Realisasi APBN di Jatim Hingga Triwulan I-2022 capai 82,93 Triliun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gelaran Monthly media update di Gedung Keuangan Jatim, Selasa (26/4/2022). SP/Amin
Gelaran Monthly media update di Gedung Keuangan Jatim, Selasa (26/4/2022). SP/Amin

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Realisasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) di wilayah Jawa Timur hingga akhir triwulan I atau 31 Maret tumbuh mencapai Rp82,93 triliun.

Jumlah ini terdiri dari pendapatan yang naik sebesar 24,8�ri target Rp224,34 triliun dan berikutnya adalah belanja negara yang naik sebesar 23,08�ri alokasi Rp117,60 triliun.

Dari data yang dikumpulkan Surabaya Pagi, secara years on years (yoy) kinerja pendapatan negara di Jatim pada triwulan I mencapai 24,87% atau Rp55,79 triliun.

Sementara dari segi realisasi belanja negara di Jatim juga naik sebesar 21,84% atau Rp 26,70 triliun dari alokasi yang ditetapkan sebesar Rp 122,23 Triliun.

"Capaian pendapatan negara ini berasal dari realisasi pajak yang mencapai 18,73 triliun. Sedangkan untuk belanja negara mencakup belanja kementerian/lembaga yakni sebesar Rp6,73 triliun dan TKDD terealisasi sebesar Rp20,41 triliun," kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Jatim Taukhid dalam gelaran Monthly media update 2022 di gedung keuangan Jatim, Selasa (26/04/2022).

Khusus belanja kementerian/lembaga kata Taukhid, pada periode ini tumbuh negatif sebesar 14,18%. Musabab menurunnya belanja K/L disebabkan oleh menurunnya realisasi belanja modal sebesar 57,03%.  

"Selain belanja modal, penurunannya ini juga disebabkan oleh belanja barang yang hanya sebesar 16,22% jika kita bandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya," katanya.

Selain belanja mengalami penurunan, untuk pendapatan sendiri juga mengalami pertumbuhan yang negatif. Khususnya untuk kategori pendapatan negara bukan pajak (PNBP). 

Realisasi PNBP di Jatim pada periode ini mencapai Rp1,40 triliun. Angka ini secara nominal tumbuh negatif sebesar 20,99% yang terutama disebabkan oleh perubahan status 2 universitas di Jatim dari BLU menjadi PTNBH.

"Ada dua universitas yakni universitas Brawijaya Malang dan UNM," katanya.

Secara lokal, khusus realisasi pendapatan APBD di Jatim pada periode ini mencapai Rp26,70 triliun. Angka ini terbilang masih jauh dari target yang sebesar Rp122,23 triliun. 

"Realisasi pendapatan APBD konsolidasian se-Jatim baru terealisasi sebesar 21,84�ri target sebesar Rp122,23 triliun. Jumlah ini masih didominasi oleh pendapatan transfer pemerintah pusat (TKDD) dengan porsi 76,45�ri total pendapatan daerah," ucapnya. 

Tak hanya itu, Tauhid juga menyinggung terkait konflik Rusia dan Ukraina. Menurutnya, konflik tersebut berdampak terhadap perekonomian di regional Jatim.

"Terutama pada sisi penawaran karena konflik berdampak pada jalur perdagangan sehingga mengakibatkan lonjakan harga komoditas, harga energi dan stock terhadap supply chain dan keuangan dalam hal ini pergerakan nilai tukar rupiah," aku Taukhid. min

Tag :

Berita Terbaru

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam upaya membangun ekosistem ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga. Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko…

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ledakan keras di RM Nasi Tempong Sri Dewi di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, yang terjadi pada Selasa (6/10) sekitar…

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna memastikan proses belajar dan mengajar berjalan tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, mencatat serapan pembelian tembakau petani oleh pabrikan pada musim tanam tembakau 2026…

Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Bondowoso Pastikan 74 Irpom Berfungsi bagi Petani

Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Bondowoso Pastikan 74 Irpom Berfungsi bagi Petani

Selasa, 06 Okt 2026 15:06 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Di tengah ancaman kekeringan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terus mencari cara untuk menjaga lahan pertanian tetap…

Stok Mulai Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Batu Tembus Rp60 Ribu per Kg saat Kemarau

Stok Mulai Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Batu Tembus Rp60 Ribu per Kg saat Kemarau

Selasa, 06 Okt 2026 13:54 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Dipicu oleh makin terbatasnya pasokan dari tingkat produsen, mengakibatkan harga komoditas cabai rawit di tingkat petani kawasan Kota…