Demi Atasi Pengangguran di Surabaya Wakil Ketua DPRD Surabaya Rayu Perusahaan Luar Negeri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Segala upaya yang dilakukan demi mengatasi pengangguran Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony pun sampai merayu dan melobi perusahaan asing agar memberikan kesempatan angkatan pekerja Surabaya.

AH Thony mengaku sudah  melobi perusahaan-perusahaan luar negri. Hasilnya, perusahan itu siap menerima para pekerja terampil dengan standar gaji di atas rata-rata. "Harus kita targetkan harus entaskan 10.000 pengangguran tahun ini;" tegas AH Thony. 

Saat ini dua perusahaan asing dari Polandia dan Jepang sudah menyanggupi. Bahkan mereka sudah mengirimkan demand letter atau permintaan tenaga kerja langsung kepada pimpinan DPRD ini. Salah satu dari perusahaan di luar negeri itu minta sampai 40 tenaga terampil.

"Cukup berijazah SMK atau SMA dengan usia sampai 40 tahun. Mereka akan bekerja di pabrik di Polandia. Kita masih siapkan yang terbaik untuk warga Surabaya," kata Thony. 

Khusus problem pengangguran ini, Wakil Ketua DPRD Surabaya tersebut percaya penuh dengan Program Pemkot. DPRD juga akan menuangkannya dalam pokok pikiran DPRD dan akan disampaikan kepada wali kota. Pemkot harus menuntaskan problem pengangguran.

Thony menyebut perlunya menciptakan ekosistem kegiatan dalam setiap kluster bidang. Semua bisa direalisasikan. Ada yang berjualan pentol, namun produk ini diambil dari luar kota. Mestinya tidak perlu. 

"Kita siapkan siapa yang menyediakan daging, tepung, hingga siapa yang memproses. Kemudian siapa yang menjualnya. Harus diurai hingga berapa tenaga yang terserap. Maksud saya semua harus terukur," kata Thony.

Seiring berkembangnya teknologi, kebutuhan lapangan kerja sudah banyak tergantikan oleh mesin, elektronik maupun jejaring. Maka harapannya mereka dapat berusaha secara mandiri, dan dimungkinkan terbentuknya kegiatan-kegiatan usaha atau UMKM.

Tapi yang perlu dicatat, usaha atau UMKM yang diciptakan harus mengarah pada kegiatan yang diyakini bisa berjalan. Jangan pelatihan dijalankan dilepas begitu saja. Harus diarahkan dan dihantarkan hingga tuntas. Alq

Berita Terbaru

Jum'at Berkah: Keajaiban Itu Nyata Ada

Jum'at Berkah: Keajaiban Itu Nyata Ada

Jumat, 21 Agu 2026 01:25 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:25 WIB

SURABAYAPAGI.com – TULISAN kali ini, saya mau berbagi pengalaman tentang keajaiban. Ketika pasrah datang, ketika putus asa menyelimuti, hanya sebutir semangat y…

Agnez Mo Bersanding dengan Bintang The Odyssey

Agnez Mo Bersanding dengan Bintang The Odyssey

Jumat, 21 Agu 2026 01:23 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Agnez Mo berhasil mendulang popularitas internasional setelah tampil dalam serial Reacher Season 4. Namanya melambung di sejumlah platform…

Kemenhaj: Dana Umroh RI Per Tahun Rp 90 Triliun

Kemenhaj: Dana Umroh RI Per Tahun Rp 90 Triliun

Jumat, 21 Agu 2026 01:21 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:21 WIB

SURABAYAPAGI.com – WAKIL Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan jemaah umrah di Indonesia setiap tahunnya mencapai 3 juta orang. Satu …

Kemenhaj Kelabakan Urus Dana Haji 14 Juta Riyal Diblokir Pemerintah Arab Saudi

Kemenhaj Kelabakan Urus Dana Haji 14 Juta Riyal Diblokir Pemerintah Arab Saudi

Jumat, 21 Agu 2026 01:19 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:19 WIB

SURABAYAPAGI.com - Dilansir dari laman resmi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan persoalan…

Purbaya, Dikejar Deadline Laporan Profil Hutang Negara

Purbaya, Dikejar Deadline Laporan Profil Hutang Negara

Jumat, 21 Agu 2026 01:17 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa diminta untuk segera melaporkan profil hutang pemerintah pada pelaksanaan APBN 2025. Pasalnya, laporan…

PEJABAT PAJAK TERSANGKA, MENKEU BELA DIRI

PEJABAT PAJAK TERSANGKA, MENKEU BELA DIRI

Jumat, 21 Agu 2026 01:14 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara menanggapi dua pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terseret kasus manipulasi ekspor…