Penerima Vaksin Sinovac Kedua, Mesti Disuntik Booster

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seorang siswa SD di Jakarta, menahan sakit saat disuntik vaksin Sinovac, kemarin.
Seorang siswa SD di Jakarta, menahan sakit saat disuntik vaksin Sinovac, kemarin.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sinovac adalah vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh perusahan farmasi asal China. Sinovac telah didistribusikan ke sejumlah negara di dunia termasuk Indonesia. Banyak warga Indonesia disuntik sampai dua kali.

Ditemukan studi terbaru yang menyebutkan bahwa penerima vaksin Sinovac membutuhkan 2 kali booster. Bisa Pfizer atau vaksin Nusantara. Ini untuk melawan Covid-19 varian Omicron.

Hasil studi mengklaim bahwa vaksin Sinovac yang diikuti suntikan booster Pfizer misalnya bisa menghasilkan respons kekebalan tubuh lebih rendah terhadap Covid-19 varian Omicron.

Studi tersebut dilakukan oleh para peneliti dari Universitas Yale, Kementerian Kesehatan Republik Dominika, dan Lembaga yang bersangkutan lainnya.

Namun Reuters, mempublikasi hasil penelitian tersebut belum ditinjau oleh pihak sejawat lainnya.

Sejauh ini Pemerintah melaporkan sampai Desember 2021, jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi dosis kedua sebanyak 102.759.772 orang atau 49,34 persen dari total target sasaran vaksinasi.

Sementara itu, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama lebih banyak yaitu 146.270.504 orang atau 70,23 persen.

Pemerintah telah menetapkan sasaran vaksinasi untuk mencapai kekebalan komunitas (herd immunity) yaitu 208.265.720 orang.

 

 

 

Sinovac Dikombinasikan

Rejimen dua dosis Sinovac yang dikombinasikan dengan suntikan Pfizer menghasilkan respons antibodi yang mirip dengan vaksin mRNA dua dosis yang diungkapkan oleh penelitian.

Selain itu, hasil penelitian mengungkapkan bahwa tingkat antibodi terhadap Covid-19 varian Omicron adalah 6,3 kali lipat lebih rendah jika dibandingkan dengan varian sebelumnya.

Serta, 2,7 kali lipat lebih rendah jika dibandingkan dengan Covid-19 varian Delta.

Diketahui bahwa studi tersebut ditulis oleh Akiko Iwasaki.

Dalam, Twitternya, ia mengatakan bahwa penerima CoronaVac mungkin memerlukan dua dosis booster tambahan untuk mencapai tingkat Perlindungan yang dibutuhkan terhadap varian Omicron.

Menurutnya, penelitian yang menganalisis sampel plasma 101 peserta di Republik Dominika, vaksin Sinovac dua dosis tidak menunjukkan netralisasi yang terdeteksi terhadap Omicron

Sementara, studi di Hong Kong pada pekan lalu mengatakan bahwa tiga dosis vaksin Sinovac tidak menghasilkan respons antibodi yang cukup terhadap varian Omicron.

Sehingga, dibutuhkan booster Pfizer untuk mencapai tingkat Perlindungan.

 

 

 

Terbanyak Impor Sinovac

Hingga 19 Juli 2021, Indonesia telah mengimpor vaksin anti-virus corona sebanyak 143,66 juta dosis. Terbanyak adalah vaksin Sinovac dari China dalam bentuk bahan baku (bulk).

"Dari data Bea Cukai, jumlah vaksin yang diimpor sampai 19 Juli adalah Sinovac ampul jadi 3.001,420 dosis, Sinovac dalam bulk untuk Biofarma 115.503.200 dosis, Sinopharm ampul jadi 6.253.900 dosis, AstraZeneca ampu jadi 14.907.440 dosis, dan Moderna yang baru saja datang 4.000.080 dosis. Jadi total vaksin adalah 143.666.040 dosis," ungkap Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan, dalam jumpa pers APBN, Juli 2021. n jk, er

Berita Terbaru

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…