IPL Mendadak Naik, Puluhan Warga Apartemen Puncak CBD Wiyung Protes

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SurabayaPagi, Surabaya - Puluhan warga yang tinggal di apartemen Puncak CBD Wiyung Surabaya Jalan Keramat I, Jajar Tunggal, Wiyung, Surabaya. Memprotes pihak pengembang apartemen yang menaikkan Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL) tanpa pemberitahuan terlebih dulu.
 
Protes ini dilakukan warga apartemen tersebut dengan unjuk rasa dan menunjukkan kepada wartawan bahwa listrik dan air di tempatnya dimatikan dan disegel pihak pengembang secara sepihak dengan alasan tidak membayar, padahal puluhan warga ini hanya menunda pembayaran IPL karena ingin bertemu dengan pihak manajemen Badan Pengelolan Lingkungan (BPL) Puncak CBD Wiyung, untuk meminta penjelasan mengapa biaya listrik dan air mengalami peningkatan.
 
"Kita warga di sini mengajukan protes dan menolak keras dan keberatan untuk kenaikan IPL tanpa ada kejelasan dari pihak pengelola. Dan bahkan sekarang ini kondisinya sudah disegel sama mereka," kata Handoyo selaku perwakilan warga apartemen Puncak CBD Wiyung. Rabu (9/2/2022).
 
Handoyo menerangkan, beberapa waktu lalu Camat Wiyung dan Kapolsek setempat telah mendatangi pengembang apartemen dan menjelaskan kepada warga bahwa perlu waktu tiga hari untuk mediasi. Namun sampai Senin (7/2/2022) tidak terjadi mediasi maka akan dilakukan pemanggilan. "Kenyataannya omongan pak Camat, omongan bu Kapolsek dilanggar oleh pengembang. Hari ini sudah disegel air dan listrik," terangnya.
 
Dengan penyegelan layanan ar dan listrik tersebut, warga yang tinggal di apartemen kawasan Wiyung ini menjadi kesulitan untuk beraktifitas padahal beberapa diantaranya ada yang lansia.
 
Warga yang memprotes penyegelan tersebut juga telah mengirimkan surat dua kali kepada pengembang, untuk difasilitasi pembentukan Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) apartemen Puncak CBD Wiyung. Namun tak mendapat respon bahkan mendadak IPL dinaikkan.
 
"IPL dinaikkan tanpa kejelasan tanpa musyawarah tidak ada apa-apa, juga fasilitas-fasilitas yang ada di apartemen ini tidak ada. Jadi seperti fitnes, pasar modern terus kids corner itu semua nggak ada, jadi semena-mena," terang Handoyo.
 
Dia membeberkan, apartemen tersebut dihuni sekitar 600 orang. Total unit 1700 pintu. Dan untuk listrik serta air yang dimatikan hari ini sekitar 80 unit.
 
Aksi protes ini sempat diwarnai saling dorong antara penghuni aparteman dengan sejumlah petugas keamanan Kantor BPL. By
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Gerakan Warga Nahdlatul Ulama (NU) melalui Komisi Pemberantasan Korupsi Nahdlatul Ulama (KPK NU) menyatakan telah mengantongi sejumlah b…

Raih Peringkat I Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Kota Mojokerto Terima Insentif Fiskal Rp2 Miliar

Raih Peringkat I Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Kota Mojokerto Terima Insentif Fiskal Rp2 Miliar

Sabtu, 29 Agu 2026 08:14 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 08:14 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Konsistensi Pemerintah Kota Mojokerto dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan kembali mendapat p…

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…