Menghilang sejak Awal April 2022, Kakek Sutrisno Ditemukan Tewas Mengenaskan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. SP/Hadi Lestariono
Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga Dusun Banjarsari Desa Wonotirto KecWonotirto Kabupaten Blitar dikejutkan temuan jasad seorang laki laki dengan kondisi membusuk juga mengenaskan. Temuan pada Minggu (8/5) siang sekira pukul 11.40 ternyata jasad tersebut adalah Sutrisno (66) warga Dusun Krajan Desa Sumberboto Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar yang menghilang sejak 9 April lalu. Temuan jasad Sutrisno oleh warga dilaporkan ke Polsek Wonotirto. 

Penemuan jasad Sutrisno itu dibenarkan Kapolsek Wonotirto AKP Supriyadi SH lewat Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udiyono SH.

Menurut Udiyono, setelah menerima laporan dari masyarakat kapolsek beserta anggotanya bersama Unit Reskrim Polres Blitar dan Team Inafis melakukan olah TKP, dan kondisi jasadnya sudah membusuk dan perutnya menganga yang diduga dimakan binatang sejenis nyambik, dan disisi jasad korban terdapat dua bintang nyambik dalam keadaan mati.

"Sementara hasil olah TKP kondisi jasad korban membusuk dan di samping korban ada 3 botol racun tikus dan dua diantaranya botol berisi cairan racun tikus bercampur air, jadi dugaan sementara korban meninggal dunia bunuh diri dengan minum racun tikus," terang Iptu Udiyono se ijin Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom.S.Ik.

Untuk diketahui warga dusun Krajan timur desa Sumberboto Kec Wonotirto Kab Blitar melaporkan ke Polsek Wonotirto pada 12 April setelah keluarganya yang bernama Sutrisno (66) menghilang sejak 9 April, atas laporan tersebut Polsek Wonotirto bersama masyarakat mencari keberadaan mbah Sutrisno (panggilan), dan pada 18 April motor korban jenis Honda warna hitam AG 5117 MM ditemukan depan gubuk kebun tebu, juga ada  secarik kertas dengan pesan, ingin mati karena dituduh mencuri buah, dan pada Minggu (8/05) siang korban ditemukan telah tewas di perkebunan tebu.

Masih menurut Iptu Udiyono penemuan korban di kebun tebu dusun Banjarsari itu menurut keterangan saksi saksi, pada saat korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi terlentang dengan kondisi membusuk dan menghitam pada tubuhnya, dan perut robek menganga.

"Dari observasi di sekitar TKP ditemukan obat 3 botol racun tikus, 2 buah botol yang diduga campuran air dan obat tikus, sabit untuk mencari rumput, kaca dan kerokan jenggot, topi berwarna biru, dan korban memakai celana panjang warna biru, kaos coklat dan sepatu putih, seperti saat dilaporkan hilang," tambah Udiyono.

Hasil analisa dokter kesehatan Puskesmas Wonotirto, diperkirakan  korban membusuk lebih dari satu minggu, tidak ada sayatan di sekitar tubuh, wajah sudah rusak, perut sebelah kiri rusak  (menganga) diduga  dimakan hewan, terdapat bekas muntahan di sebelah kanan diduga racun tikus sedang disisi jasad korban  ditemukan 2 buah biawak mati dalam keadaan membusuk diduga memakan daging jenazah yang ada racunnya.

Kejadian ditemukannya korban Sutrisno pihak keluarga menyatakan menerima atas meninggalnya korban, dan pihak keluarga  membuat surat pernyataan bermaterai dengan diketahui Kepala Desa Sumberboto, pihak keluarga tidak menghendaki korban untuk dilakukan tindakan Autopsi. Les

Berita Terbaru

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim) terus memperluas akses pengisian daya kendaraan listrik di S…

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ponorogo yang semakin kerap terjadi belakangan ini memakan korban. Ini setelah…

Hadir Daring Dalam Anual Meeting Unesco Di Bulgaria, Ponorogo Soroti Keberlanjutan Reog di Tengah Gempuran AI

Hadir Daring Dalam Anual Meeting Unesco Di Bulgaria, Ponorogo Soroti Keberlanjutan Reog di Tengah Gempuran AI

Kamis, 17 Sep 2026 17:09 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:09 WIB

Foto:          SURABAYA PAGI, Ponorogo– Ketika kecerdasan buatan (AI) berkembang pesat dan mengubah lanskap kreativitas, Ponorogo membawa persoalan keberl…

Coway Perluas Kehadiran di Surabaya, Donasikan Pemurni Air dan Udara ke Masjid Cheng Hoo

Coway Perluas Kehadiran di Surabaya, Donasikan Pemurni Air dan Udara ke Masjid Cheng Hoo

Kamis, 17 Sep 2026 16:50 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 16:50 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Coway International Indonesia memperkuat ekspansinya di luar kawasan Jabodetabek dengan menjadikan Surabaya sebagai salah satu p…

Momentum HUT PMI ke-81, Ning Ita Gugah Semangat Solidaritas Sosial dan Perkuat Kolaborasi

Momentum HUT PMI ke-81, Ning Ita Gugah Semangat Solidaritas Sosial dan Perkuat Kolaborasi

Kamis, 17 Sep 2026 16:27 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 16:27 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Hari Palang Merah Indonesia (PMI) diperingati setiap 17 September.  Tahun ini, peringatan tersebut bertepatan dengan HUT ke-81 …

Sambut Gavriel Novanto di Pandaan, Ketua DPD AMPI Jatim: Komitmen Kembali ke Akar Sejarah Adalah Kunci Pembaharuan

Sambut Gavriel Novanto di Pandaan, Ketua DPD AMPI Jatim: Komitmen Kembali ke Akar Sejarah Adalah Kunci Pembaharuan

Kamis, 17 Sep 2026 15:40 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Jawa Timur menyambut hangat kehadiran Calon Ketua Umum DPP…