Siti Fadilah: Omicron akan Akhiri Pandemi Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena. Foto sp/Tangkapan layar YouTube.
Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena. Foto sp/Tangkapan layar YouTube.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, mengisyaratkan Covid-19 Omicron akan mengakhiri pandemi dan merubah Covid-19 menjadi penyakit flu biasa.

"Kalau omicron sudah datang, malah Alhamdullilah. Karena justru dengan adanya Omicron, imunitas pada komunitas sudah terjadi dengan luas," tegas Siti Fadilah di Jakarta, Sabtu (5/2).

 

 

 

Jangan Buat Policy Berlebihan

Menurut dia, seharusnya pemerintah senang dengan datangnya Covid-19 Omicron ini.

Mantan Menkes era Presiden SBY itu mengatakan, pemerintah seharusnya tak memberlakukan kebijakan secara berlebihan meskipun Covid-19 Omicron jumlah kasus aktif meroket.

"Jadi Omicron itu malah ditunggu-tunggu. Jangan takut, masa gara-gara Omicron harus vaksin dua kali," kata Siti Fadilah.

Dia  menyebutkan  apa yang dilakukan juga oleh orang-orang penting di dunia lainnya. Salah satunya adalah Bill Gates.

"Lah wong, Bill Gates aja mengatakan begitu. Masa untuk menunggu Omicron harus booster. Kalau belum dua kali vaksin tidak boleh masuk mal. Itu dasarnya apa," kata Siti Fadilah.

Siti Fadilah pun menjelaskan mengapa Covid-19 Omicron harusnya disambut baik oleh pemerintah ataupun masyarakat.

Karena katanya adanya Covid-19 Omicron akan mengakhiri pandemi dan merubah Covid-19 menjadi penyakit flu biasa.

 

 

 

Kinerja Airlangga Hartarto

Kabar terbaru Presiden Joko Widodo  sangat kecewa dengan kinerja Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto, lantaran angka kasus corona meningkat dan Indonesia memasuki gelombang ketiga Covid-19.

Menurut pengamat kebijakan publik, Trubus Rahardiansyah, ini tercermin dari pernyataan terbuka Presiden kepada Airlangga agar segera mengevaluasi level pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) menyusul meroketnya kasus harian Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir.

“Iya, menunjukkan kemarahan, keluhan Pak Jokowi juga melihat kita memasuki gelombang ketiga. Artinya, antisipasi yang dilakukan Pak Airlangga tidak berjalan di lapangan,” katanya saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (5/2/2022).

Trubus menerangkan, melonjaknya kasus Covid-19, terutama varian Omicron, sehingga Indonesia memasuki gelombang ketiga menunjukkan tidak berjalannya koordinasi dan kolaborasi pusat dengan daerah.

Dampaknya, penularan Omicron sekarang didominasi oleh transmisi lokal. Padahal, mayoritas disebabkan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN), baik warga negara Indonesia (WNI) maupun asing (WNA), pada awalnya.

“Kalau dilihat dari angka-angkanya, kan, tarulah 28.000 (kasus positif harian) kalau yang sekarang. Itu yang 27.000 dari transmisi lokal. Yang dari luar (negeri) cuma 1.000. Harusnya, kan, bisa diantisipasi dari awal,” jelasnya.

Airlangga, yang memegang komando tertinggi dalam penanganan Covid-19, pun dianggap terlalu mengentengkan pandemi. Hal tersebut terlihat dari langkahnya menganulir penerapan PPKM level 3 menjelang libur Natal dan tahun baru (Nataru) 2022.

“Pak Airlangga terlalu tekanan pada ekonomi oleh para pengusaha. Jadi, seperti ditekan oleh mereka-mereka ini sehingga terjadi pelonggaran,” beber pengajar di Universitas Trisakti ini. n er, jk

Berita Terbaru

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Hari Jadi Tulungagung ke-821 bertema ‘Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi’ tahun ini lebih semarak den…

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kabupaten Gresik kini memiliki alternatif baru untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Yayasan Petrokimia Gresik (…

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen PT Smelting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat apresiasi. Perusahaan pengolahan dan pemurnian t…

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendukung upaya menekan angka pengangguran, Polres Blitar Kota menggelar…

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memaparkan dua inovasi unggulan daerah, yakni Klinik Perisai dan Siti Pinter, di hadapan d…

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis alokasi 20 persen Dana Desa di Jawa Timur dinilai memerlukan perlindungan regulasi d…