Hari Kartini, PDIP Surabaya Tekankan Pentingnya Akses Politik Kaum Perempuan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Di DPRD Surabaya, 5 dari 15 anggota Fraksi PDI Perjuangan adalah perempuan. SP/ALQ
Di DPRD Surabaya, 5 dari 15 anggota Fraksi PDI Perjuangan adalah perempuan. SP/ALQ

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - PDI Perjuangan Kota Surabaya menyampaikan selamat memperingati dan mengkhidmati  Hari Kartini terutama bagi kaum perempuan, yang diperingati setiap  21 April.

 Kartini telah menjadi ikon tumbuhnya gerakan emansipasi kaum perempuan di Indonesia. Gagasan-gagasan Kartini, yang lahir 21 April 1879 di Jepara, telah mendobrak kultur yang membatasi peran perempuan di dalam rumah. 

Peringatan Hari Kartini telah meneguhkan komitmen PDI Perjuangan Kota Surabaya untuk terus mendorong program-program pro perempuan di dalam kebijakan pemerintahan.

 “Selamat Hari Kartini. PDI Perjuangan Surabaya terus mengawal dan mendorong terwujudnya pembangunan yang semakin berkeadilan gender di Kota Pahlawan. Ada klaster ekonomi, SDM, politik, hingga perlindungan dari kekerasan,” ujar Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDIP Surabaya. 

Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya, Dyah Katarina mengatakan, terdapat sejumlah fokus yang akan terus diperjuangkan partai berlambang banteng tersebut. Di antaranya adalah memperkuat pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan yang berperspektif gender. “Ini akan mendorong kemandirian ekonomi kaum perempuan,” ujar Dyah. 

Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya Khusnul Khotimah menambahkan, aspek peningkatan SDM berperspektif gender juga menjadi perhatian partainya. 

“Akses dan kualitas pendidikan serta kesehatan yang pro perempuan harus terus dikawal. Misalnya soal komposisi beasiswa hingga pelatihan kerja, itu harus berperspektif gender sebagai bagian dari kebijakan afirmasi pemerintah untuk kaum perempuan,” ujar Khusnul, yang juga Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya.

 Agatha Retnosari, wakil ketua DPC PDIP Kota Surabaya, mengatakan untuk bisa meningkatkan kesejahteraan sosial-ekonomi kaum hawa, salah satu aspek yang terpenting adalah penguatan akses politik bagi perempuan. Semakin banyak perempuan berkiprah di ranah publik termasuk politik, maka semakin mudah untuk memperjuangkan hak-hak kaum ibu. 

“Di PDI Perjuangan, kiprah perempuan sangat diberi ruang yang leluasa. Mulai dari pengurus cabang sampai anak ranting di tingkat RW, semua memberi ruang bagi perempuan. Di DPRD Surabaya, 5 dari 15 anggota Fraksi PDI Perjuangan adalah perempuan. Di Dapil Surabaya untuk DPRD Jatim, 2 dari 3 anggotanya adalah perempuan,” ujar Agatha yang juga anggota DPRD Jatim. 

Agatha menyebut partainya yang berlambang banteng moncong putih, selama puluhan tahun dipimpin oleh figur perempuan tangguh, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.  

Kemudian, Puan Maharani yang saat ini menjadi ketua DPR RI perempuan pertama dan termuda. Di Surabaya, selama 10 tahun 2010-2020, dipimpin oleh Wali Kota perempuan pertama di Kota Pahlawan, Tri Rismaharini, yang juga kader banteng dan kini dipercaya Presiden Jokowi menjadi Menteri Sosial. 

“Ibu Megawati yang pernah menjadi Wakil Presiden dan Presiden RI ke-5, Ketua DPR RI Mbak Puan Maharani dan Menteri Sosial Bu Risma telah membuktikan diri sebagai figur perempuan hebat yang menjadi teladan masyarakat luas,” kata Agatha. 

“Di semua tingkat kepengurusan PDI Perjuangan, diwajibkan harus minimal 30 persen berasal dari kaum perempuan. Kami sadar betul tentang pentingnya akses politik bagi kaum perempuan,” kata Agatha. 

Sementara itu, Wakil Ketua PDIP Surabaya Siti Maryam menambahkan, aspek perlindungan terhadap perempuan menjadi concern untuk terus diperkuat di Surabaya. Terlebih telah terbit UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual yang belum lama ini disahkan DPR dengan dipimpin langsung oleh Ketua DPR Puan Maharani. 

“Kami akan terus mendukung dan memastikan Pemkot Surabaya menjalankan program perlindungan perempuan, termasuk dari bahaya kekerasan seksual,” ujarnya. Alq

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…