Tagih Utang malah Dihujat hingga Diancam di Medsos

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu ancaman yang disampaikan PN lewat WA.
Salah satu ancaman yang disampaikan PN lewat WA.

i

SURABAYA PAGI, Surabaya– Erik asal Surabaya diduga menjadi korban penipuan barang oleh supplier, seorang wanita berinisial PN, warga Karang Pilang, Kota Surabaya.
Erik pun mengklaim telah mengalami kerugian hingga puluhan juta. Bahkan Erik juga mendapatkan hujatan hingga ancaman yang mengarah ke pembunuhan.

Nana, istri dari Erik menceritakan kronologis pertama kali mengenal PN dari temannya berinisial AG pada 20 Desember 2021. AG menawarkan sebuah produk kepada Erik seharga Rp 910.000 dan komisi Rp 10.000 serta dibantu dicarikan supplier.

“Akhirnya dengan penawaran seperti itu, saya mau kalau pada saat itu memang dibantu dicarikan supplier. Singkat cerita, teman saya AG memiliki teman bernama PN. Atas rekomendasi dari AG akhirnya kita transaksi,” katanya, kemarin.

Transaksi antara Erik dan PN pun dilakukan. Bentuk transaksinya adalah PN menawarkan barang yang dijualnya kepada Erik.

Transaksi pertama berjalan dengan lancar. Erik menerima barang sebanyak 70 box produk sebesar Rp 64,26 juta. Namun pada transaksi terakhir PN meminta uang kembali kepada Erik sebesar Rp 14 juta dengan dalih untuk mengeluarkan produk.

“Awal transaksi lancar. Pada 22 Januari 2022, uang kita sudah masuk sekitar Rp 74,4 Juta dan untuk mengikat kontrak Rp 10 juta. Jadi total Rp 84,4 juta masuk ke rekening PN, akan tetapi ada sisa barang sebanyak 22 box yang belum terbayarkan, sehingga saya rugi sebesar Rp 20,2 juta,” jelas Nana.

AG mencoba untuk mendatangi ke rumah PN namun yang menemui justru mama PN. “Kami mencoba berkomunikasi dengan baik dan sopan malah WhatsApp kami diblokir,”ucapnya.
Bahkan untuk meringankan beban PN, Erik memberikan solusi jalan tengah agar si PN mencicil uang senilai 22 box yang belum dibayarkan dengan jangka waktu sampai 5 tahun, namun PN menolak bahkan melontarkan kalimat ujaran kebencian hingga memberikan ancaman kepada Erik.

“Si PN malah marah besar dan berkata kasar “cuk, di rumahku banyak pisau, bacokan, dan lain-lain” yang menurut saya ini tidak wajar diungkapkan,” ungkap Nana.

Kini, Erik dan Nana meminta PN segera mengklarifikasi dan meminta maaf atas ucapan yang dilontarkannya. Bahkan Erik tak segan akan melaporkan kepada pihak yang berwajib.
“Saya mau dia klarifikasi lewat video dan meminta maaf atas ujaran kebencian yang dilontarkan via Whatsapp,” pungkasnya.

Sementara PN saat dikonfirmasi wartawan lewat nomor Whatsappnya, tidak merespon.min

Berita Terbaru

Pemkab Magetan Gelar Sertifikasi Peningkatan Kompetensi Bendahara KDKMP

Pemkab Magetan Gelar Sertifikasi Peningkatan Kompetensi Bendahara KDKMP

Kamis, 29 Okt 2026 12:10 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akurat, dan akuntabel di tingkat desa dan kelurahan, ‎Pemerintah Kabupaten (…

Dari Tangki ke Kualitas Air, Electrolux Buka Mata Konsumen soal Pentingnya Pengurasan

Dari Tangki ke Kualitas Air, Electrolux Buka Mata Konsumen soal Pentingnya Pengurasan

Kamis, 29 Okt 2026 12:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 12:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebersihan air untuk mandi tidak hanya bergantung pada sumber air, tetapi juga kondisi perangkat yang digunakan untuk menampung dan m…

Cegah Penyimpangan, Pemkab Pantau Distribusi BBM di SPBU Pamekasan

Cegah Penyimpangan, Pemkab Pantau Distribusi BBM di SPBU Pamekasan

Kamis, 29 Okt 2026 11:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Menindaklanjuti agar antrian panjang bahan bakar minyak (BBM) di SPBU tidak terulang kembali, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Lewat Festival Literasi 2026, Pemkab Madiun Dorong Minat Baca Siswa SD dan SMP

Lewat Festival Literasi 2026, Pemkab Madiun Dorong Minat Baca Siswa SD dan SMP

Kamis, 29 Okt 2026 11:31 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Lewat kegiatan Festival Literasi tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, berupaya mendorong minat baca siswa SD dan SMP,…

Pembangunan 129 Unit KDKMP di Kabupaten Jember Rampung 100 Persen

Pembangunan 129 Unit KDKMP di Kabupaten Jember Rampung 100 Persen

Kamis, 29 Okt 2026 11:24 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Progres pembangunan koperasi desa/kelurahan merah putih (KDKMP) di Kabupaten Jember kini telah rampung. Sebanyak 129 unit KDKMP…

Pembebasan Lahan ‘Flyover’ Gedangan, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp450 Miliar

Pembebasan Lahan ‘Flyover’ Gedangan, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp450 Miliar

Kamis, 29 Okt 2026 11:14 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sesuai tahapan dan ketentuan perundang-undangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo telah menyiapkan anggaran Rp450 miliar…