Omicron Melambung, Kader Kesehatan di Surabaya Malah Dipangkas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemeriksaan Kesehatan Gratis oleh Dinas Kesehatan Surabaya untuk Lansia/ foto: Doc.SP
Pemeriksaan Kesehatan Gratis oleh Dinas Kesehatan Surabaya untuk Lansia/ foto: Doc.SP

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya, - Di tengah melonjaknya kasus Covid-19 di kota pahlawan dan naiknya level PPKM, Pemerintah Surabaya justru memangkas jumlah tenaga kesehatan (nakes).

Menurut anggota DPRD Surabaya Imam Syafi'i, pemangkasan terhadap nakes dilakukan secara masif sejak awal Januari 2022 lalu.

Tak tanggung-tanggung, jumlah nakes yang dipangkas pun mencapai 50 persen dari ketersediaan nakes yang ada di setiap kelurahan.

"Kami menyesalkan adanya pemangkasan kader kesehatan ini," kata Imam Safi'i, Jumat (25/02/2022).

Mirisnya kata Imam, nasib para kader kesehatan terbilang sangat memprihatinkan. Selain belum menerima insentif, mereka juga tidak tercatat lagi sebagai kader kesehatan pasca perubahan nama menjadi Kader Surabaya Hebat.

Ia pun mencontohkan beberapa kasus pemangkasan di wilayah Surabaya. Salah satunya terjadi di Kelurahan Wonokromo. Menurut Imam, jumlah kader Kesehatan di Wonokromo sebelum terjadinya pemangkasan berjumlah sekitar 400 orang.

Namun saat ini jumlah kader kesehatan di Wonokromo hanya sekitar 197 orang. Hal serupa juga terjadi di Kelurahan Banyu Urip. Ada sekitar 150 kader yang tidak mendapatkan SK sebagai kader kedehatan.

"Karena SK menjadi kader Surabaya Hebat diterbitkan Januari 2022," ucapnya.

Sementara itu, Wakil DPRD Surabaya Reni Astuti secara gamblang menyebutkan, secara keseluruhan hampir sekitar 25 persen kader kesehatan di Surabaya yang dipangkas. Pemangkasan itu terjadi pasca ada perubahan nama kader kesehatan menjadi Kader Surabaya Hebat serta adanya kenaikan insentif.

"Data Dinkes pada 31 Desember 2021 itu ada sekitar 30.605 kader kesehatan. Sekarang diprediksi berkurang antara 20% hingga 25%," kata Reni.

"Dulu kan kader kesehatan itu bermacam-macam.  Kemudian ketika Pemkot Surabaya dan DPRD menaikkan insentif dari yang semula Rp28 ribu per bulan menjadi Rp400 ribu per bulan, maka dari para kader tersebut dijadikan satu menjadi kader kesehatan agar tidak ada dobel. Namun sekarang malah ada pemangkasan kader kesehatan," tambahnya.

Ia pun menyayangkan, ikhtiar pemkot Surabaya saat rapat APBD bersama legislatif. Saat itu, Walikota Surabaya Eri Cahyadi berkomitmen akan memperhatikan kader kesehatan di Surabaya dengan menaikan insentif kader menjadi Rp400 ribu.

Namun ikhtiar baik tersebut berujung pada pemangkasan kader dalam jumlah yang tidak sedikit.

Dengan adanya pemangkasan tersebu, ia meminta agar pemerintah melalui dinas kesehatan mempertimbangkan kembali kebijakan pemangkasan kader kesehatan yang telah terjadi sejak Januari 2022.

"Mohon dipertimbangkan kembalilah. Karena kader kesehatan selama ini bangga, mereka bisa bermanfaat bagi orang lain. Dan kerja mereka selama ini baik, selalu bergotong-royong," ucapnya berharap. (Sem)

 

Berita Terbaru

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Dalam Rakernas Ke-53, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Undang Rocky Gerung             SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dalam peringatan HUT PDI Perju…

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Akhirnya KPK tetapkan lima tersangka terkait operasi tangkap tangan pejabat pajak di Jakarta Utara (Jakut). Salah satu tersangka…

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Beberapa hari ini sebuah video beredar luas di media sosial. Video yang memperlihatkan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, saat…

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Tata Cahyani mencuri perhatian di prosesi siraman putranya bersama Tommy Soeharto, Darma Mangkuluhur, Jumat lalu. Ia mengenakan…

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Teheran - Sudah dua minggu ini ada demo besar-besaran yang melanda negara Iran. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan AS siap…

Yakobus 4:7

Yakobus 4:7

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - "Tunduklah kepada Allah. Lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu". Karena itu, pendeta saya mengajak tunduklah kepada…