Penggali Pasir Tewas Tertimbun Longsoran Pasir Setinggi 12 Meter

author surabayapagi.com

- Pewarta

Sabtu, 11 Des 2021 18:00 WIB

Penggali Pasir Tewas Tertimbun Longsoran Pasir Setinggi 12 Meter

i

Petugas mengevakuasi jenazah korban. SP/Hadi Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Wajiat 41 warga Dusun Salam Desa Tumpuk Kecamatan Sawo Kabupaten Ponorogo, ditemukan tewas tertimbun pasir.

Baca Juga: Pemkot Blitar Lakukan Operasi Pasar Selama Tiga Hari

Tewasnya Wajiat yang merupakan Sopir Truk itu ditemukan warga yang sama sama mencari pasir di aliran Sungai Kali Putih di Desa Sumberagung Kec.Gandusari Kabupaten Blitar setelah di cari hampir 4 jam warga dan puluhan Polisi dari Polsek Garum dan Polsek Gandusari.

Peristiwa tewasnya Wajiat pada Sabtu (11/12) siang itu dibenarkan Kapolsek Gandusari Iptu Purnomo Trisetiyadi pada Surabaya Pagi atas ijin Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.IK, menurut Iptu Purnomo, kejadian, saat itu korban (Wajiat) menunggu truk miliknya sedang di isi pasir dengan yang hanya menggunakan cangkul dan sekop (manual), sedang korban saat itu berada sedikit jauh dari pemuatan pasir karena sedang buang hajat besar.

Tak lama terdengar suara gemuruh suara longsoran pasir di mana Wajiat buang hajat besar, akhirnya korban tertimbun pasir dengan ketinggian 12 meter, yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

"Korban waktu itu sedang buang hajat besar di sisi sungai, saat itu pula ada longsoran pasir dengan ketinggian sekitar 12 meter, sepanjang longsor 4 meter, karena tidak bisa menyelamatkan diri korban tertimpa longsoran pasir saat ditemukan sudah meninggal dunia." Kata Iptu Purnomo.

Sedang tempat kejadian perkara tersebut merupakan aliran Sungai dengan sebutan Kali Putih merupakan aliran sungai dari lereng Gunung Kelud, dan di Kali Putih itulah warga sekitar melakukan penambangan pasir dngan secara manual tanpa alat berat, sementara tebing di sisi kanan kiri Kali Putih berderet tumpukan pasir dengan ketinggian 12-15 meter sepanjang sungai Kali Putih, selain timbunan pasir pasir itu di dalamnya terdapat timbunan bebatuan besar.

Baca Juga: Ngaku untuk Pengobatan, Pria di Blitar Setubuhi Anak Tiri

"Jadi korban tidak sempat menyelamatkan diri dari longsoran pasir setinggi 12 meter itu, sementara penambang pasir lainya menyelamatkan diri, setelah reda masyarakat mencari keberadaan korban, sekitar 4 jam korban ditemukan sudah dalam meninggal dunia." Tambah Iptu Purnomo.

Masih menurut mantan Kanit Pidum Reskrim Polres Blitar ini, setelah piaknya dan Polsek Garum serta warga masyarakat mencari korban di TKP.

Korban ditemukan sudah meninggal dunia dengan luka pada kepala dan wajah, serta pipi kiri tertembus kayu.

Baca Juga: Diduga Mabuk saat Berkendara, Pikap Tabrak 2 Motor dan Bus Pariwisata

"Setelah ditemukan langsung kita Evakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, untuk pemeriksaan Visum luar, diduga korban tewas tertimpa bebatuan di kepalanya, termasuk luka pipi kiri tertembus Kayu, setelah dilakukan visum luar jenazah korban dibawa keluarganya ke Ponorogo, dan tidak dikehendaki untuk di Visum."pungkas Iptu Purnomo.

Atas kejadian itu polisi selain memeriksa tkp juga meminta keterangan beberapa saksi, untuk truk milik korban sementara di amankan di Polsek Gandusari. Les

Editor : Moch Ilham

Tag :

BERITA TERBARU