Cacar Monyet Berstatus Darurat, Profesor Zubairi Bagi Cara Cegah Penularan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penyakit Cacar Monyet Berstatus Darurat
Penyakit Cacar Monyet Berstatus Darurat

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus menetapkan cacar monyet sebagai kondisi kesehatan darutat atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) pada pertemuan yang diadakan pada hari Kamis, (21/7/22) untuk mengantisipasi akan terjadinya pandemi

Menanggapi hal itu Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Profesor Zubairi Djurban mengatakan Indonesia harus siaga terhadap kasus cacar monyet yang terus bertambah.

Menurutnya, Indonesia harus segera mempersiapkan strategi untuk mitigasi untuk mencegah penularan cacar monyet.

"Menyusul pernyataan WHO bahwa wabah cacar monyet atau monkeypox sebagai darurat kesehatan global, maka Indonesia perlu siap siaga," tulisnya melalui akun twitter pribadinya, Sabtu (23/7/2022).

"Sangat penting untuk mengonsolidasikan strategi mitigasi di berbagai tingkatan karena lebih 16 ribu kasus telah menyebar di 75 negara saat ini. Waspada," sambung Profesor Zubairi.

Bedasarkan sumber laman Mayo Clinic, cacar monyet atau monkeypox merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus monkeypox. Biasanya penyakit ini menyerang hewan pengerat maupun permata seperti tikus dan monyet.

Cacar monyet pertama kali muncul di Afrika pada 1970-an. Setelah bertahun-tahun mereda, pada awal Mei 2022, virus ini kembali dilaporkan. Pada bulan lalu, ada 47 negara yang melapor adanya kasus cacar monyet. Namun kini, total kasus mencapai 16.000 yang tersebar di 75 negara di dunia. Setelah satu bulan melakukan penilaian, WHO akhirnya memutuskan untuk menetapkan status cacar monyet darurat kesehatan.

Gejala terinfeksi cacar monyet ada beberapa diantaranya demam, sakit kepala, sakit otot dan punggung, kelelahan, pembengkakan kelenjar getah bening, panas dingin, dan ruam seperti jerawat atau lepuh yang muncul di wajah, di dalam mulut, dan di bagian tubuh lainnya, seperti tangan, kaki, dada, alat kelamin, atau anus.

Penularan virus cacar monyet sendiri karena adanya kontak dekat dengan hewan maupun orang yang terinfeksi. Selain itu, memegang bahan-bahan seperti selimut juga bisa menjadi penyebab penularan pada seseorang. Penularan cacar monyet sendiri terjadi sekitar 5 hingga 21 hari.

Menanggapi cacar monyet yang berstatus darurat, Prof Zubairi membagikan tips untuk mencegah penularannya mulai dari hindari kontak dari kulit ke kulit terhadap orang dengan cacar monyet, jangan sentuh korengnya, jangan sentuh tempat tidur, handuk, & pakaiannya, jangan cium, peluk, & seks dengan suspek atau orang yang positif terinfeksi virus cacar monyet, jangan berbagi peralatan makan & minum dengan yang terinfeksi, serta sering mencuci tangan dengan sabun.

WHO juga meminta negara-negara di dunia memperkuat karantina dan tindakan kesehatan lainnya dengan tujuan menekan penyebaran virus cacar monyet. jk

Berita Terbaru

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…

Evaluasi Satgas MBG Ponorogo, IPAL dan SDM Jadi Catatan

Evaluasi Satgas MBG Ponorogo, IPAL dan SDM Jadi Catatan

Kamis, 24 Sep 2026 15:43 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, memimpin langsung rapat evaluasi penting terkait percepatan pembangunan dapur…