Peranan KPPN Surabaya II Dalam Implementasi Digital Payment-Marketplace

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lukman Asmargandhy
Lukman Asmargandhy

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang kita rasakan hingga saat ini mengubah tatanan hidup masyarakat, khususnya cara kita berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain, termasuk mekanisme transaksi perdagangan. Selama pandemi, transaksi daring meningkat signifikan, didukung dengan adanya kebijakan pemerintah untuk menjaga jarak fisik dan bekerja dari rumah. Tatanan hidup baru ini juga berdampak pada mekanisme kegiatan operasional pada instansi pemerintah, termasuk mekanisme pengadaan barang dan jasa yang kini bisa dilakukan secara daring berkat adanya inovasi Digital Payment-Marketplace.

Digital Payment-Marketplace merupakan suatu sistem aplikasi pembayaran digital yang dikembangkan oleh Kementerian Keuangan dan bank Himbara, di mana aplikasi ini mengintegrasikan satker pengguna APBN, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai penyedia barang/jasa, dan perbankan dalam suatu hubungan timbal balik yang tak terpisahkan. Digital Payment-Marketplace yang di kembangkan oleh bank Himbara ini atara lain adalah DigiPay002 untuk Bank BRI; DigiPay008 untuk Bank Mandiri; dan DigiPay009 untuk Bank BNI.

Dalam rangka perluasan implementasi aplikasi Digital Payment-Marketplace, pada tanggal 10 Juni 2022 Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Surabaya II mengundang bank Himbara di wilayah Kota Surabaya untuk melakukan diskusi dan penguatan kolaborasi. Diskusi difokuskan pada strategi pengembangan sistem DigiPay, dan pembentukan tim pendampingan kepada satuan kerja mitra kerja KPPN Surabaya II, serta melakukan sosialisasi, perekrutan dan pendampingan kepada UMKM binaan agar dapat ikut serta sebagai vendor dalam sistem DigiPay.

Dalam pertemuan tersebut, diketahui masih terdapat beberapa kendala yang perlu segera diselesaikan, antara lain seperti masih minimnya pemahaman satuan kerja terkait proses bisnis DigiPay yang dianggap kompleks karena terdiri atas rangkaian proses mulai dari pemesan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan, Penerima Barang, dan Bendahara. Kendala lain berupa kurangnya kesadaran satuan kerja untuk beralih dari transaksi tunai ke cashless (pembayaran tanpa uang tunai) karena belum terbiasa dengan perubahan yang terjadi. Dalam diskusi tersebut, juga dibahas mengenai beberapa permasalahan teknis seperti ditemukannya rekening vendor yang tidak sama dengan bank payroll, serta Pemanfaatan Cash Management System (CMS) yang belum optimal pada pengguna APBN.

Beberapa manfaat yang didapatkan melalui transaksi di DigiPay antara lain kemudahan dan cepatnya proses pembayaran karena tidak terdapat batasan waktu maupun lokasi untuk melakukan transaksi. Transaksi melalui DigiPay juga berarti turut serta mendukung program pemerintah, yaitu pembayaran tanpa uang tunai (cashless) karena metode pembayaran pada DigiPay terdapat dua pilihan, yaitu transfer CMS atau menggunakan kartu kredit pemerintah. Dua opsi pembayaran ini memberikan keleluasaan dan kenyamanan bagi satuan kerja pengguna APBN dalam melakukan transaksi. Mereka bisa bebas dalam memilih cara pembayaran yang dianggap paling aman serta menguntungkan.

Manfaat lain juga akan turut dirasakan oleh UMKM yang menjadi vendor, karena melalui DigiPay, UMKM dapat membidik konsumen dari institusi pemerintah, sehingga dapat membuka target pasar yang lebih luas untuk berkompetisi dan berpotensi meningkatkan penjualan. Dengan menggunakan mekanisme pembayaran yang disediakan di DigiPay, proses transaksi menjadi lebih ringkas karena dilakukan melalui transfer via aplikasi DigiPay. Selain itu, keamanan data pengguna (user) dan transaksi juga lebih terjamin, sehingga mengurangi risiko kejahatan yang lebih rentan terjadi dalam transaksi tunai. Segala kelebihan dan kemudahan yang ditawarkan DigiPay seharusnya lebih dari cukup untuk mendorong minat UMKM yang mencoba mengembangkan pasar usaha dengan berpartisipasi sebagai vendor di dalamnya.

Disclaimer: Tulisan merupakan pandangan pribadi dan tidak mewakili pandangan organisasi Direktorat Jenderal Perbendaharaan maupun KPPN Surabaya II.

Penulis: Lukman Asmargandhy (Fungsional Pembina Teknis Perbendaharaan Negara pada KPPN Surabaya II)

Berita Terbaru

Eksepsi Kasus Dugaan Penipuan Rp 5 Miliar, Terdakwa Sebut Dakwaan Jaksa Kabur

Eksepsi Kasus Dugaan Penipuan Rp 5 Miliar, Terdakwa Sebut Dakwaan Jaksa Kabur

Senin, 06 Jul 2026 16:49 WIB

Senin, 06 Jul 2026 16:49 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Dua terdakwa perkara dugaan penipuan investasi senilai Rp 5 miliar, Agustin Widyawati dan Ranto Hensa Barlin Sidauruk, mengajukan e…

DPRD Lamongan Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Berikan Rekom Solutif Minta PAD Dioptimalkan

DPRD Lamongan Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Berikan Rekom Solutif Minta PAD Dioptimalkan

Senin, 06 Jul 2026 16:40 WIB

Senin, 06 Jul 2026 16:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Melalui berbagai tahapan rapat maraton, akhirnya DPRD Kabupaten Lamongan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), P…

Tetap Hidup Bersama Panasnya Surabaya, Kisah Teknisi AC Berjuang di Tengah Kondisi Ekonomi Sekarang

Tetap Hidup Bersama Panasnya Surabaya, Kisah Teknisi AC Berjuang di Tengah Kondisi Ekonomi Sekarang

Senin, 06 Jul 2026 16:36 WIB

Senin, 06 Jul 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Cuaca panas yang terjadi surabaya yang menyebabkan banyak masyarakat yang gerah dan merasa kepanasan. Dalam kasus ini alat…

Viral di Media Sosial, Ketua Komisi A DPRD Surabaya Desak Pemkot Usut Dugaan Pungutan RT/RW di Sememi

Viral di Media Sosial, Ketua Komisi A DPRD Surabaya Desak Pemkot Usut Dugaan Pungutan RT/RW di Sememi

Senin, 06 Jul 2026 16:35 WIB

Senin, 06 Jul 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Viral di media sosial dugaan pungutan yang dilakukan RT dan RW di Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, setelah dokumen berisi d…

Edukasi Sejak Dini, Pelindo TPK Kenalkan Sistem Pelabuhan ke Siswa Lewat Program Portground

Edukasi Sejak Dini, Pelindo TPK Kenalkan Sistem Pelabuhan ke Siswa Lewat Program Portground

Senin, 06 Jul 2026 14:54 WIB

Senin, 06 Jul 2026 14:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Pelindo Terminal Petikemas (Pelindo TPK) meluncurkan program edukasi bertajuk Portground untuk mengenalkan dunia kepelabuhanan k…

Tingkatkan Layanan Perbankan bagi ASN, Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan BKD Provinsi Jawa Timur

Tingkatkan Layanan Perbankan bagi ASN, Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan BKD Provinsi Jawa Timur

Senin, 06 Jul 2026 14:47 WIB

Senin, 06 Jul 2026 14:47 WIB

SurabayaPagi, Banyuwangi - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan perbankan yang…