SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kondisi eks lokalisasi Dolly yang terletak di daerah Jarak, Putat Jaya, Kota Surabaya, Jawa Timur saat ini telah berbeda. Berdasarkan pantauan Harian Surabaya pagi pada Selasa (1/10/2022), suasana di daerah tersebut semakin tenang, lingkungan semakin bersih dan juga asri.
Selain itu, Gang Dolly kini telah menjadi salah satu pusat ekonomi kerakyatan di Kota Pahlawan. Produk sepatu maupun sandal saat ini telah diproduksi di eks Dolly dengan pendampingan dari Pemerintah Kota Surabaya.Contohnya yaitu Sentra UKM Sepatu KUB Maju Jaya.
Sebagai informasi, Dolly dulunya dikenal sebagai lokasi prostitusi terbesar di Asia Tenggara. Namun, tepat pada tanggal 18 Juni 2014, Pemkot Surabaya di bawah Wali Kota Tri Rismaharini (Risma) resmi menutup lokalisasi yang telah berdiri sejak tahun 1967 itu. ari
Editor :
Redaksi
Berita Terbaru
Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB
Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian yang membuat banyak warga terheran-heran, ditemukan seorang bayi dalam keadaaan terkunci di dalam mobil di kawasan Jalan…
Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB
Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB
SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memanfaatkan momentum Hari Kartini 2026 untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan …
Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB
Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini tengah viral di media sosial (medsos) terkait unggahan video yang menampilkan pusara angin bak tornado di sekitar…
Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB
Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan warga terkait Jalan Staisun Wonokromo Surabaya yang selama ini sempit dan kerap menimbulkan kemacetan…
Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB
Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB
SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tengah di landa dilema pasca banyaknya kekosongan jabatan Kepala…
Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB
Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB
SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan atap genteng pada bangunan pemerintah dan fasilitas publik…