Muncul Dualisme Kepemimpinan, Kisruh Yayasan PPNI Mojokerto Kian Meruncing

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPD PPNI Kabupaten Mojokerto, Mas'ud Susanto saat mengeluarkan pernyataan sikap terkait kisruh yayasan PPNI. SP/Dwy AS
Ketua DPD PPNI Kabupaten Mojokerto, Mas'ud Susanto saat mengeluarkan pernyataan sikap terkait kisruh yayasan PPNI. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Kisruh yang terjadi di tubuh Yayasan Kesejahteraan warga Perawatan-Perawat Nasional Indonesia (YKWP PPNI) Kabupaten Mojokerto akibat dualisme kepemimpinan yayasan semakin meruncing.

Ini setelah muncul dua AHU yang sama-sama mengklaim sah secara hukum. Yakni AHU tanggal 10 Maret 2022 versi Mas'ud Susanto selaku Ketua DPD PPNI periode 2022 - 2027 dan AHU tanggal 7 Maret 2022 versi Hartadi selaku mantan Ketua DPD PPNI periode sebelumnya.

Tak hanya itu, kubu Mas'ud Susanto juga menuding Hartadi curang dengan merubah sejumlah pasal yang indikasinya menguntungkan posisinya sebagai pembina yayasan. Perubahan tersebut dinilai tidak sah karena dilakukan saat sudah tidak menjabat sebagai Ketua DPD PPNI Kabupaten Mojokerto.

"Kalau dirubah saat masih menjabat itu diperbolehkan, tapi kalau dilakukan setelah habis masa jabatannya itu tidak dibenarkan. Apalagi AHU itu didaftarkan melalui notaris di Kabupaten Jember. Ini ada apa kok sampai jauh-jauh ke Jember padahal di Mojokerto juga banyak notaris," curiganya.

Mas'ud menandaskan, dua pasal yang diubah Hartadi tersebut adalah pasal krusial. Karena menyangkut penentuan kepengurusan YKWP PPNI Kabupaten Mojokerto yang menaungi Stikes Bina PPNI Mojokerto.

"Sesuai aturan yang berlaku, seharusnya pengurus harian DPD PPNI Kabupaten Mojokerto otomatis menjadi pembina yayasan. Namun itu tidak berlaku jika menggunakan AHU versi Hartadi. Karena pasal tersebut dicoret dan diganti pasal baru yang hanya menyebutkan masa berlaku kepengurusan selama lima tahun dan bisa dipilih kembali," ujarnya saat jumpa pers, Selasa (12/7/2022) siang.

Masih kata Mas'ud, sejatinya ia sangat menyayangkan terkait konflik internal yayasan ini. Karena itu merugikan nama baik yayasan serta merugikan mahasiswa yang menimba ilmu di kampus tersebut.

"Kita menempuh langkah mediasi untuk menyelesaikan konflik. Agar permasalahan ini tidak berlarut-larut dan masuk ke meja hukum. Karena jika begini terus, akan mencederai citra Stikes Bina PPNI," pungkasnya. 

Sebelumnya, sejumlah mahasiswa Stikes PPNI juga melakukan unjuk rasa. Mereka berkumpul dengan membawa spanduk dan berorasi menyuarakan tuntutannya. Salah satunya adalah menuntut konflik internal YKWP PPNI Kabupaten Mojokerto yang menaungi Stikes Bina PPNI Mojokerto segera diselesaikan.

Luapan tuntutan mereka juga dituliskan melalui sejumlah banner yang mereka bentangkan saat demo. Di antara tulisannya yakni, ‘Karyawan dan Mahasiswa Menolak M.H Hartadi, S.Kep, ST, M.Mkes dengan segala intervensinya’.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Stikes Bina Sehat, Yusri mengatakan, pergantian Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PPNI sudah dilakukan dalam Musyawarah Daerah (Daerah) VIII pada bulan Februari 2022. 

Dalam Musda tersebut Mus’ud Susanto terpilih sebagai ketua DPD PPNI Kabupaten Mojokerto menggantikan Hartadi.

Dengan terpilihnya Mas’ud Susanto sebagai ketua DPD PPNI Kabupaten secara otomatis menjadi ketua YKWP PPNI Kabupaten Mojokerto juga.

Namun, menurut Yusri, Hartadi tidak mengakui kemenangan Mas’ud Susanto. Ia dianggap masih mencoba mengintervensi sistem kepengurusan di dalam kampus Stike Bina Sihat PPNI Kabupaten Mojokerto.

Intervensi yang dilakukan Hartadi itu pun mendapat penolakan dari seluruh civitas akademika kampus tersebut. Dwi

Berita Terbaru

BSI Catat 24,3 Juta Nasabah, Laba Semester I 2026 Tumbuh 11 Persen

BSI Catat 24,3 Juta Nasabah, Laba Semester I 2026 Tumbuh 11 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 20:48 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 20:48 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat pertumbuhan bisnis pada Semester I 2026, ditopang peningkatan jumlah nasabah, penghimpunan …

Bulog Bojonegoro Salurkan Bantuan Beras untuk 640 Ribu Penerima di Tiga Kabupaten

Bulog Bojonegoro Salurkan Bantuan Beras untuk 640 Ribu Penerima di Tiga Kabupaten

Jumat, 21 Agu 2026 19:12 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 19:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro mulai menyalurkan Program Bantuan Pangan (Banpang) tahap II untuk alokasi Juli, Agustus, dan…

Hadir sebagai Saksi Meringankan Thariq, ADS Ungkap Pengerjaan Sejumlah Bangunan Milik Maidi

Hadir sebagai Saksi Meringankan Thariq, ADS Ungkap Pengerjaan Sejumlah Bangunan Milik Maidi

Jumat, 21 Agu 2026 16:44 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 16:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Kesaksian salah satu staff Pemkot Madiun berinisial ADS yang dihadirkan untuk meringankan terdakwa Thariq Megah justru mengungkap f…

Penjualan Mobil Jatim Capai 25.228 Unit, GIIAS Surabaya 2026 Bidik Pasar Otomotif Jawa Timur

Penjualan Mobil Jatim Capai 25.228 Unit, GIIAS Surabaya 2026 Bidik Pasar Otomotif Jawa Timur

Jumat, 21 Agu 2026 15:28 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 15:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Jawa Timur kembali menjadi salah satu pasar penting industri otomotif nasional. Hingga April 2026, penjualan mobil di provinsi ini m…

Kerja Sama Dindik Jatim dengan HGI Disorot, Afiliasi Korporasi hingga Jejak Higgs Domino Jadi Pertanyaan

Kerja Sama Dindik Jatim dengan HGI Disorot, Afiliasi Korporasi hingga Jejak Higgs Domino Jadi Pertanyaan

Jumat, 21 Agu 2026 11:25 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 11:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kerja sama Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur dengan HGI Research Centre dan BOKE Technology di bidang pendidikan, kecerdasan buatan …

Walikota Mojokerto Ning Ita Raih Penghargaan Koperasi Awards 2026

Walikota Mojokerto Ning Ita Raih Penghargaan Koperasi Awards 2026

Jumat, 21 Agu 2026 09:02 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 09:02 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto -  Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menerima penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dalam ajang Koperasi Award 2026 di …