Eks PSK di Tambak Sari Minta Pemkot Surabaya Gelar Nikah Masal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pasangan nikah massal yang digelar Pemkot Surabaya, Kamis (23/12/2021). ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya.
Pasangan nikah massal yang digelar Pemkot Surabaya, Kamis (23/12/2021). ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sebanyak 50 eks pekerja seks komersial (PSK) di wilayah Tambak Sari, Kota Surabaya, Jawa Timur meminta pemerintah agar menggelar nikah masal di wilayah tersebut.

Musababnya, selama ini para eks PSK di wilayah Tambak Sari banyak yang berstatus nikah siri. Menurut Ketua RT 07/RW 09 Tambak Asri Agus Budianto, praktek nikah siri di wilayahnya telah berlangsung sejak lama.

“Sudah lama. Dulu ini kan tempat lokalisasi,” kata Agus Budianto, Jumat (18/02/2022)

Perlu diketahui, para eks PSK di wilayah Tambak Sari banyak yang berasal dari luar Surabaya. Mereka berkeluarga tinggal musiman di lingkungan RT 07/RW 09.

Ketua RT menyebut dari 50 pasangan nikah siri di wilayahnya, 20 pasangan di antaranya merupakan warga ber-KTP Surabaya dan  sisanya berasal dari wilayah lain . Bahkan angka 50 ini pun masih belum tercatat sepenuhnya. Diperkirakan jumlahnya bisa mencapai ratusan.

Terkait permintaan pengadaan nikah masal di wilayah Tambak Sari pun dibenarkan oleh anggota komisi B DPRD Surabaya Zuhrotul Mar'ah. Menurutnya, permintaan para eks PSK telah dilakukan sejak 17 Februari 2022 lalu.

“Benar ada permintaan seperti itu. Permintaan itu muncul ketika kami melakukan menggelar kegiatan jaring aspirasi masyarakat di Balai RW 09 Tambak Asri Kelurahan Moro Krembangan. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian Masa Reses Tahun Sidang Ketiga, Masa Persidangan Kedua Tahun Anggaran 2022,” kata Zuhrotul.

Saat dikonfirmasi apakah akan ada tindaklanjut dari permintaan para eks PSK, ia menyampaikan pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk merealisasikannya.

Ia memberikan perhatian khusus terhadap persoalan tersebut. Menurutnya nikah siri akan berdampak tidak baik bagi pihak perempuan, dan anak dari pasangan tersebut.

"Pihak perempuan akan kesulitan mendapatkan hak waris, begitu pula anak. Karena dalam akta kelahiran anak hanya dicantumkan nama ibu, tidak ada nama ayah," katanya.

“[Jadi] kami akan komunikasikan dengan Pemkot Surabaya agar bisa menggelar nikah massal. Apalagi kegiatan nikah massal juga sering digelar pemkot,” tambahnya lagi.Sem

 

Berita Terbaru

Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Kamis, 05 Feb 2026 21:41 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri masih menunggu Legal Opinion (LO) dari Kejaksaan dalam rangka menentukan langkah penyelesaian proyek…

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri memberikan penjelasan berkaitan dengan masalah fasilitas umum…

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Dugaan penyelewengan aset hibah terus berlanjut, bangunan SD Negeri Tiron 3 yang merupakan aset hibah pemerintah Kabupaten Madiun dib…

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Setelah dilakukan pemeriksaan P warga Desa mBoro Kec.Selorerjo Kabupaten Blitar, yang telah membunuh SN istrinya, dengan beberapa…

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Sebuah foto jalan berlubang yang ditanami pohon pisang di RT 3 Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, viral di media s…

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho, S.E, yang juga politisi PDI Perjuangan ini, berjibaku menggerakkan kaum…