Salah Satu Pasangan LGBT Meninggal Dunia di Kamar Kost

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas mengevakuasi jenazah korban. SP/Hadi Lestariono
Petugas mengevakuasi jenazah korban. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga sekitar jalan Riam kiri Kelurahan Bendo Kec Kepanjen kidul kota Blitar dikejutkan tewasnya seorang laki laki yang menempati Rumah kos kosan yang berada di jalan Riam Kiri nomor 39 Kel.Bendo.

Ditemukanya pria yang beralamat di Kecamatan Talun Kab.Blitar pada Sabtu (5/03) pukul 05.00 setelah petugas Polsek Kepanjen Kidul datangi TKP atas laporan dari ketua RT setempat.

Tewasnya Agnes panggilan akrab sehari harinya ini, menurut Kapolsek Kepanjenkidul Kompol Lahuri SH, awalnya saat Heru Prakoso 38 asli Kota Surabaya teman satu kamar kos dengan Agnesia sekitar pukul 03.40 Sabtu (05/03) dini hari.

Keterangan saksi Heru, karena Agnes mau pergi ke Malang, saat di bangunkan Agnes sudah meninggal dunia.

Ketika Polisi olah tkp kondisi Agnes yang memiliki nama aslinya Bima Zaki Amrullah ini, masih dngan posisi tidur terlentang di tempat tidur mengenakan pakaian baju wanita warna gelap dan celana kolor pendek.

"Jadi Agnes ini adalah panggilan sehari harinya Om, yaa mungkin sebagai LGBT, walau sudah lama tinggal di kos kosan jarang bergaul dengan warga di sini, dia satu kamar dengan orang Surabaya." Tutur Ongki 42 tetangga rumah kos kosan pada wartawan di TKP.

"Sementara tidak ditemukan tanda maupun alat bukti terjadinya tindak pidana di lokasi kejadian dan hasil pengecekan pihak medis RSUD Mardi Waluyo dengan dikuatkan oleh data Inafis bahwa yang bersangkutan berkelamin laki laki bukan perempuan," terang Kompol Lahuri seizin Kapolres Blitar Kota AKBP Arhowiyono SH S.IK.M.Si sambil tersenyum pada wartawan.

Dari catatan laporan yang diperoleh Polisi bahwa Agnes bersama Heru Prakoso menempati rumah kos kosan milik Imam Sukaji beralamat Jl.Ciliwung No.50 Kel Bendo Kec.Kepanjenkidul Kota Blitar sejak 4 tahun silam (2018).

"Dados Mas Heru kalih mas Zaki nyewo sampun sekawan tahun, tapi mboten ngertos kalih kalihe samoun imah imah nopo dèrèng ķulo mboten ngertosi," tutur Mbah Imam Sukaji dengan berbahasa Jawa, saat di Polsek Kepanjen Kidul saat ditanya wartawan.

Memang kedua pria itu menurut tetangga tetangganya cenderung tertutup. Ternyata Heru Prakoso teman sekamar dengan Agnes alias Bima Zaki Amrulah adalah warga Surabaya tepatnya beralamat Jalan Granting Baru Rt 02 Rw 05 Kel/Kec Simokerto Kota Surabaya.

Warga sekitar mengaku bahwa keduanya adalah merupakan sebagai pasangan sesama jenis.

"Informasi sih begitu, kini saksi Heru masih kami lakukan pemeriksaan, dan Heru mengaku kalau Agnes mengeluh sakit panas namun tidak berobat ke dokter, saat pagi itu Agnes mau pergi ke Malang, dan Heru sudah menghubungi Hendri Sulistiono 46 warga Kecamatan Sananwetan Kota Blitar yang merupakan Sopir Carteran." tukasnya.

Sedang menurut saksi Hendri sering diminta tolong oleh Heru tolong untuk antar jemput korban pulang Blitar-Malang pulang pergi.

Setelah Polisi dari team Inafis Satreskrim Polres Blitar Kota, bersama petugas UPTD Puskesmas Kepanjen Kidul jasad Agnes dievakuasi ke RSUD Zmayat untuk dibawa ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar guna dilakukan VER Mayat.

Sementara saksi Heru Prabowo masih di minta keteranganya, seputar ķematian pasangan LGBT itu apalagi mereka berdua sangat tertutup dengan tetangganya, Polisi juga mengamankan Ponsel milik Agnes alias Bima Zaki Amrullah. Les

Berita Terbaru

Kejari Gresik Banding Vonis Ringan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Ada Perbedaan Dasar Pasal dalam Putusan Hakim

Kejari Gresik Banding Vonis Ringan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Ada Perbedaan Dasar Pasal dalam Putusan Hakim

Rabu, 05 Agu 2026 16:13 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 16:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik resmi mengajukan upaya hukum banding atas putusan ringan yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan T…

Hama Tikus Liar, Puluhan Hektare Jagung di Tuban Diambang Gagal Panen

Hama Tikus Liar, Puluhan Hektare Jagung di Tuban Diambang Gagal Panen

Rabu, 05 Agu 2026 15:44 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Seluas puluhan hektare tanaman jagung yang siap panen hancur digerogoti kawanan pengerat hama tikus liar yang meneror lahan pertanian…

Siapkan Blok Makam Muslim dan Nonmuslim, Pemkot Surabaya Perluasan TPU Keputih

Siapkan Blok Makam Muslim dan Nonmuslim, Pemkot Surabaya Perluasan TPU Keputih

Rabu, 05 Agu 2026 15:22 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bagian dari upaya perluasan area pemakaman, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menertibkan bangunan liar (bangli) di…

Program Sekolah Rakyat, Wali Kota Eri Optimistis Lahirkan Pemimpin Masa Depan

Program Sekolah Rakyat, Wali Kota Eri Optimistis Lahirkan Pemimpin Masa Depan

Rabu, 05 Agu 2026 15:15 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Pahlawan sudah mulai berjalan. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi optimistis Sekolah Rakyat…

Siap Dibangun, Lahan Sekolah Rakyat Tahap III Magetan Masih Ditanami Tebu

Siap Dibangun, Lahan Sekolah Rakyat Tahap III Magetan Masih Ditanami Tebu

Rabu, 05 Agu 2026 14:37 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap III di Magetan yang didanai APBN, saat ini terkait kesiapan lahan sekolah…

Kaji Perampingan OPD, Pemkab Magetan Berlakukan Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Kaji Perampingan OPD, Pemkab Magetan Berlakukan Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Rabu, 05 Agu 2026 14:34 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menyusun strategi menghadapi pemberlakuan ketentuan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30…