Mini Job Fair 2022 Buka Ribuan Loker, Wali Kota Optimis Kurangi Angka Pengangguran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Ning ita saat meninjau Mini Job Fair 2022 di MPP Gajah Mada Kota Mojokerto. SP/Dwy AS
Wali Kota Ning ita saat meninjau Mini Job Fair 2022 di MPP Gajah Mada Kota Mojokerto. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto -  Pemerintah Kota Mojokerto  menggelar Mini Job Fair 2022 yang diikuti 25 perusahaan dengan total 1587 lowongan kerja (loker) di Pelataran Mal Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada Kota Mojokerto, Selasa (28/6/2022). 

Tak pelak, acara yang digelar sehari ini diserbu oleh ribuan pencari kerja, baik dari dalam maupun luar Kota Mojokerto. 

Saat pembukaan acara oleh Walikota Mojokerto Ika Puspitasari, pelamar yang rata-rata fresh graduate tampak ramai dan berjubel. Sehingga petugas akhirnya memberlakukan sistem buka tutup untuk menghindari penumpukan di stand pameran.

Adapun 25 perusahaan yang terlibat adalah PT Lion Super Indo, PT Topsel Raharja Indonesia, PT Karya Bintang Mandiri, PT Fuji Bijak Prestasi, PT Intidragon Suryatama, FIF Group Mojokerto, CV Bumi Indo, PT Roman Ceramic International, PT Equituworld, Matahari Dept Store, CV Laris Motor.

Berikutnya, PT Istana Mitra Sendany, PT Adira Dinamika Multi Finance, PT Mega Finance, PT Ruang Karya Indonesia, PT Surabaya Autocomo Indonesia, Bank Panin KCU Surabaya Cendana, PT Indomarco Prismatama, PT Nusantara Medika Utama, PT BFI Finance Indonesia TBK, PT BPR Bhapertim Persada, LPK Nagasaki, UT School Jakarta, PT Rifan Financimdo dan IMM Toyota Mojokerto.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengaku terkejut dengan tingginya animo pencari kerja. Ia berharap acara yang sempat vakum lama akibat pandemi ini bisa memicu penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Mojokerto.

"Judulnya mini job fair, tapi ternyata sudah ada 2150 lebih yang hadir di MPP Gajah Mada. Ini benar-benar anugerah yang patut disyukuri," ujarnya.

Ning Ita juga menyebut, banyak perusahaan yang 'megap-megap' akibat pandemi Covid-19, tak sedikit yang mengurangi jumlah tenaga kerjanya atau bahkan gulung tikar. 

"Maka job fair hari ini sangat istimewa, sebab kondisi dunia kerja mulai pulih kembali terbukti dengan banyaknya lowongan kerja yang dibuka," cetusnya.

Kota Mojokerto, lanjut Ning Ita, kini tengah mengalami bonus demografi. Dimana penduduk usia produktif proporsinya melebihi 50 persen dibandingkan dengan penduduk non produktif 

"Menghadapi hal ini, kita harus menyiapkan generasi yang berkualitas, karena jika dimanfaatkan dengan optimal, bonus demografi dapat memacu pertumbuhan ekonomi," pungkasnya.

Untuk itu, Wali Kota berpesan kepada angkatan kerja Kota Mojokerto untuk memanfaatkan kesempatan berharga ini sebaik-baiknya. Ia meminta mereka menunjukkan kemampuan terbaik sesuai dengan bidang dan kemampuan yang dimilikinya.

"Lamarlah di perusahaan yang memang benar-benar sesuai dengan keinginan dan passion kalian. Saya yakin, adik-adik yang hadir disini bisa mendapatkan peluang dan kesempatan yang sama untuk mendapatkan pekerjaan impian masing-masing," pesannya.

Terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono melaporkan Mini Job Fair dalam rangka Hari Jadi Kota Mojokerto ke -104 ini diikuti 

25 perusahaan di berbagai bidang usaha dengan berbagai posisi dan kebutuhan tenaga kerja. Baik untuk lulusan SMA, SMK, D3 hingga S1.

"Total tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 1587 orang. Angka ini diluar prediksi kita, sebab sebelumnya kita hanya menargetkan 500 loker saja," ucapnya.

Masih kata Dodik, pameran bursa kerja juga bertujuan untuk mempercepat proses penempatan tenaga kerja dengan mempertemukan pencari kerja. Karena akibat pandemi Covid-19, banyak tenaga kerja yang terkena PHK. Sehingga acara ini diadakan sebagai upaya untuk mengurangi angka pengangguran terbuka.

"Beberapa tahun ini dunia kerja seakan lesu, tapi Kota Mojokerto semakin bangkit dibawah kepemimpinan Ning Ita. Dan dengan tingginya animo perusahaan untuk berpartisipasi, semoga mengindikasikan ekonomi Kota Mojokerto mulai bangkit," terangnya. Dwi

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…