Puskesmas Kalianget Sumenep, Siapkan Generasi Cerdik dan Sehat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Puskesmas Kalianget, Drg Yenny Tri Suci, M.Kes, saat menggelar kegiatan Inovasi Pusaka Si Gendis di Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman
Kepala Puskesmas Kalianget, Drg Yenny Tri Suci, M.Kes, saat menggelar kegiatan Inovasi Pusaka Si Gendis di Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Kepala Puskesmas Kalianget Kab. Sumenep, Drg. Yenny Tri Suci, M.Kes, menggelar kegiatan inovasi dengan tema, Puskesmas Kalianget siapkan Generasi cerdik dan sehat (Pusaka Si Gendis). Kegiatan tersebut dalam rangka Hari Kesehatan Nasional yang ke 58.

Menurutnya, kegiatan dengan mengambil tema Pusaka Si Gendis itu melatarbelakangi puskesmas untuk menciptakan inovasi terhadap perkembangan kesehatan di Kab. Sumenep.

"Di Puskesmas Kalianget, banyak menangani ibu hamil yang mengalami komplikasi kebidanan selama kehamilan, pada saat persalinan dan nifas, ibu hamil yang mengalami komplikasi mayoritas melahirkan bayi dengan komplikasi, misalnya Bayi Berat badan lahir rendah (BBLR)  dan Asfiksia," katanya kemarin.

Dikatakan dokter, Asfiksia adalah kondisi ketika kadar oksigen di dalam tubuh berkurang. Kondisi ini bisa mengakibatkan penurunan kesadaran dan bahkan mengancam nyawa penderitanya. Asfiksia dapat disebabkan oleh berbagai hal dan umumnya bersifat darurat sehingga penanganan perlu segera dilakukan.

Selain itu,  tingginya angka pernikahan dini dan rendahnya calon pengantin mendapat akses pelayanan kesehatan reproduksi juga memberikan kontribusi terhadap tingginya kasus komplikasi kebidanan dan neonatal.

Menyadari hal tersebut,  diperlukan upaya peningkatan derajat kesehatan ibu yang dilaksanakan secara komprehensif dengan menyiapkan generasi yang sehat harus dilakukan sejak pra konsepsi bahkan saat remaja.

"Konseling pasangan calon pengantin dan pendampingan calon pengantin beresiko merupakan salah satu solusi untuk menekan angka komplikasi kebidanan dan neonatal sehingga menghasilkan generasi penerus yang berkualitas dan sehat," ungkapnya.

Ia menambahkan, keterlibatan lintas sektor juga sangat menentukan keberhasilan dari kegiatan inovasi ini. Kerjasama lintas program di dalam puskesmas seperti dokter, bidan, perawat, ahli gizi, penyuluh Kesehatan dan tenaga Kesehatan di desa.

"Banyak faktor pendukung untuk menentukan keberhasilan inovasi di desa, salah satu diantaranya peran serta Kerjasama dan koordinasi yang baik dengan lintas sector seperti bapak camat, bapak kepala desa, kepala KUA, tokoh agama dan tokoh masyarakat," jelasnya. 

Kedepan pihak Puskesmas Kalianget Kab. Sumenep, akan terus bersinergi dengan masyarakat dalam hal menangani kesehatan terutama dalam memberikan pelayanan prima bagi pasien dan ramah terhadap pengunjung. AR

Berita Terbaru

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan, kasus perjokian di UTBK-SNBT 2026 bukanlah masalah sederhana. Kasus ini secara…

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Salah satu poin masukan KPK yaitu adanya pembatasan ketua umum partai politik menjadi dua periode. Usulan dalam kajian itu muncul karena…