Main di Kandang Persela Tumbang, Minimnya Pengalaman Jadi Alasan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Fahri Husaini dan pemainnya saat Press Conference usai pertandingan.. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN
Fahri Husaini dan pemainnya saat Press Conference usai pertandingan.. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Main di kandang sendiri, Persela harus rela dipecundangi tim lawan Persikab Bandung dengan sekor akhir 2-3, dalam lanjutan Kompetisi Liga 2 group B di stadion Surajaya Lamongan, Minggu malam (4/9/2022).

Kekalahan Persela kali ini menjadi yang kedua, setelah sebelumnya Persela juga kalah dari FC Bekasi City 2-1 saat berlaga di Stadion Patriot Bekasi beberapa hari yang lalu. Atas hasil buruk ini tim kebanggaan arek-arek Lamongan ini harus rela berada di juru kunci klasemen Liga 2 di grub B tanpa poin sama sekali.

Kekalahan Persela memang sudah dirasakan pada laga awal. Nyaris sepanjang 45 menit babak pertama tim asuhan Fahri Husaini tidak berdaya saat meladeni pemain Persikab Bandung. Para pemain Persela kerap melakukan kesalahan dan pembiaran saat pemain Persikab Bandung menusuk jantung pertahanan.

Gempuran yang dilakukan oleh Malik Prayitno dkk ke jantung pertahanan Persela akhirnya menuai hasil. Umpan satu dua yang diperagakan oleh pemain Persikab mampu membuahkan hasil. Dua gol dilesatkan oleh Malik Prayitno menit 31 dan Agus Santoso pada menit ke-35 menunjukkan lemahnya koordinasi dan pertahanan Persela.

Melihat kenyataan ini, Persela mencoba bangkit untuk tampil agresif dan merangsek ke jantung pertahanan Persikab. Sayangnya, pergerakan Zulham Zamrun bersama rekan-rekannya berhasil dihalau oleh lini pertahanan Persikab.Hingga turun minum sekor tidak berubah untuk keunggulan tim tamu Persikab Bandung.

Dibabak kedua, Zulham dkk berupaya bangkit untuk mengejar ketertinggalan. Skema serangan dan taktik pelatih mulai jalan. Serangan demi serangan terus dilakukan oleh para pemain Persela. Koordinasi antar lini pemainpun sudah mulai kelihatan. Hanya saja gempuran pemain Persela tak mampu menggoyahkan pertahanan tim lawan yang digawangi oleh Imam Arief.

Petaka pun kembali datang. Ke enakan menyerang gawang Persela kembali bobol. Berawal dari skema serangan balik, Muhamad Faisol Yunus yang merangsek ke box penalty pun berhasil mengocek barisan belakang Persela dan mengoyak jala gawang tuan rumah pada menit 77. Skor berubah menjadi 0-3.

Tak ingin dipermalukan di depan supporter sendiri, perjuangan Persela akhirnya baru terbayar pada menit ke 90+3 lewat pemainnya, Akbar. Lalu dengan tertatih-tatih, Persela kembali memperkecil ketertinggalanya di menit 90+5, melalui sepakan sang Kapten Zulham Zamrun dari titik putih.

Hingga peluit panjang wasit ditiup, tak ada gol tambahan yang tercipta, skor 2-3 bertahan hingga akhir. Persela harus mengakui keperkasaan anak asuh Stefan Rullin Keeltjes. 

Pelatih Persela Lamongan Fahri Husaini harus mengakui kalau Persikab Bandung layak menang dalam laga ini. Tim asal Bandung ini kata Fahri adalah tim yang terbaik di Liga 2. Permainan mereka sudah terkoordinasi dengan baik, apalagi mayoritas pemain nya adalah muda dan berasal dari tim PON, sehingga mereka sudah saling mengenal dan ada chemistry.

"Saya ucapkan selamat kepada Persikab Bandung yang sudah memenangi laga ini, tim ini terbaik di liga 2 sehingga mereka layak menang, karena pemainnya sudah saling mengenal, apalagi Persikab timnya sudah terbentuk lama, kalau kami baru dua bulan," kilah Fahri dalam Press Conference usai pertandingan.

Kekalahan ini juga kata Fahri, pemainnya terlalu membiarkan ketika tim lawan pegang bola, sehingga tim lawan muda untuk menceploskan bola ke gawang Persela. Meski demikian pada babak kedua lanjut Fahri, Zulham Zamrun dkk mampu mengendalikan permainan dan bermain lebih baik dari babak pertama.

"Babak kedua kami mendominasi pertandingan sayang terlalu sepat dengan keputusan sliding, situasi seperti ini sering terjadi dan kami sudah melakukan evaluasi untuk memperbaiki kesalahan, dan kamu akui tim kami minim pengalaman dan jam terbang di kompetisi hanya Zulham Zamrun yang pengalaman," akunya.

Meski demikian ia tetap mengapresiasi pemain yang sudah kerja keras bermain. Meski sampai akhir kedudukan 0-3 karena kerja keras akhirnya Persela mampu memperkecil kedudukan hingga usia pertandingan menjadi 2-3 untuk kemenangan Persikab Bandung.

Stefan Rullin Keeltjes pelatih Persikab Bandung mengaku bersyukur anak asuhnya bisa memenangi pertandingan saat bersua tuan rumah Persela Lamongan. "Pemain bertanding yang luar biasa saya ucapkan terima kasih mereka bertanding meski dengan tekanan," katanya.

Hanya saja kata putra dari sang legenda sepak bola nasional Rudy Willian Keeltjes mental anak asuhnya tetap menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Lebih-lebih dalam mempertahankan sekor di akhir pertandingan. "Tekanan dan mental yang belum baik menjadi salah satu penyebab kami kebobolan di menit-menit akhir jelang selesai pertandingan," ungkapnya. jir

Susunan Pemain Persela Lamongan :

Imam Arief (GK), Syarful Mudawam (RB), Ahmad Wahyudi (CB), Akbar (CM), Zulham Zamrun (CF), Wirdan Jaka Septian (CF), Rizqki Putra Utomo (RWF), Ibrahim Musa Kosepa (RWF), Junis R. Bate (LB), Anak Agung Wahyu Trisnajaya (CB), Takwir (CM). Pelatih : Fakhri Husaini

Susunan Pemain Persikab Bandung :

Eko Saputro (GK), Haykal (LB), Agud Santoso (CF), M. Faisol Yunus (RWF) , Airlangga (CB), Afiludin (DM), Aziz (RB), Malik Priyanto (AM) , Ibnu Hajar (AM), Dinas Sukaryono (CB), Renaldy (RWF). Pelatih : Stefan Rullin Keeltjes.

Berita Terbaru

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Paguyuban Pedagang Pasar Seluruh Kota Madiun (P3SKM) menilai keterangan kuasa hukum Pemerintah Kota Madiun, Ika Puspitaria, dalam p…

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menampilkan bukti percakapan WhatsApp antara antara terdakwa Rochim R…

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – IBCA BFC MMA Kota Madiun menurunkan 35 atlet untuk memburu gelar juara umum pada ajang Adu Wani Wali Kota Cup 2026. Kejuaraan MMA p…

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo tancap gas untuk merampungkan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi penentuan dan…

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mendesak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ponorogo untuk…

Dukung Transisi Energi Nasional, PLN UIT JBM Hadirkan Program TJSL Produksi RDF Biomassa

Dukung Transisi Energi Nasional, PLN UIT JBM Hadirkan Program TJSL Produksi RDF Biomassa

Jumat, 24 Jul 2026 18:28 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi, Banyuwangi – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung p…