Operasional Kopkar Makna Gotro dihambat Petinggi Gudang Garam Waru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengurus Koperasi Karyawan Makno Gotro milik Gudang Garam cabang Waru saat menceritakan kronologis di perusahaanya.
Pengurus Koperasi Karyawan Makno Gotro milik Gudang Garam cabang Waru saat menceritakan kronologis di perusahaanya.

i

Surabaya, Surabayapagi.com - Pimpinan Manajemen Direktorat Grafika Waru, PT. Gudang Garam, Tbk., dilaporkan pengurus Koperasi Karyawan "Makna Gotro" telah menghambat operasional. Sehingga mengakibatkan Kopkar yang berdiri sejak tahun 80 an ini berhenti .

Syaiful Bahri, Ketua Kopkar Makna Gotro yang berafiliasi di dalam areal PT Gudang Garam Waru menyebut memiliki,  anggota koperasi 600 dari 700 karyawan menjadi anggota koperasi. Namun karena adanya indikasi dan dugaan tekanan dari pimpinan manajemen perusahaan gudang garam di Waru," kata Syaiful, Selasa 30/8/2022.

Syaiful mengatakan, beberapa pengurus koperasi sampai di pindah tugaskan sampai menjadi tukang sapu oleh manajemen perusahaan. Dengan tujuan supaya segera mengundurkan diri dari perusahaan. "Satrio yang melawan dalam RALB itu didesak oleh manajemen untuk mundur dari karyawan Bahkan keluarganya yang juga karyawan di Direktorat Grafika GG Waru ikut mundur, karena didesak mengundurkan diri," ujar Syaiful.  

Sementara Satrio Wicaksono, Bendahara Kopkar menambahkan, akhir-akhir ini  ada indikasi tekanan dari oknum perusahaan untuk menguasai manajemen koperasi ini. Dimulai dengan adanya upaya oknum pimpinan manajemen mengorganisir Rapat Anggota Luar Biasa, 19 November 2021 yang gagal karena memang tidak sesuai prosedur, sedangkan dalam RAT (Rapat Akhir Tahun) Luar Biasa yang menghadirkan  Dinas Koperasi Sidoarjo. Sehingga, menurut Satrio, RALB itu juga tidak bisa mengambil keputusan dan mengesahkan RAT tahun buku 2021. "Bahkan pengurus Kopkar melakukan pengaduan masyarakat ke Polresta Sidoarjo terkait dugaan memberikan keterangan palsu dalam surat sebagai dasar RAT LB," ungkapnya. 

Selain itu, rekening Koperasi yang digunakan untuk pembayaran simpan pinjam anggota secara sepihak dialihkan ke Bank Mandiri. "Sehingga koperasi tidak bisa beroperasi dan semua pembayaran simpan pinjam macet," ungkapnya.

 

Sarjono Amsan, Sekretaris Umum Induk Koperasi Karyawan Pusat yang hadir dalam RA yang digelar Kopkar menilai bahwa semua pihak harus turun menyelesaikan persoalan ini. Dinas Koperasi dan Dinas Ketenagakerjaan harus memfasilitasi. "Apalagi korbannya sudah banyak," ujar Sarjono. Dari anggota koperasi saja sudah 60 orang yang keluar.

Karena persoalan ini, banyak karyawan yang terancam kehilangan mata pencaharian. "Ini sudah menyangkut kemanusiaan," ujarnya. Kalau laporan karyawan tadi benar, maka ada problema yang menyangkut kesewenang-wenangan dan bisa merusak tatanan hubungan industrial yang baik selama ini. rko

Tag :

Berita Terbaru

Alami Luka Berat, Seorang Wanita Srudug Truk Tebu saat Parkir di Jalan Raya Binangun

Alami Luka Berat, Seorang Wanita Srudug Truk Tebu saat Parkir di Jalan Raya Binangun

Senin, 13 Jul 2026 14:20 WIB

Senin, 13 Jul 2026 14:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Peristiwa kecelakaan ( Laka Lantas) antara truck pengangkut  tebu yang sedang antri masuk di area PG RMI karena musim giling, dengan …

Pelaksanaan MPLS, Polsek Talun Polres Blitar beri Edukasi pada SMA Darul Falah Bertema Police Goes To School

Pelaksanaan MPLS, Polsek Talun Polres Blitar beri Edukasi pada SMA Darul Falah Bertema Police Goes To School

Senin, 13 Jul 2026 14:19 WIB

Senin, 13 Jul 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Polsek Talun Polres Blitar melaksanakan kegiatan Police Goes To School di…

Lewat Sertifikasi Halal, Pemkab Malang Komitmen Perkuat Daya Saing UMKM

Lewat Sertifikasi Halal, Pemkab Malang Komitmen Perkuat Daya Saing UMKM

Senin, 13 Jul 2026 13:18 WIB

Senin, 13 Jul 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai langkah strategis dalam memperkuat daya saing sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Ratusan Warga Berburu Ikan ‘Mabuk’ saat Fenomena Musiman Koyo di Ranu Klakah

Ratusan Warga Berburu Ikan ‘Mabuk’ saat Fenomena Musiman Koyo di Ranu Klakah

Senin, 13 Jul 2026 13:11 WIB

Senin, 13 Jul 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menyambut fenomena musiman "Koyo" atau ikan mabuk, kian ditunggu-tunggu ratusan warga yang mulai memadati Danau Ranu Klakah,…

Musim Kemarau, Pemkab Lumajang Tetapkan Status Tanggap Darurat Kekeringan

Musim Kemarau, Pemkab Lumajang Tetapkan Status Tanggap Darurat Kekeringan

Senin, 13 Jul 2026 13:06 WIB

Senin, 13 Jul 2026 13:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai upaya mempercepat penanganan dampak musim kemarau yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Targetkan Tuntas Tiga Tahun, Pemkab Lumajang Prioritaskan Perbaikan Jalan Rusak

Targetkan Tuntas Tiga Tahun, Pemkab Lumajang Prioritaskan Perbaikan Jalan Rusak

Senin, 13 Jul 2026 13:00 WIB

Senin, 13 Jul 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Demi menunjang mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah dan aman, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mulai menargetkan…