 19:41 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 19:41 WIB

SurabayaPagi, Tuban – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat sistem transmisi listrik di Kabupaten Tuban, Jawa T…

Optimalkan Zakat Dorong Penguatan Unit Pengumpulan Zakat Tingkat Pemdes dan Kelurahan

Optimalkan Zakat Dorong Penguatan Unit Pengumpulan Zakat Tingkat Pemdes dan Kelurahan

Kamis, 10 Sep 2026 18:02 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI com. Sidoarjo - Demi mewujudkan optimalisasi penerimaan zakat, infak dan shodaqoh (ZIS) perlu sinergi antara pemerintah daerah, Badan Amil Zakat…

Pria di Cerme Pamer Alat Kelamin ke Pengendara Perempuan, Polisi Sebut Sudah 30 Kali Beraksi

Pria di Cerme Pamer Alat Kelamin ke Pengendara Perempuan, Polisi Sebut Sudah 30 Kali Beraksi

Kamis, 10 Sep 2026 17:00 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 17:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Aksi seorang pria yang diduga kerap mempertontonkan alat kelaminnya kepada perempuan yang melintas di jalan sepi di wilayah K…

Rekomendasi Laptop Terbaik 2026, ASUS Andalkan Ketahanan dan Layanan Purnajual

Rekomendasi Laptop Terbaik 2026, ASUS Andalkan Ketahanan dan Layanan Purnajual

Kamis, 10 Sep 2026 16:26 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 16:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – ASUS memperkuat layanan purnajual untuk pengguna laptop di Indonesia. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperpanjang masa g…

Seorang Laki-laki Asal Malang Tewas di Kamar Kos-kosan Blitar

Seorang Laki-laki Asal Malang Tewas di Kamar Kos-kosan Blitar

Kamis, 10 Sep 2026 15:56 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Rabu ( 9 September 2026 ) pukul 17.00, warga Desa Tingal Kec.Garum Kab.Blitar di kejutkan adanya tewasnya seorang laki laki sekitar…

11 Anggota Fraksi Demokrat Absen saat Gubernur Bahas APBD 2027, Emil Pasang Badan

11 Anggota Fraksi Demokrat Absen saat Gubernur Bahas APBD 2027, Emil Pasang Badan

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Timur, Kamis (10/9/2026), dengan agenda penyampaian Nota Keuangan Gubernur atas Rancangan Perda …