Tindik di Alat Vital tak Bisa Dilepas, Pemuda di Blitar Datangi Damkar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas bersama Mukidi berfoto bersama usai operasi pelepasan tindik di kemaluan. SP/Hadi Lestariono
Petugas bersama Mukidi berfoto bersama usai operasi pelepasan tindik di kemaluan. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Perbuatan pemuda yang satu ini tidak untuk ditiru dari pada sesal kemudian hari. Akibatnya Damkar Pemkab Blitar turun tangan untuk mengatasi permasalahan pemuda berusia 25 tahun ini.

Mukidi warga Lingkungan Kedung Bunder Kecamatan Sutojayan Kab Blitar ini ternyata melakukan hal yang tidak layak dilakukan kaum pria, yakni maaf, kemaluanya di beri Ring Besi (tindik) berbentuk cincin melingkar tepat di tengah tengah kemaluanya, karena sudah beberapa hari dipasang ternyata tidak bisa di lepas lagi dan membuat pemuda pria yang rambutnya dicat warna kuning kecoklatan ini kelabakan dan akhirnya minta bantuan pihak Damkar Pemkab Blitar untuk melakukan operasi pelepasan Ring yang melingkar di kemaluannya.

Setelah mendapat saran dari teman temannya akhirnya Mukidi mendatangi kantor Damkar Pemkab Blitar di Jalan Semeru yang berdampingan dengan Pendopo Kabupaten Blitar itu sekitar pukul 11.45 WIB.

Sesampai di kantor Damkar pria ini sambil menahan sakit berbisik pada petugas jaga Damkar atas kejadian yang menimpanya.

Mendapat tamu istimewa yang melaporkan kejadian yang dialaminya itu, petugas Damkar segera melakukan penanganan untuk pertolongan setelah koordinasi dengan yang siaga.

"Dia mengaku kesulitan melepas tindik pada kemaluanya karena kunci tindik macet. Karena panik akhirnya mencari tahu lewat google dan mengarah pada Damkar yang selanjutnya minta bantuan kami," kata Kepala Unit Pelaksana Tugas Damkar Pemkab Blitar, Andi Putra Sagita dikonfirmasi Surabaya Pagi Rabu (2/3) siang.

Masih menurut Andi, kasus ini merupakan pertama kali dia dan teman-temannya menangani kasus seperti ini, biasanya, warga yang membutuhkan bantuan biasanya pada kasus cincin jari yang tak bisa dilepaskan dari jari seseorang, atau penangkapan Ular dan mengendalikan sarang lebah selain kasus utama yaitu kebakaran.

"Ya baru ini kami menangani kasus seperti ini yang bikin senyum, sebenarnya ya agak sungkan (pakewuh), kan biasanya di jari atau bagian tubuh lain. Lha ini di alat yang sangat rahasia, lha bagaimana lagi, kita harus menangani, dengan cara di las untuk motong Ringnya." kata Andi sambil senyum dengan tunjukan Video pemotongan Ring.

Walaupun agak konyol, namun pertolongan harus tetap dijalankan, dengan peralatan sebuah gir gerinda, petugas bekerja ekstra hati-hati guna memotong tindik yang terpasang melingkar di alat kelamin Mukidi.

"Pokoknya kami kerja ekstra hati hati sekali, dan Alhamdulillah tindik yang melingkar berhasil kami lepas dengan cara memotong bagian bawah, dengan memakan waktu sekitar 10 menitan," tambah Andi lagi.

Begitu tindik di kemaluannya bisa dilepas, wajah Mukidi langsung memerah selain gembira juga menahan sakit campur malu.

Uniknya pemuda ini tanpa malu dan tidak segan untuk diminta foto bersama dengan beberapa petugas yang menolongnya, dan dalam foto beraksi sambil menunjukkan tindik berbahan logam aluminium, berbentuk bulat tersebut.

"Yaah bertepatan Ulang Tahun Pemadam Kebakaran kadonya sangat istimewa," pungkas Andi sambil senyum senyum. Les

Tag :

Berita Terbaru

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…