Bocah SMP Tewas saat Mandi di Sungai Waung Blitar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mendatangi lokasi kejadian. SP/Hadi Lestariono
Petugas saat mendatangi lokasi kejadian. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Siswa kelas 3 SMP Negeri Wates ditemukan tewas di aliran sungai Ringinrejo Kecamatan Wates Kabupaten Blitar pada Rabu (11/5) pukul 13.30.

Korban yang diketahui bernama Rehan Firmansyah (16) warga Dusun Sidomulyo RT 02/RW 02 Desa Wates Kab Blitar ini saat bermain main di kali Waung bersama 4 temannya yakni Muhamad Rizqi  (17), Satria Rangga Mulyono (15), Rizki (15),  Alweka Winata (16).

Seperti yang disampaikan Kasi Humas Iptu Udhiyono SH mengungkapkan peristiwa itu, sekitar pukul 12.00 hari Rabu, korban baru saja pulang dari sekolah di SMPN 1 Wates dan bersama 4 orang temannya untuk belajar berenang di kolam renang Pujangga Daerah Donomulyo Malang. 

Karena tidak ada uang akhirnya ke 4 sahabat itu menuju sungai Waung di Ds Ringinrejo Wates yang berada di timur pantai Jolosutro Wates dekat tambak udang Ds. Ringinrejo Kec. Wates

"Karena tidak ada biaya untuk di kolam renang Donomulyo, korban langsung ingin berenang di sungai Waung, oleh teman temanya diingatkan kalau korban belum bisa berenang, rupanya korban nekat mencebur ke kedung sungai Waung, melihat korban sudah di dalam air saksi (teman- temannya) ingin menolong dengan menyeret tangan korba. Korban berusaha memegang kepala salah satu saksi, dan tangan korban lepas, sehingga korban makin ke tengah kedung tersebut dan para saksi temanya meminta bantuan ke warga setelah dibantu warga korban ditemukan diangkat namun sudah dalam keadaan meninggal dunia," ungkap Iptu Udhiyonò se ijin Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.IK.

Sementara kedalaman air kedung Sungai waung sedalam sekitar 2 meter lebih ďengan arus begitu deras.

Atas kejadian tersebut warga menolong dan mencari keberadaan Korban dan melaporkan ke Polsek Wates. 

Setelah ditemukan warga dan petugas Polsek Wates dan Anggota Koramil Wates korban sudah meninggal dunia.

Dalam olah TKP petugas Polsek Wates dan Babinsa Koramil Wates juga dari Dokter Puskesmas Wates serta dari team Inafis Polres Blitar, pada tubuh korban tidak melihat tanda-tanda kekerasan benda tajam atau benda tumpul dan murni tenggelam.

"Atas permintaan keluarga korban dan disaksikan Kepala Desa Wates pihak keluarga korban, tidak menginginkan di visum et repertum, atas permintaan  keluarga, maka keluarga (Orang tua korban) membuat surat pernyataan tidak menuntut kepada pihak manapun yang diketahui Kepala Desa bermaterai Rp 10.000,- setelah dilakukan pemeriksaan luar tubuh korban, jasad bocah kelas 3 SMP tersebut diserahkan pada keluarganya. Les

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Para produsen tempe di Lumajang, Jawa Timur mengeluh dan menjerit usai harga kedelai melonjak ugal-ugalan yang juga dipicu imbas…