Tanah Longsor di Venezuela Tewaskan Hingga 50 Orang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tanah longsor yang melanda Las Tejerias, Venezuela. Federico Parra/AFP
Tanah longsor yang melanda Las Tejerias, Venezuela. Federico Parra/AFP

i

SURABAYAPAGI, Venezuela - Tanah longsor yang melanda Las Tejerias, Venezuela, Kamis (13/10) lalu telah menelan korban tewas hingga 50 orang. Bencana ini diakibatkan fenomena cuaca musiman La Nina.

"Sejauh ini kami secara resmi memiliki 50 orang yang sayangnya kehilangan nyawa dan (tubuh mereka) telah diserahkan kepada kerabat mereka," kata Menteri Dalam Negeri, Remigio Ceballos.

Sebelumnya, kata dia, jumlah korban tewas tercatat 43 orang. Hujan deras yang tidak biasa telah menyebabkan sungai besar dan beberapa aliran air meluap di Las Tejerias, sebuah kota berpenduduk sekitar 50ribu orang itu.

Kota itu terletak di pegunungan dekat Caracas. Hujan menyebabkan semburan lumpur yang menghanyutkan mobil, bagian dari rumah, bisnis dan kabel telepon, dan menebang pohon besar.

"Sekitar 3.200 orang telah dikerahkan untuk membantu upaya penyelamatan dan pembersihan di kota itu," jelasnya.

Presiden Venezuela, Nicolas Maduro mengatakan awal pekan ini bahwa jumlah korban dari bencana alam terburuk Venezuela dalam beberapa dekade kemungkinan akan mencapai 100 orang.

Para ahli mengatakan badai itu merupakan yang terparah oleh fenomena cuaca musiman La Nina yang mencengkeram wilayah tersebut, serta efek dari Badai Julia, yang merenggut sedikitnya 26 nyawa di Amerika Tengah dan menyebabkan kerusakan parah.

Bencana ini menjadi yang terparah yang melanda Venezuela. Maduro telah bersumpah untuk membangun kembali setiap rumah dan pusat bisnis yang hancur akibat bencana ini.

"Las Tejerias akan bangkit seperti burung phoenix, Las Tejerias akan terlahir kembali," katanya.vn

Berita Terbaru

Santoso Utomo dituntut 2 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Kesalahan Administratif Bisa Diperbaiki Tanpa Penjara

Santoso Utomo dituntut 2 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Kesalahan Administratif Bisa Diperbaiki Tanpa Penjara

Kamis, 15 Okt 2026 21:42 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 21:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya– Kuasa hukum Direktur Utama PT Bentang Persada Internusa (BPI), Santoso Utomo Tjioe, meminta majelis hakim Pengadilan Negeri S…

Konsisten Kawal Aspirasi, Deni Wicaksono Terima Emas Jer Basuki Mawa Beya

Konsisten Kawal Aspirasi, Deni Wicaksono Terima Emas Jer Basuki Mawa Beya

Kamis, 15 Okt 2026 21:20 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 21:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono, menerima Lencana Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Kategori …

HUT ke-81 Jatim, Musyafak Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat

HUT ke-81 Jatim, Musyafak Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat

Kamis, 15 Okt 2026 20:25 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ketua DPRD Jawa Timur Musyafak Rouf menegaskan pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pemerataan pembangunan dan p…

Pemkab Sumenep Siapkan Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar

Pemkab Sumenep Siapkan Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar

Kamis, 15 Okt 2026 20:22 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dana Cadangan Pilkada 2029 disiapkan Rp75 Miliar. Hal tersebut dinyatakan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melalui Wakil…

Menyusuri Lima Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

Menyusuri Lima Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

Kamis, 15 Okt 2026 18:22 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pada 2026, lima ruas jalan di Kabupaten Lamongan dibangun melalui program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah…

Klunting, Senjata Ampuh PKK Tekan Stunting

Klunting, Senjata Ampuh PKK Tekan Stunting

Kamis, 15 Okt 2026 18:21 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Upaya penurunan stunting di Kabupaten Lamongan menunjukkan capaian positif. Prevalensi stunting yang mencapai 27,5 persen pada…