Megawati Julid Lihat Antrian Migor, Emak-Emak: Dia Gak Pernah Susah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Video viral saat  Megawati mengomentari antrian minyak goreng.
Video viral saat  Megawati mengomentari antrian minyak goreng.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengaku miris dan mengelus dada saat melihat ibu-ibu mengantre minyak goreng.

Megawati menyarankan ibu-ibu untuk memasak dengan alternatif selain menggoreng, seperti direbus atau dipanggang.

"Sampai kalau sekarang kita lihat, toh, hebohnya urusan beli minyak goreng. Saya tuh sampai mengelus dada, bukan urusan masalah nggak ada atau mahalnya minyak goreng, saya tuh sampai mikir jadi tiap hari itu ibu-ibu apakah hanya menggoreng? Sampai begitu rebutannya. Apa tidak ada cara--untuk apa itu namanya--merebus, lalu mengukus, atau seperti rujak, apa enggak ada? Itu menu Indonesia loh, lah kok njelimet gitu," ujar Megawati dengan nada gemas.

Pernyataan Megawati yang viral itu pun mendapat respons dari banyak pihak, salah satunya warga Surabaya, Jawa Timur, Nuraini.

Nur mengaku tak heran jika Megawati sampai mengelus dada melihat ibu-ibu antre demi mendapatkan minyak goreng.

"Wajar. Dia (Megawati, red) kan, nggak pernah susah. Dari lahir sudah jadi anak Presiden," ujar Nur pada Surabayapagi,  Minggu (20/3).

Nur mengatakan, seharusnya Megawati tak menyampaikan pernyataan seperti itu.

Menurut Siti, Megawati seharusnya ikut turun tangan mengatasi masalah minyak goreng.

"Jangan cuma bicara. Kami tak butuh bicara, butuhnya minyak goreng," kata Siti.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu konsumen di Pasar Asem, Surabaya, Yuni.

Dia menegaskan, Megawati tak seharusnya memperkeruh suasana di tengah mahalnya minyak goreng.

"Masyarakat rela antre artinya sangat butuh. Jangan begitu," tegas wanita berhijab ini.

Netizepun tak tinggal diam.

Di Twitter, mereka meyampaikan beragam reaksi setelah akun @AREAJULID mengunggah pernyataan Mega. Netizen menilai mantan presiden itu tidak memahami penderitaan rakyatnya, sehingga mereka menanggapinya dengan ketus.

"Ya wajar aja, ibu-ibunya mungkin jualan gorengan. Kan ga semua ibu-ibu bs jualan pulau bu,"cuit @mak_85. jk, an, ham

Berita Terbaru

Cegah Penimbunan di Tingkat Pengecer, Pemkab Lumajang Perpendek Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Cegah Penimbunan di Tingkat Pengecer, Pemkab Lumajang Perpendek Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Kamis, 09 Apr 2026 12:59 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Baru-baru ini, masyarakat di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur khawatir terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (Kg) di…

Bupati Jember Pastikan hingga 2027 Tak Ada PHK PPPK, Asal Kinerjanya Bagus

Bupati Jember Pastikan hingga 2027 Tak Ada PHK PPPK, Asal Kinerjanya Bagus

Kamis, 09 Apr 2026 12:51 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti fenomena dan isu pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Bupati…

Belum Kantongi Sertifikat Halal, Satgas MBG Bangkalan Beri Deadline 1 Bulan bagi 41 SPPG yang Tak Berizin

Belum Kantongi Sertifikat Halal, Satgas MBG Bangkalan Beri Deadline 1 Bulan bagi 41 SPPG yang Tak Berizin

Kamis, 09 Apr 2026 12:41 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Baru-baru ini, Satuan Tugas (Satgas) program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Bangkalan, mencatat sebanyak sebanyak 41 Satuan…

Dukung Efisiensi Anggaran, Pemkot Malang Lakukan Penyesuaian Agenda Perjalanan Dinas

Dukung Efisiensi Anggaran, Pemkot Malang Lakukan Penyesuaian Agenda Perjalanan Dinas

Kamis, 09 Apr 2026 12:34 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali melakukan penyesuaian…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Terkait OTT Walikota Nonaktif Maidi 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Terkait OTT Walikota Nonaktif Maidi 

Kamis, 09 Apr 2026 12:32 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:32 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman di Kota Madiun, Kamis (9/…

Antisipasi Kriminalitas Profesi, Pemkab Magetan Jamin Perlindungan Hukum Bagi Guru Jenjang TK - SMP

Antisipasi Kriminalitas Profesi, Pemkab Magetan Jamin Perlindungan Hukum Bagi Guru Jenjang TK - SMP

Kamis, 09 Apr 2026 11:30 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 11:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya antisipasi terjadinya kriminalisasi terhadap profesi guru di wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, melalui Dinas…