Buka Rakerda TP PKK Kabupaten Mojokerto, Bupati Minta Sinergikan Isu Strategis Daerah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati membuka secara langsung Pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak PKK Kabupaten Mojokerto.  SP/Dwi AS
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati membuka secara langsung Pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak PKK Kabupaten Mojokerto.  SP/Dwi AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati membuka secara langsung Pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak PKK Kabupaten Mojokerto. Acara yang berlangsung di Command Center, Kantor Bupati Mojokerto (Rabu, 16/2) ini diikuti oleh 400 peserta mulai dari TP PKK tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa yang dihadiri secara hybrid.

Dalam arahannya, Ikfina menyampaikan, program kerja yang disusun supaya bisa diselaraskan dengan lima isu strategis daerah. Hal ini agar gerakan PKK bisa berjalan seiring, sejalan, dan searah dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Mojokerto.

"Momentum rakerda ini supaya program PKK nantinya bisa berjalan seiring sejalan dengan isu strategis Kabupaten Mojokerto," tuturnya.

Ikfina menambahkan, isu strategis Kabupaten Mojokerto yang menjadi perhatian, di antaranya peningkatan kualitas SDM, pengentasan masyarakat miskin, mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan inklusif, tata kelola pemerintahan yang berkualitas, serta meningkatkan infrastruktur dan lingkungan hidup yang berkualitas dengan dukungan teknologi informasi.

Sedangkan, PKK sendiri juga memiliki isu strategis diantaranya, ketahanan ekonomi, revolusi mental, lingkungan hidup, memperkuat pelayanan dasar bidang kesehatan, pendidikan, sosial dan budaya. Untuk itu, Ikfina meminta PKK agar bisa memahami serta menginternalisasi isu strategis ke dalam semua bidang pokja.

"Minta isu strategis ini bisa memahami, dan menginternalisasikan isu strategis ini bisa dilakukan di semua bidang dan dijalankan dalam pelaksanaan pokja," tambahnya.

Selain itu, Ikfina juga menyinggung soal Covid-19, Ikfina mengajak, untuk membuat gerakan pola gizi berimbang dan gerakan berolahraga untuk membiasakan perilaku hidup sehat. Tak hanya itu, Tim Penggerak PKK juga untuk terus menyosialisasikan protokol kesehatan salah satunya vaksinasi.

"Saat ini gelombang tiga varian Omicron, untuk itu TP PKK agar bisa membuat gerakan ke masyarakat serta mensosialisasikan prokes dan vaksin di masyarakat," ucapnya.

Ikfina menegaskan, saat ini sudah memasuki era society 5.0 dengan pemanfaatan digital. Untuk itu pihaknya meminta gerakan PKK ke depan agar bisa beradaptasi mengikuti proses digitalisasi.  

"Sekarang era Society 5.0, jadi gerakan PKK  harus adaptif dengan situasi tersebut dengan jaringan digital," imbuhnya.

Untuk diketahui, Rakerda Tim Penggerak PKK Kabupaten Mojokerto ini bertujuan untuk melaksanakan dan mensinergikan program kerja PKK kabupaten dan kecamatan serta sebagai bentuk upaya pemberdayaan di masyarakat.

Serta, ada 10 program pokok PKK yang terbagi dalam pokja-pokja. Di antaranya, Pokja I (penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong), Pokja II (Pendidikan dan Keterampilan, Pengembangan kehidupan berkoperasi), Pokja III (Pangan, Sandang, Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga), Pokja IV (Kesehatan, Kelestarian Lingkungan Hidup, dan Perencanaan Kesehatan).

Turut hadir mendampingi Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, yakni Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, Shofiya Hana Al-Barra, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Mojokerto, Yudha Akbar Prabowo, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Mojokerto, Devi Teguh Gunarko. Dwi

Berita Terbaru

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…

Menkes "Angkat Tangan" Soal Mutasi Ketua Umum IDAI

Menkes "Angkat Tangan" Soal Mutasi Ketua Umum IDAI

Rabu, 25 Feb 2026 19:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:32 WIB

Konsultan Senior Jantung Anak Merasa Keputusan Mutasinya Dilandasi 'abuse of power'      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) me…

Impor Mobil Pikap Senilai Rp 24,66 Triliun asal India, Ribut

Impor Mobil Pikap Senilai Rp 24,66 Triliun asal India, Ribut

Rabu, 25 Feb 2026 19:30 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:30 WIB

Importir PT Agrinas Pangan Nusantara, Siap Digugat dan Dipermasalahkan   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ribuan mobil pikap asal India resmi mendarat di …