Kasus Aktif Covid-19 di Surabaya Turun, HAH Nol Pasien

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Per tanggal 12 April 2022, tidak ada pasien Covid-19 yang dirawat di Hotel Asrama Haji (HAH) nihil atau tidak ada pasien,SP/ALQ
Per tanggal 12 April 2022, tidak ada pasien Covid-19 yang dirawat di Hotel Asrama Haji (HAH) nihil atau tidak ada pasien,SP/ALQ

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya terus berupaya untuk menekan angka persebaran kasus aktif Covid-19 di Kota Pahlawan. Hasilnya, sejak minggu kedua bulan Maret 2022 hingga 12 April 2022, kasus Covid-19 mengalami penurunan yang sangat signifikan.

Kepala Dinkes Kota Surabaya Nanik Sukristina mengatakan, berdasarkan data assessment situasi Covid-19 di Kota Surabaya oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Pada Minggu kedua bulan Maret 2022 - minggu kedua bulan April, kasus konfirmasi Covid-19 berada di angka 53.93 persen per 100 ribu penduduk menjadi 6.76 per 100 ribu penduduk. 

“Angka rawat inap RS mencapai 7.41 persen per 100 ribu penduduk, menjadi 2.29 persen per 100 ribu penduduk. Serta, angka positif rate sebesar 8.36 persen menjadi 1.24 persen,” kata Nanik sapaan lekatnya, Senin (18/4).

 Tak hanya itu saja, sejak tanggal 23 Maret 2022 penambahan kasus harian konfirmasi Covid-19 di Kota Surabaya, berada di bawah angka 100 (pasien). Dan per tanggal 06 April 2022 - 12 April 2022, penambahan kasus harian konfirmasi Covid-19 berada di bawah angka 50 (pasien).

 “Penyebab terjadinya penurunan kasus Covid-19 di Kota Surabaya adalah capaian program vaksinasi yang cukup baik. Yakni, capaian dosis primer maupun booster yang cukup signifikan, sehingga membentuk kekebalan tubuh masyarakat terhadap Covid-19,” jelas dia.

 Selain itu, Dinkes Kota Surabaya juga terus berupaya untuk melakukan pembatasan aktivitas masyarakat. Mulai pembatasan mobilitas masyarakat antar wilayah di Indonesia, hingga luar negeri untuk meminimalisir potensi terjadinya penularan Covid-19. 

“Hal ini dinilai efektif untuk menurunkan penularan Covid-19 di masyarakat, dengan terus dilakukan dievaluasi setiap dua pekan. Serta, melakukan pengawasan prokes untuk memastikan kedisiplinan masyarakat,” ungkap dia. 

Meski terjadi penurunan kasus aktif Covid-19, pihaknya tetap konsisten dengan upaya yang dilakukan selama ini untuk menurunkan risiko penularan kasus. Khususnya di ruang lingkup keluarga, tempat kerja, tempat belajar dan lingkungan masyarakat.

 “Mulai penerapan prokes di setiap bidang seperti keagamaan, pendidikan, industri dan transportasi secara terintegrasi dengan pengawasan ketat. Kemudian, penggunaan aplikasi PeduliLindungi dalam mengakses tempat-tempat umum dan layanan publik,” terang dia. 

Nanik menambahkan, upaya untuk menurunkan resiko penularan kasus Covid-19 adalah melaksanakan surveilans aktif secara berkala. Khususnya pada closed population, yakni tempat kerja, sekolah, hotel, dan mall setiap bulan. Melaksanakan assessment dan mitigasi terhadap tempat-tempat umum, pelaksanaan perayaan atau acara yang melibatkan peran Satgas Covid-19.

 “Serta, tetap mengoptimalkan peran Satgas Kampung Wani Jogo Suroboyo dalam melakukan pengendalian kasus Covid-19. Hasilnya, per tanggal 12 April 2022, tidak ada pasien Covid-19 yang dirawat di Hotel Asrama Haji (HAH) nihil atau tidak ada pasien,” pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…