Mengenal Sosok Tadjul Arifen R, Penulis Buku Sejarah, Dinasti Arya Wiraraja Menuju Kejayaan Majapahit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto : Tadjul R Ariefin Penulis buku Dinasti Arya Wiraraja menuju kejayaan Majapahit. (ft. Ainur Rahman/ SP)
Foto : Tadjul R Ariefin Penulis buku Dinasti Arya Wiraraja menuju kejayaan Majapahit. (ft. Ainur Rahman/ SP)

i

SURABAYA PAGI Sumenep - Setelah Viral dan Launching buku berjudul, "DINASTI ARYA WIRARAJA Menuju puncak kejayaan Majapahit" karya Tadjul Arifen R ini, ternyata banyak diminati di kalangan akademisi dan perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Nusantara.

Menurut informasi yang dihimpun media ini, data pemesan yang terjual dan beredar melalui watshaf pemesanan, rata-rata dari kalangan Akademisi (Perguruan Tinggi) dan masyarakat umum, salah satunya, di Denpasar, Banyuwangi, Jember, Situbondo, Lumajang, Bandung, Bogor, Malang dan Surabaya.

Buku sejarah Dinasti Arya Wiraraja yang ditulis Tajul Ariefin R berdasarkan sejarah perjalanan dan perjuangannya sebagai penyebar agama Islam di Nusantara, Buku yang diterbitkan oleh UNIBA Madura Press dengan ketebalan kurang lebih 300 Halaman itu dengan ber- ISBN 978-623-7385-15-8 mengupas tuntas perjalanan Dinasti Arya Wiraraja sampai 15 generasi, Dinasti Raden Patah 13 generasi, Dinasti Bindârâ Saot, 7 generasi.

Selain itu, kisah para pejuang dan penyebar agama Islam di Nusantara, di kisahkan dalam bahasa dan budaya oleh Tadjul Arifen R, tentang sepak terjang keturunan Walisongo yg menyebarkan Agama Islam ke Sumenep dengan menurunkan para Kiai (Ulama di Sumenep, Madura & Tapalkuda Jatim)

Dalam keterangannya, para pejuang dan penyebar Agama Islam di nusantara dari generasi ke generasi terus berjuang dan mendirikan Pondok pesantren besar berskala Nasional di Indonesia.

Menariknya, dalam buku yang ditulis oleh Tadjul Arifen R itu mengandung banyak kisah-kisah dan historis para penyebar Agama, seperti, di kisahkan dalam cerita "Songennep dari masa jaya" dalam pemerintahan Arya Wiraraja, Jokotole, Pangeran Lor & Wetan & Pangeran Anggadipa, (1269-1672 era ke-Adipati-an).

Selain itu, Tadjul bercerita tentang " Songennep pada saat mengalami masa kelam/suram" pada saat, Kab. Songennep diintervensi, didekte & dikuasai oleh Pemerintah Recumba Belanda (1672-1942 di era ke-Regen-an/Kabupaten).

Sampai pada akhirnya Kab. Songenep, mengalami perubahan dari masa ke masa, di istilahkan oleh penulis buku Dinasti tersebut, " Songennep melakukan Perjuangan hingga Kemerdekaan baik di masa Orla, Orba & Orde Reformasi".

Dengan buku yang di tulis oleh Tadjul R, Menambah keprihatinan terhadap para pejuang tempo dulu, dan menambah rasa saling menghormati antar para pejuang sampai pada generasi saat ini.

Tadjul Arifen R penulis buku sejarah yang sangat berhati-hati dan teliti didalam mengisahkan perjalanan dan perjuangan para raja, sangat detail dalam melakukan riset dari berbagai sumber.

Hal ini terlihat dari kajian situs, histori & mitologi yg ditunjang dengan Prasasti, Kakawin, Kidung, Serat, Babad dan puluhan literatur dari era klasik hingga modern.

Dengan begitu maka layak, Tadjul Ariefin sebagai penulis profesional, tentang sejarah dan kehidupan para raja di kab. Sumenep, Tempo dulu dan sekarang.

Mengenal sosok penulis buku Dinasti Arya Wiraraja menuju puncak kejayaan Majapahit. Adalah Tadjul Arifen R Kelahiran Sumenep 6 Juni 1952 aktip menulis sejarah kebangsaan dan produktif berkarya baik sebagai pemateri budaya di berbagai universitas dan masyarakat luas di Kab. Sumenep.

Dinasti Arya Wiraraja menuju puncak kejayaan Majapahit adalah buku yang ditulisnya dari masa ke masa sampai pada akhirnya dikumpulkan menjadi buku sejarah dan kebudayaan para kerajaan di tahun 2022. (AR)

Tag :

Berita Terbaru

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyalahgunaan identitas untuk pinjaman online (pinjol) ilegal menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur. Pemprov…

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…