Jadwal Dianggap Terlalu Malam, Ribuan Bonek akan Demo Kantor Indosiar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Supporter Persebaya Surabaya, Bonek
Supporter Persebaya Surabaya, Bonek

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ribuan massa suporter Persebaya Surabaya atau yang biasa disebut Bonek akan menggeruduk salah stasiun TV yang menyiarkan pertandingan Liga 1, Selasa (9/8/2022) hari ini. Bonek bakal menuntut perubahan jadwal tayangan pertandingan Persebaya yang dirasa terlalu larut malam, yakni pukul 20.30 WIB.

 "Insya Allah benar (akan melakukan demo). Sebetulnya yang kayak begitu (protes) seharusnya bukan hanya Bonek, tapi semua kepentingan bola tergerak, bukan hanya Bonek dan Persebaya. Kick off jam malam itu tidak sehat, bukan hanya fisik pemain, tetapi semua hal termasuk klub dan suporter," kata salah satu perwakilan Bonek, Husain Ghozali atau Cak Cong, Minggu (7/8/2022).  

"Sampai saat ini belum ada perubahan jadwal Persebaya, makanya kami lakukan protes," tambah Cak Cong. 

Cak Cong menyebut tuntutan dalam aksi mereka yaitu mengembalikan jadwal tayangan ke jam mormal.  

"Enggak muluk-muluk lah. Tuntutannya kembalikan ke jam normal lah. Paling jam 18.30 WIB, jam kedua itu bagus. Jangan terlalu larut malam," tuturnya.

 Sekitar 5000 orang Bonek akan menggegruduk kantor PT Indosiar Surabaya Televisi (EMTEK Group) yang beralamatkan Jalan Bumi Indah Nomor 50 Tandes. Mereka berpendapat bahwa laga digelar di jam tersebut hanya untuk kepentingan pemegang hak siar, EMTEK Group, yaitu Indosiar.

 Rencana aksi tersebut juga terdapat dalam unggahan akun instagram fanbase Persebaya Surabaya @surabayafans.27. Aksi ini akan dilangsungkan dari titik kumpul utama bundaran Margomulyo, Surabaya sejak pukul 11.00 WIB.

 "ATTENTION !! Bonek akan gruduk kantor Indosiar di Surabaya, permulaan aksi dimulai besok siang. Demi sebuah perubahan untuk jadwal kick off Liga 1 agar tidak terlalu malam. Titik kumpul bundaran Margomulyo jam 11 siang. RAPATKAN BARISAN, WANI!" tulis akun fanbase Persebaya itu.

 Berbagai dampak negatif bisa terjadi pada berbagai aspek seperti sisi kerawanan, kesehatan pemain, sepak bola menjadi tidak ramah anak, juga pemasukan tim turun akibat minimnya suporter yang nribun di jam tersebut karena pertimbangan kesibukan lain, bidang pekerjaan maupun pendidikan.

 Pendapatan tim ikut terdampak dimana  laga pertama Persebaya melawan Persita di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Senin (1/8) tak begitu banyak dihadiri suporter lantaran para suporter enggan untuk menyaksikan laga yang terlalu malam..

 "Laga pertama enggak ramai itu kerugian buat Persebaya," ujarnya.

 Dengan berubahnya jadwal ke jam normal diharapkan semua kalangan Bonek bisa memberikan dukungan maksimal untuk Persebaya yang sedang berjuang didalam lapangan.

 "Sehingga tidak harus ada yang dikorbankan saat dukung Persebaya," pungkasnya.

Sebelumnya manajemen Persebaya Surabaya sudah melayangkan protes pada PT LIB selaku operator kompetisi, tapi dianggap angin lalu. sb

 

Berita Terbaru

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho, S.E, yang juga politisi PDI Perjuangan ini, berjibaku menggerakkan kaum…

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Admin Toko Keramik Mojokerto Terancam 2 tahun Kurungan

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Admin Toko Keramik Mojokerto Terancam 2 tahun Kurungan

Kamis, 05 Feb 2026 15:15 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:15 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Sidang putusan kasus dugaan penggelapan dengan terdakwa Laili Dwi Anggraini Binti M. Amanu di Pengadilan Negeri Mojokerto ditunda…

Kapolres Gresik Pimpin Pembagian Helm Gratis dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kapolres Gresik Pimpin Pembagian Helm Gratis dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kamis, 05 Feb 2026 14:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI, Gresik – Upaya Polres Gresik dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas kembali diwujudkan melalui kegiatan simpatik di hari kedua pelaksanaan …

MPR RI Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Kemandirian Fiskal dan Pembiayaan Pembangunan

MPR RI Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Kemandirian Fiskal dan Pembiayaan Pembangunan

Kamis, 05 Feb 2026 14:01 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 14:01 WIB

Surabaya – Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menggelar Sarasehan Kebangsaan bertema “Obligasi Daerah sebagai Salah Satu Alternatif Pem…

Pembangunan KDKMP Tercepat Nasional, Dandim Lamongan Paparkan Keberhasilannya di Hadapan Presiden dan Petinggi TNI

Pembangunan KDKMP Tercepat Nasional, Dandim Lamongan Paparkan Keberhasilannya di Hadapan Presiden dan Petinggi TNI

Rabu, 04 Feb 2026 19:11 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, terpilih mewakili Kodam V/Brawijaya, mendapatkan penghormatan…

Ini 5 Alasan Mengapa Spek iPhone 16 Pro Max Masih Sangat "Future-Proof" Hingga 5 Tahun ke Depan

Ini 5 Alasan Mengapa Spek iPhone 16 Pro Max Masih Sangat "Future-Proof" Hingga 5 Tahun ke Depan

Rabu, 04 Feb 2026 18:44 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi.com :  Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk memiliki iPhone terbaru, mengetahui harga iphone 16 pro max serta spesifikasinya sangat penting. …