Achmad Rifai Terseret Kasus Hasan Aminuddin, Nasdem Ogah Intervensi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hasan Aminuddin, politisi Nasdem yang juga mantan Bupati Probolinggo saat diserahkan ke Rumah Tahanan Kelas 1 Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, Kamis (14/7/2022).
Hasan Aminuddin, politisi Nasdem yang juga mantan Bupati Probolinggo saat diserahkan ke Rumah Tahanan Kelas 1 Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, Kamis (14/7/2022).

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Dugaan pencucian uang yang menyeret dua kadernya, Hasan Aminuddin dan Achmad Rifai, menggelitik jajaran Nasdem Jawa Timur untuk bereaksi.

Kepada Surabaya Pagi, Wakil Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Timur Bidang Media dan Komuniikasi Publik, Vinsensius Awey, mengatakan, jika ada kadernya yang terlibat kasus hukum, khususnya korupsi, pihaknya pasrah pada proses hukum agar berjalan sebagaimana mestinya.

"Ini negara hukum, tentu kami sebagai warga negara yang baik, taat dan patuh pada apapun keputusan yang mengikat nantinya, tanpa ada intervensi apapun dari partai," tegas Awey, Kamis (14/7/2022).

Mantan anggota DPRD Surabaya ini menambahkan, semua caleg dan cakada yang maju dari partai Nasdem telah menanda tangani pakta integritas untuk tidak terlibat korupsi. "Dan apabila terlibat maka bersedia mengundurkan diri dari partai nasdem dan atau diberhentikan,"tukas pria yang dikenal ramah pada wartawan ini.

Diketahui, Ketua DPD Nasdem Probolinggo, Ahmad Rifai diduga menyimpan sebagian harta Hasan Aminuddin dan Puput Tanriana. Hal ini diketahui dari beredarnya bilyet deposito di Bank BNI atas nama Ahmad Rifai senilai Rp 1,5 miliar. Diduga, uang tersebut milik pasutri Hasan-Tantri.

Hingga saat ini, KPK sudah menyita aset senilai Rp 50 miliar milik Hasan dan Tantri. "Dalam perkara dugaan TPPU atas nama PTS (Puput Tantriana Sari) dan kawan-kawan, sejauh ini tim penyidik KPK telah melakukan penyitaan berbagai tanah dan bangunan serta aset nilai ekonomis lainnya, dengan jumlah seluruhnya senilai sekitar Rp50 miliar," katanya Jubir KPK, Ali Fikri pada Surabaya Pagi.

 

Dipindah ke Medaeng

Terpisah, Rutan Kelas I Surabaya menerima pelimpahan tahanan dari Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (14/7). Tahanan itu tak lain adalah Hasan Aminuddin. Mantan Bupati Probolinggo dua periode itu, langsung dimasukkan blok isolasi mandiri di rutan yang dipimpin Wahyu Hendrajati Setyo Nugroho itu. “Sudah diterima tadi sekitar pukul 10.00 WIB,” ujar Kakanwil Kemenkumham Jatim Zaeroji, Kamis (14/7/2022) siang.

Menurut Zaeroji, Hasan diserahkan langsung oleh Jaksa KPK Arif Suhermanto. Dan diterima langsung petugas registrasi rutan yang terletak di Desa Medaeng itu.

Ia menambahkan, Hasan dilimpahkan dari Rumah Tahanan Negara Klas I Jakarta Timur Cabang Rutan KPK. Pelimpahannya tetap ke rutan, tepatnya Rutan Surabaya karena statusnya masih sebagai tahanan. “Karena masih ada upaya banding, statusnya masih sebagai tahanan A4 atau tahanan pengadilan tinggi,” imbuh Zaeroji.

Sementara itu, Hendrajati menyebutkan bahwa penitipan ini bersifat sementara. Kendati demikian, Hendrajati menegaskan bahwa Hasan harus mengikuti SOP yang berlaku. Setelah diperiksa oleh petugas kesehatan, Hasan langsung dimasukkan ke blok isolasi mandiri selama minimal tujuh hari ke depan.

Hendrajati tidak bisa memastikan sampai kapan Hasan di Rutan Surabaya. Namun, Hasan akan dipindah jika sudah ada putusan dari pengadilan dan tidak ada upaya hukum lagi. “Jika sudah tidak ada upaya hukum lanjutan, HA akan dipindah ke lapas, kemungkinan yang dekat dengan domisilinya,” terang Hendrajati. min/sg

Berita Terbaru

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sebanyak 43 bangunan tanpa izin yang berada di Dusun Semambung, Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, ditertibkan m…

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mendukung penuh pengembangan cabang olahraga (cabor) Woodball di wilayahnya. Olahraga…

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Komitmen memperkuat peran masyarakat terus diwujudkan Pemerintah Kota Mojokerto melalui penyaluran dana hibah tahun anggaran 2026…

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – KPK kembali menggeledah pejabat di Kota Madiun. Kali ini rumah Dirut Perumda Air Minum Tirta Taman Sari, Suyoto, jadi sasaran, …

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI, Madiun- ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan rangkaian penggeledahan di wilayah Kota Madiun. Kali ini, tim penyidik KPK m…

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini viral, dimana salah satu halaman rumah warga di Jalan Ahmad Yani, Magetan, tepatnya di kawasan belakang Apotek…