Dewan Sepakat PTM 100 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hearing terkait persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen, Rabu (5/6).SP/ALQ
Hearing terkait persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen, Rabu (5/6).SP/ALQ

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Komisi D DPRD Surabaya bersama Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan juga pakar menggelar hearing terkait persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen, Rabu (5/6).

 Wakil Ketua Komisi D, Ajeng Rahmawati mengatakan, pihaknya sepakat mengenai adanya evaluasi kembali pada Desember kemarin. Ia juga sepakat PTM di Surabaya dilakukan 100 persen berdasarkan kapasitas ruang.

 "Yang penting evaluasi disesuaikan dengan SKB 4 menteri yang terbaru. Mengenai 100 persen, ternyata kita baca kembali yaitu tuntutan masing-masing pakar, kita sepakat 100 persen itu berdasarkan kapasitas ruang," kata Ajeng.

 Namun Politisi Gerindra tersebut juga meminta agar dilakukan asesmen ulang untuk menghitung kapasitas ruang pada masing-masing sekolah.

 "Nah ini harus dilakukan asesmen ulang, yang menghitung mengenai kapasitas ruang masing-masing kelas berapa. Dan itu hak Dispendik merecord ataupun inventarisasi," terangnya.

 "Jadi kami mendukung untuk PTM tetap dilakukan secara bertahap walau tidak 100 persen dan secara tidak langsung tiap usia murid berbarengan gitu. Jadi kita juga menunggu dispendik untuk memastikan usia 6 sampai 11 secara matang," sambungnya.

 Yusuf Mashruh Kepala Dinas Pendidikan Surabaya mengatakan, PTM di Surabaya akan dilakukan bertahap sembari melihat perkembangan penyebaran Covid-19. Pihaknya akan menyampaikan kepada pihak sekolah, mengenai pemahaman 100 persen tersebut, yaitu 100 persen dari kapasitas ruangan.

 "Pemahaman 100 persen ini adalah dari kapasitas ruang, bukan dari jumlah siswa siswinya. Nanti ini kita yang akan sampaikan ke Kepala Sekolah," kata Yusuf.

 Terkait asesmen ulang, Yusuf mengatakan akan mengkaji ulang, khususnya di kapasitas ruangan tersebut.

 "Kita juga akan mengkaji ulang terkait asesmen ulang, kapasitas itu betul betul kita perhatikan, dengan pola jarak satu meter per siswa itu isinya bisa bermacam macam jumlah siswa dari tiap ruangan," jelasnya.

 Yusuf juga mengatakan pihaknya akan tetap meminta izin orang tua, ia akan mensosialisasikan kepada orang tua siswa hasil evaluasi dan perkembangan penyebaran Covid-19 kepada orang tua siswa.

 "Nanti kita tetap minta izin orang tua, makannya evaluasi ini selalu kita lakukan dan akan kita sampaikan kepada orang tua supaya setuju," pungkasnya.Alq

Berita Terbaru

Bidik Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Glow in the Dark

Bidik Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Glow in the Dark

Kamis, 15 Okt 2026 15:04 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Untuk pertama kalinya dalam 14 tahun penyelenggaraan, pagelaran tari kolosal Gandrung Sewu 2026 di Banyuwangi, akan menghadirkan…

Aksi Demo Warga Mliriprowo Meluas ke Kantor Kecamatan Tarik, Desak Kades Mamok Segera Mundur

Aksi Demo Warga Mliriprowo Meluas ke Kantor Kecamatan Tarik, Desak Kades Mamok Segera Mundur

Kamis, 15 Okt 2026 14:56 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Gelombang protes dan ketidakpuasan masyarakat Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, tampaknya kian tidak t…

Modus Pinjol Fiktif, Warga Gresik Diperas Pakai Ancaman Foto Porno

Modus Pinjol Fiktif, Warga Gresik Diperas Pakai Ancaman Foto Porno

Kamis, 15 Okt 2026 14:12 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Modus pemerasan berkedok penagihan pinjaman online (pinjol) kembali terungkap di Kabupaten Gresik. Seorang perempuan warga Manyar m…

Warga Desa Ngaglik Blitar Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik di Balik Tembok Rumah

Warga Desa Ngaglik Blitar Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik di Balik Tembok Rumah

Kamis, 15 Okt 2026 14:09 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 14:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Penemuan bayi perempuan yang terbungkus plastik di sertai ceceran darah yang masih basah dan ari ari berada di saping bayi, di…

Perkuat Data Lebih Akurat, Dinkes Kota Madiun Optimalkan Akselerasi ASIK Imunisasi

Perkuat Data Lebih Akurat, Dinkes Kota Madiun Optimalkan Akselerasi ASIK Imunisasi

Kamis, 15 Okt 2026 13:08 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 13:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna penginputan pelaporan data yang lebih baik dan akurat, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…

Lewat Program Zakat Produktif, Pemkab Berdayakan Ekonomi Warga Miskin di Sumenep

Lewat Program Zakat Produktif, Pemkab Berdayakan Ekonomi Warga Miskin di Sumenep

Kamis, 15 Okt 2026 12:26 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 12:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui program zakat produktif, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, melakukan pemberdayaan ekonomi warga miskin di wilayah…