Bantu Anjing Terlantar, Warga Surabaya Barat ini Sediakan Panti Asuhan Khusus Anjing

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SurabayaPagi, Surabaya - Viralnya video penggerebekan tempat jagal anjing di Blitar beberapa waktu lalu, membuat miris banyak pihak khususnya para pecinta anjing. 
 
Karena tak ingin kejadian tersebut terjadi kembali, maka Lulu warga Surabaya ingin membantu puluhan anjing terlantar yang dirawat di panti asuhan anjing di kawasan Surabaya Barat.
 
Sebagai Dog Lover sejati, Lulu membantu sekitar 60 anjing terlantar yang tak punya majikan tersebut dengan memberikan sumbangan kepada pemilik panti asuhan anjing tersebut.
 
"Sumbangan yang diberikan selain  makanan anjing, dog lover juga memberikan bantuan membangun rumah anjing agar anjing merasa nyaman selama di dalam shelter (tempat penampungan anjing)," kata Lulu. Sabtu 2 April 2022.
 
Tak hanya itu, Lulu juga mendatangkan dokter hewan untuk melihat kondisi kesehatan anjing yang ditampung di tempat tersebut. Semua ini dilakukannya karena kecintaannya terhadap hewan yang dikenal sebagai sahabat manusia, apalagi juga dalam rangka merayakan hari ulang tahun ketiga anjing kesayangannya yang diberi nama Mercy.
 
"Nanti ada dokter yang ke sini untuk periksa-periksa," ucapnya.
 
Martha selaku pemilik selter anjing  di kawasan Surabaya  Barat sejak 2013, mengaku bahwa semua ini dilakukannya demi kecintaannya  pada anjing. Bahkan dia beberapa kali mengadaikan perhiasannya untuk beli pakan bagi 60 anjing yang dirawatnya ketika tidak ada donatur  yang membantunya.
 
"Saya sayang, kasihan mereka banyak disiksa, disia-siakan terlantardi jalan-jalandibuang," katanya.
 
Ketika disinggung mengenai tempat jagal anjing di Blitar  yang viral. Martha mengaku sangat sedih karena perbuatan tersebut sangat keji. Bahkan dia pernah mendatangi tempat pembantaian anjing di suatu daerah dan menyaksikan bagaimana hewan tersebut dibunuh untuk dijadikan menu makanan.
 
"Jadi saya tahu persis bagaimana mereka dibunuh, disiksa dulu. Bukan dibunuh disiksa dulu sampai mati dan empedunya ditancepkan di dinding itu, ta hitung itu ada 22 berarti ada 22 "anak" yang dimatikan," ujarnya.
 
Martha juga menerangkan bahwa dirinya  membuka para adopter yang mau merawat anjing, namun akan diberikan dengan syarat tertentu, untuk meminimalisir para predator yang berkedok sebagai adopter anjing. By
Tag :

Berita Terbaru

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …

Harga BBM di Malaysia Turun

Harga BBM di Malaysia Turun

Jumat, 02 Okt 2026 07:10 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:10 WIB

SURABAYAPAGI.com – Harga BBM di Malaysia terpantau mengalami penurunan pada awal bulan ini. Harga BBM jenis RON 95 dan RON 97, termasuk solar di Malaysia, m…

Buntut Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur

Buntut Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur

Jumat, 02 Okt 2026 07:07 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto resmi menerima surat pengunduran diri Mashudi dari jabatan Direktur Jenderal…