5 Pelatih Klub Dipecat, Aji Santoso Nilai Kompetisi Liga 1 Paling Kejam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso
Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso buka suara mengenai maraknya pemecatan pelatih di Liga 1 2022-2023. Aji menilai kompetisi persaingan di Liga 1 2022-2023 Indonesia sangat keras, baik secara tim hingga di kursi pelatih.

Kompetisi Liga 1 2022-2023 baru berjalan tujuh pekan dari total 34 pekan, namun sudah ada lima nama pelatih yang harus resmi out dari klub.

Nama - nama tersebut yakni Dejan Antonic (Barito Putera), Sergio Alexander (PSIS Semarang), Jacksen F Tiago (Persis Solo), Javier Roca (Persik Kediri), paling awal Robert Rene Albert (Persib Bandung). Kelima tersebut harus kehilangan pekerjaannya lantaran gagal mengangkat ekspektasi tim yang diasuhnya.

Pelatih asal Malang itu menyebut Liga 1 merupakan salah satu kompetisi paling ketat dan kejam dengan tekanan tinggi dari supporter jika dibandingkan dengan negara – negara lainnya.

"Memang kalau kita melihat berita-berita kompetisi dimana-mana selain di Indonesia, memang jujur kompetisi di Indonesia ini paling kejam menurut saya," kata Aji Santoso dalam konferensi pers, Kamis (1/9/2022).

Aji menilai tingginya tekanan dari suporter agar tim terus meraih hasil positif wajar saja terjadi di dunia sepak bola. Maraknya kasus pemecatan tersebut dimata Aji harusnya jadi pelecut bagi setiap pelatih untuk meningkatkan prestasi.

"Tetapi itu menurut saya satu kewajaran, artinya seorang pelatih itu dituntut untuk berprestasi," ujar Aji.

Pelatih berlisensi AFC Pro itu menambahkan, pemecatan kepada seorang pelatih sudah berdasarkan hasil evaluasi pihak manajemen klub.

"Dipecat dan tidaknya itu satu yang menentukan manajemen, bukan yang lain. Harus berpikir mempertimbangkan baik buruknya, untung ruginya memecat seorang pelatih," tutur Aji.

Terkait kejamnya persaingan kursi kepelatihan, Aji Santoso berpendapat sudah seharusnya pemilihan pemain dan teknis semuanya benar-benar diserahkan pada pelatih, sehingga ketika tim meraih hasil buruk, pelatih mampu bertanggung jawab.

"Bukan umpamanya ada tim yang perekrutan pemain bukan dari pelatih, keputusan pemain bukan dari pelatih, itu bunuh diri namanya," pungkas Aji.

Mantan pemain Persebaya dan Timnas Indonesia itu mengaku siap menghadapi segala resiko sebagai seorang pelatih.

"Saya sangat siap dengan resiko apapun,” ucap Aji. sb

Berita Terbaru

PWU Perkuat Kinerja Lewat Optimalisasi Aset dan Efisiensi Operasional

PWU Perkuat Kinerja Lewat Optimalisasi Aset dan Efisiensi Operasional

Selasa, 17 Mar 2026 19:15 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 19:15 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Panca Wira Usaha (PWU) menargetkan optimalisasi aset sebagai fokus utama pada 2026 guna meningkatkan k…

Salah Sasaran Kritik, Pensiunan Satpol PP Gresik Klarifikasi dan Sampaikan Permintaan Maaf kepada Kadishub Khusaini

Salah Sasaran Kritik, Pensiunan Satpol PP Gresik Klarifikasi dan Sampaikan Permintaan Maaf kepada Kadishub Khusaini

Selasa, 17 Mar 2026 14:51 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 14:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Polemik video kritik terkait banjir di Terminal Bunder yang sempat ramai di media sosial akhirnya berujung klarifikasi. Muhammad A…

Siap Meluncur di Pasar Eropa, Yamaha Tricity 300 Kini Dilengkapi Sistem Keamanan 'Airbag'

Siap Meluncur di Pasar Eropa, Yamaha Tricity 300 Kini Dilengkapi Sistem Keamanan 'Airbag'

Selasa, 17 Mar 2026 14:14 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Yamaha, pabrikan otomotif ternama asal Jepang kini baru saja meluncurkan model teranyarnya Yamaha ‘Tricity 300’ yang bekerja sama de…

Kapolres Gresik Tinjau Pasar Jelang Lebaran, Pastikan Stok Bahan Pokok Terkendali

Kapolres Gresik Tinjau Pasar Jelang Lebaran, Pastikan Stok Bahan Pokok Terkendali

Selasa, 17 Mar 2026 14:02 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 14:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah p…

Gegara Ngaku Cucu Menteri, BGN Hentikan Sementara 2 Dapur MBG di Ponorogo

Gegara Ngaku Cucu Menteri, BGN Hentikan Sementara 2 Dapur MBG di Ponorogo

Selasa, 17 Mar 2026 13:52 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 13:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini, Badan Gizi Nasional (BGN) merilis penghentian sementara dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan…

Sambut Malam 27 Ramadhan, Tradisi Unik ‘Bi-Bi’ Berebut Jajan-Angpau di Probolinggo Tampak Meriah

Sambut Malam 27 Ramadhan, Tradisi Unik ‘Bi-Bi’ Berebut Jajan-Angpau di Probolinggo Tampak Meriah

Selasa, 17 Mar 2026 13:41 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 13:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka menyambut malam ke-27 Ramadhan, Warga Kota Probolinggo, memiliki tradisi unik yang dikenal dengan sebutan Bi-Bi-Bi…