DPRD Minta Dishub Cek Kondisi Sopir dan Kendaraan Umum saat Nataru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Anggota Komisi D DPRD Jatim, Hidayat. SP/RKO
 Anggota Komisi D DPRD Jatim, Hidayat. SP/RKO

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Pemerintah Provinsi dalam hal ini Dinas Perhubungan diminta untuk lebih melakukan pengawasan terhadap kendaraan umum atau angkutan publik khususnya terhadap kelayakan bus dan supir. Apalagi saat ini memasuki libur Nataru (Natal dan Tahun Baru) jelas akan meningkat volume penumpang.

Menurut Anggota Komisi D DPRD Jatim, Hidayat, pengawasan tersebut sangat diperlukan untuk memberikan rasa nyaman masyarakat yang melakukan perjalanan dengan menggunakan angkutan Umum saat Nataru ini.

Dan ini juga termasuk pengawasan bagi kru angkutan yang akan melayani masyarakat termasuk supir kendaraan angkutan umum tersebut.

"Ini untuk menjamin keamanan, kenyamanan dan keselamatan penumpang disaat nataru, dimana mobilitas orang makin meningkat," ujarnya, Minggu (26/12/21).

Kata Hidayat, kasus terdeteksinya salah satu sopir bus di terminal anjuk ladang, Nganjuk, kedapatan Narkoba oleh jajaran kepolisian Polres Nganjuk, Jumat (24/12/21), harus menjadi perhatian serius Dinas Perhubungan Provinsi Jatim.

"Ini warning bagi Dishub. Sebab ini terkait pelayanan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan transportasi bus. Bila supirnya saja kedapatan narkoba, maka ini akan memberikan ancaman kenyamanan dan keselamatan bagi penumpang yang dibawanya," jelasnya.

Untuk itu politisi Partai Gerindra ini meminta saat mobilitas masyarakat yang tinggi memasuki Nataru (Natal dan tahun Baru), pihaknya meminta Dishub Jatim bekerja dengan kepolisian untuk intensifkan pengawasan terhadap para sopir angkutan dan krunya.

 "Pemeriksaan kelengkapan surat-surat, kelayakan bus dan sopir harus diintensifkan, khususnya tes urine terhadap sopir bus dan kru di terminal-terminal di Jatim. Bila ditemukan pelanggaran harus diberi sanksi tegas," pintanya.

"Ini dilakukan semata mata untuk memberikan efek jera pada supir bus dan kru agar mereka tidak sembrono dalam memberikan pelayanan angkutan ke masyarakat. Masyarakat yang menggunakan jasa mereka harus mendapatkan kenyamanan dan keselamatan," pungkas pria anggota DPRD Jatim yang berangkat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Mojokerto-Jombang ini. rko

Berita Terbaru

Genjot Ekonomi Lokal, Bangkalan Luncurkan Subsidi Bunga Nol Persen bagi UMKM

Genjot Ekonomi Lokal, Bangkalan Luncurkan Subsidi Bunga Nol Persen bagi UMKM

Selasa, 19 Mei 2026 11:25 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Sebagai upaya untuk mempermudah akses modal dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan,…

Perkuat Budaya Literasi, Pemkot Surabaya Tambah Empat Mobil Perpustakaan

Perkuat Budaya Literasi, Pemkot Surabaya Tambah Empat Mobil Perpustakaan

Selasa, 19 Mei 2026 11:16 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 11:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai salah satu langkah strategis memperkuat budaya literasi di masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menambah empat…

DPKH Tulungagung Usulkan 3 Sapi Limousin Berbobot 1 Ton untuk Calon Hewan Kurban Presiden

DPKH Tulungagung Usulkan 3 Sapi Limousin Berbobot 1 Ton untuk Calon Hewan Kurban Presiden

Selasa, 19 Mei 2026 11:03 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 11:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti surat dari Sekretariat Negara (Setneg) RI terkait penyediaan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto untuk…

Jelang Idul Adha, DKPP Kota Madiun Perketat Aktivitas Jual Beli Hewan Kurban

Jelang Idul Adha, DKPP Kota Madiun Perketat Aktivitas Jual Beli Hewan Kurban

Selasa, 19 Mei 2026 10:58 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 10:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat…

Pemkab Pasuruan -DPRD tanda tangani Perda NON APBD

Pemkab Pasuruan -DPRD tanda tangani Perda NON APBD

Selasa, 19 Mei 2026 09:25 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 09:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM : DPRD bersama Pemkab Pasuruan resmi menyepakati pengesahan 3 Peraturan Daerah (Perda) Non-APBD Tahun 2026 dalam Rapat Paripurna Keempat di…

Berkedok Sekolah Gratis, Oknum Kyai di Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri Pakai Modus Minta Pijat

Berkedok Sekolah Gratis, Oknum Kyai di Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri Pakai Modus Minta Pijat

Selasa, 19 Mei 2026 08:44 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 08:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo – Kasus dugaan kekerasan seksual dan penganiayaan anak di bawah umur kembali mengguncang institusi pendidikan keagamaan. Kali ini, s…