Kendati Pandemi, Target PAD Gresik Tembus 85 Persen Jelang Tutup Tahun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana ngobrol santai Kepala BPPKAD Gresik dan jajaran dengan para jurnalis yang tergabung dalam Komunitas Wartawan Gresik (KWG).
Suasana ngobrol santai Kepala BPPKAD Gresik dan jajaran dengan para jurnalis yang tergabung dalam Komunitas Wartawan Gresik (KWG).

i

SURABAYAPAGI, Gresik - Meski pandemi Covid-19 masih mendera sehingga terjadi pelambatan ekonomi, namun capaian pendapatan di Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Pemkab Gresik, patut diacungi jempol. Tercatat hingga 28 Desember, jelang tutup tahun 2021, capaian pendapatan di BPPKAD tembus 85 persen. Atau dari target sebesar Rp 835 miliar, tercapai Rp 714 miliar.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPPKAD Pemkab Gresik, Nuri Mardiana saat ngobrol santai dengan Komunitas Wartawan Gresik (KWG), di ruang rapat Kantor BPPKAD Gresik, Rabu (29/12/2021). Nuri Mardiana lantas merinci sejumlah sektor pendapatan yang menjadi tanggungjawab BPPKAD Gresik. Sektor pajak perhotelan. Dari target tahun 2021 sebesar Rp 10 miliar, tercapai 7,9 miliar atau 79 persen. Pajak restoran, dari target Rp 26 miliar, tercapai Rp 20 miliar, atau 77 persen.

Kemudian, pajak hiburan, dari target Rp 1 miliar, tercapai Rp 407 juta atau 40 persen. Pajak reklame, dari target Rp 5 miliar, tercapai Rp 3,8 miliar, atau 76 persen. "Untuk pajak penerangan jalan, dari target Rp 225 miliar, tercapai Rp 223 miliar atau 99 persen," ucapnya.

Selanjutnya, kata Nuri, untuk pajak parkir dari target Rp 6 miliar, tercapai Rp 4,2 miliar atau 70 persen. Pajak air tanah, dari target Rp 1,2 miliar, tercapai Rp 1,3 miliar atau 108 miliar. Pajak mineral bukan logam dan batuan, dari target Rp 4,8 miliar, tercapai Rp 2,1 miliar atau 45 persen. Adapun untuk pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB2P), dari target Rp 130 miliar, tercapai Rp 131 miliar atau 101 persen. "Sementara untuk target bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), dari target Rp 426 miliar, tercapai Rp 319 miliar atau 75 persen," bebernya.

Nuri mengakui kondisi pandemi Covid-19 sangat berpengaruh besar terhadap capaian sektor pendapatan, lantaran terjadinya pelemahan ekonomi. "Karenanya, ada sejumlah sektor pendapatan yang targetnya tak terpenuhi," pungkasnya.

Sementara itu, Plt. Sekretaris BPPKAD Gresik Herawan Eka Kusuma menyebutkan sejumlah kendala tak tercapainya target sejumlah sektor pendapatan karena dampak pandemi Covid-19. Ia lantas mencontohkan, pajak hiburan.

Pandemi covid mengakibatkan hiburan tak buka beberapa bulan, sehingga berpengaruh terhadap pendapatan. Hal serupa terjadi pada pajak perhotelan. Dampak pendemi membuat okupansi tamu hotel turun. Bahkan, hotel tak ada tamu sehingga pendapatan tak memenuhi target.

"Mudah-mudahan pandemi ini cepat berakhir, sehingga perekonomian kembali pulih. Tentunya akan berdampak positif pada pendapatan," pungkas Kepala Bidang Anggaran di BPPKAD.grs

Berita Terbaru

Genjot Pemeliharaan Jalan, Pemkot Surabaya Gelontor Anggaran Rp 40 M

Genjot Pemeliharaan Jalan, Pemkot Surabaya Gelontor Anggaran Rp 40 M

Minggu, 22 Feb 2026 18:31 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempercepat penanganan jalan berlubang dengan mengerahkan sembilan tim Satuan Tugas…

DPRD Sidoarjo: Pedagang Kecil Sebagai Urat Nadi Ekonomi Kerakyatan Wajib Dihidupkan

DPRD Sidoarjo: Pedagang Kecil Sebagai Urat Nadi Ekonomi Kerakyatan Wajib Dihidupkan

Minggu, 22 Feb 2026 17:24 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 17:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Penataan pedagang kaki lima (PKL) di ruas jalan momentum Car Free Day (CFD) alun alun Sidoarjo ke lapangan Mall Pelayanan Publik…

Hilang Sejak Rabu, Nenek di Blitar Ditemukan Membusuk di Sungai

Hilang Sejak Rabu, Nenek di Blitar Ditemukan Membusuk di Sungai

Minggu, 22 Feb 2026 16:39 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 16:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Ks (40) warga Desa Bululawang Kec Bakung Kabupaten Blitar dikejutkan dengan penemuan sesosok jasad wanita yang mengambang di alirang…

Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Mojokerto Tahun 2027, Wali Kota Tekankan Pentingnya Aspirasi Bottom-Up

Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Mojokerto Tahun 2027, Wali Kota Tekankan Pentingnya Aspirasi Bottom-Up

Minggu, 22 Feb 2026 16:18 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 16:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun…

Ayo Ramaikan! Pasar Takjil Ramadhan 2026 Kembali Hadir di Pasar Ketidur Kota Mojokerto

Ayo Ramaikan! Pasar Takjil Ramadhan 2026 Kembali Hadir di Pasar Ketidur Kota Mojokerto

Minggu, 22 Feb 2026 16:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pasar Takjil Ramadhan kembali hadir menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 di Pasar Rakyat Ketidur, Kecamatan Prajurit…

Pesona Sumber Takir, Destinasi Wisata di Tempeh yang Dikelilingi Pepohonan Hijau

Pesona Sumber Takir, Destinasi Wisata di Tempeh yang Dikelilingi Pepohonan Hijau

Minggu, 22 Feb 2026 15:03 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Destinasi wisata Sumber Takir, yang merupakan sebuah pemandian alami yang terletak di Dusun Krajan Barat, Desa Jokarto, Kecamatan…