Manfaatkan Daur Ulang Sampah Jadi Pupuk, untuk Cegah Stunting

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rastiti memperlihatkan Komposting-Ting ciptaanya.
Rastiti memperlihatkan Komposting-Ting ciptaanya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Rastiti Puji Pratiwi, seorang siswa Kelas 4A NCP, SD Labschool Unesa 2 di Lidah Wetan, Surabaya mempunyai ide cemerlang untuk membantu menurunkan angka Stunting di Surabaya. Yakni dengan  memanfaatkan daur ulang sampah organik menjadi pupuk, yang disebut Komposting-Ting.

Komposting-Ting adalah kegiatan mengumpulkan dan memilah sampah yang organik dan non organik.

Sampah organik kemudian disimpan dalam wadah yang sudah dimodifikasi, kemudian didiamkan dalam waktu antara 4-6 minggu.  Untuk lebih cepatnya bisa dicampur dengan sampah organik dari kotoran ternak (sapi, kambing, ayam  dan lainnya).

"Hal ini untuk meningkatkan perkembangan mikro organisme  untuk membuat pupuk organik, kemudian disimpan dalam temperatur optimal 30-50°C (hangat). Dalam proses pengomposan, kompos dikatakan sudah jadi apabila warna menjadi kehitaman dan tidak ada bau sampah,"kata Rastiti, Kamis (16/6/2022), dalam presentasinya di acara posyandu, kelurahan Bangkingan, Kecamatan Sumur Welut.

Ia menambahkan, setelah kompos jadi maka siap untuk digunakan sebagai pupuk untuk menanam sayuran pot pot kecil di rumah. Seperti untuk menanam cabai, terong, tomat, ubi, kacang panjang, sawi, daun bawang, kunyit, kemangi, bayam, dan tanaman lainnya, sebagai  sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral untuk dikonsumsi keluarga.

"Komposting-Ting ini juga bisa diterapkan di kantor, atau tempat lain. Program  ini diharapkan bisa bermanfaat untuk Mengolah sampah organik menjadi kompos sebagai campuran media tanaman pangan," ucap Rastiti lagi

Selain di acara posyandu yang dilakukan di beberapa tempat, Rastiti Puji  juga melakukan presentasi kepada masyarakat di rest area jalan tol.

 Rastiti berusaha memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang guna Komposting-Ting dalam membantu menurunkan angka Stunting, terutama untuk ibu-ibu muda.

Dengan gizi yang cukup Stunting bisa dicegah. Stunting atau kondisi gagal pertumbuhan pada anak (pertumbuhan tubuh dan otak) terjadi akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama, sehingga anak lebih pendek atau perawakan lebih pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berpikir. Stunting umumnya disebabkan asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi.

Kegiatan Rastiti Puji Pratiwi ini, juga dalam rangka mengikuti Pemilihan Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup Tahun 2022 tingkat Sekolah Dasar. Acara ini diselenggarakan oleh Tunas Hijau ID dan Pemerintah Kota Surabaya. Tema ini dipilih ananda  Rastiti Puji Pratiwi, disesuaikan dengan hobinya yang suka bercocok tanam. min

Berita Terbaru

Tekan Kecelakaan, Dansubdenpom Gresik Ingatkan Prajurit Disiplin Berkendara

Tekan Kecelakaan, Dansubdenpom Gresik Ingatkan Prajurit Disiplin Berkendara

Rabu, 16 Sep 2026 16:56 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Keselamatan berlalu lintas menjadi perhatian jajaran Kodam V/Brawijaya. Tingginya angka kecelakaan yang melibatkan prajurit menjadi s…

Persiapan Puslatda Dayung, Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto Tinjau Kawasan TBM Mojokerto

Persiapan Puslatda Dayung, Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto Tinjau Kawasan TBM Mojokerto

Rabu, 16 Sep 2026 16:53 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto — Komandan Komando Daerah Angkatan Laut V (Kodaeral V) Laksamana Muda TNI Ali Triswanto melakukan peninjauan lapangan ke lokasi T…

Mulai 1 September, Petani Madiun Harus Tebus Pupuk Sesuai Musim Tanam

Mulai 1 September, Petani Madiun Harus Tebus Pupuk Sesuai Musim Tanam

Rabu, 16 Sep 2026 16:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Mulai 1 September 2026, petani di Kabupaten Madiun tak lagi bisa menebus pupuk bersubsidi kapan saja sesuai jatah di elektronik Ren…

Sukses Panen Raya Padi MT II dengan Harga Tinggi, Masyarakat Truni Siap Laksanakan MT III

Sukses Panen Raya Padi MT II dengan Harga Tinggi, Masyarakat Truni Siap Laksanakan MT III

Rabu, 16 Sep 2026 16:14 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sukses melaksanakan panen raya padi pada Musim Tanam (MT) II dengan produktivitas mencapai 11,3 ton per hektare dan harga gabah…

Update Jumlah Penduduk Surabaya, Komisi A Akan Panggil Dispendukcapil

Update Jumlah Penduduk Surabaya, Komisi A Akan Panggil Dispendukcapil

Rabu, 16 Sep 2026 16:12 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Jumlah penduduk Surabaya dalam pembaruan terbaru berada di kisaran 3 juta jiwa. Guna memastikan kestabilan data tersebut sebagai…

Panen Tembakau Masih Berlangsung, Harga Jual Tembus 50 Ribu

Panen Tembakau Masih Berlangsung, Harga Jual Tembus 50 Ribu

Rabu, 16 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Petani tembakau di Lamongan bisa tersenyum lebar. Saat panen raya kali ini harga jual tembakau cukup tinggi mencapai Rp 50 ribu…