42 PCNU Jatim, Solid Dukung Gus Yahya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya baru turun dari privat jet atau pesawat pribadi ketika tiba di Bandar Lampung pada Senin (20/12/2021).
Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya baru turun dari privat jet atau pesawat pribadi ketika tiba di Bandar Lampung pada Senin (20/12/2021).

i

SURABAYAPAGI.COM, Lampung - KH Said Aqil Siroj dan KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya, dua kandidat terkuat dari empat calon Ketua Umum PBNU. Kedua pengikut Gus Dur ini, tidak hanya mendapat dukungan dari pemerintah, tapi juga dari dari para kiai NU.

Said Aqil disebut-sebut mendapat dukungan dari Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin. Said Aqil juga dikabarkan mendapat dukungan dari Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar.

Sedangkan Gus Yahya disebut mendapat dukungan dari Menteri Agama, Yaqut Cholil Quomas yang notabene adalah adik kandungnya.

Salah satu calon Ketua Umum PBNU, yakni KH Marzuki Mustamar pun telah memberikan dukungannya kepada Gus Yahya.

Gus Yahya mendapat dukungan dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur. Bahkan, sebanyak 42 pengurus cabang NU di Jawa Timur solid mendukung Gus Yahya.

Salah satu agenda Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) adalah memilih Ketua Umum Pengurus Besar NU (PBNU). Ada empat calon ketua Umum PBNU yang bakal bersaing dalam Muktamar NU di Lampung pada 22-23 Desember 2021.

Keempat calon ketua umum PBNU itu yakni KH Said Aqil Siroj, KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya, KH Dr As’ad Said Ali, dan KH Marzuki Mustamar.

KH Said Aqil Siroj saat ini masih menjabat Ketum PBNU. Pria kelahiran Cirebon, 3 Juli 1953 ini telah menjabat Ketuam PBNU selama dua periode, yakni 2010-2015 dan 2015-2020. Jabatan Said Aqil diperpanjang hingga 2021 karena pandemi Covid-19.

Sementara KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya adalah Katib Aam PBNU. Saat ini dia menjabat sebagai Katiba Aam PBNU. Gus Yahya merupakan kakak dari Menteri Agama saat ini, Yaqut Cholil Quomas. Di era Presiden Gus Dur, Gus Yahya dipercaya menjadi juru bicara. Pada 2018, Gus Yahya diangkat menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) oleh Presiden Joko Widodo.

Sedangkan KH Dr As’ad Said Ali pernah menjabat sebagai Wakil Ketua PBNU periode 2010-2015 dan Wakil Ketua Badan Intelijen Negara (BIN) 2000-2011.

Calon Ketua Umum PBNU yang terakhir adalah KH Marzuki Mustamar. Pria kelahiran Blitar, 22 September 1966 ini menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur. Ia pernah menjadi Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Kota Malang. Ia juga pernah pernah menjabat sebagai Ketua Jurusan Bahasa Arab Universitas Islam Malang.

Dari empat calon Ketum PBNU itu, dua nama disebut-sebut akan bersaing ketat karena memiliki basis pendukung yang kuat, yakni Said Aqil dan Gus Yahya. n lmp, 02

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…