Potensi Bencana Terus Mengancam, Dinas SDA Lamongan Mulai Bersihkan Selokan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Alat berat dikerahkan untuk membersihkan saluran air di Jalan Veteran Kota Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Alat berat dikerahkan untuk membersihkan saluran air di Jalan Veteran Kota Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Jelang akhir tahun dan tahun baru 2023 biasanya potensi bencana baik banjir dan longsor cukup besar. Sebagai antisipasi dini agar bencana itu tidak terjadi, Dinas Sumberdaya Air Pemkab Lamongan mulai mitigasi bencana, dengan membersihkan selokan dalam kota dan membersihkan enceng gondok yang ada di wilayah rawan banjir.

Mitigasi bencana ini sebagai tindak lanjut merealisasikan program prioritas mitigasi bencana alam yang dicanangkan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Dinas PU SDA mencetuskan 2 program inovasi yakni Gerakan Perahu Sikat Eceng Gondok (Garpu Sendok) dan Gerakan Bersih Lumpur Saluran dalam Kota (Gempur Saloka).

"Lamongan punya program inovasi di bidang perairan antara lain Garpu Sendok dan Gempur Saloka. Keduanya dilakukan utamanya untuk meminimalisir bencana alam banjir di Lamongan, serta untuk merealisasikan program prioritas Lamongan yakni mitigasi bencana alam," tutur Kepala Dinas PU SDA Lamongan Gunadi saat ditemui di perairan depan Pasar Ikan Lamongan, Rabu (9/10/2022).

Layaknya pepatah "sedia payung sebelum hujan", program Garpu Sendok tersebut sudah dilaksanakan selama 2 hari di bantaran Kali Corong dengan mengerahkan 2 unit perahu berisikan 8 petugas. Target pembabatan eceng gondong disana ialah 40 Kg. Dengan adanya program Garpu Sendok dipastikan akan menambah volume tampungan air dan memperlancar arus air di Lamongan.

"Garpu sendok baru berjalan 2 hari dengan perolehan 2-3 kg eceng gondok yang nanti dibuang ke TPA. Target kami ialah membersihkan 40 Kg eceng gondok di sepanjang Kali Corong yakni 4,5 km. Dengan program ini dipastikan akan memperlancar arus air dan menjaga kebersihan saluran air di Lamongan," terang Gunadi.

Sedangkan untuk progres program Gempur Saloka yang sudah berjalan mulai 3 Oktober lalu dinyatakan mencapai 100% untuk titik Kota Lamongan dan 70% untuk titik Kecamatan Babat.

"Kita kan ada dua titik yakni Lamongan Kota dan Babat, masing-masing 100% untuk kota dan 70% untuk Babat," kata Gunadi.

Normalisasi perairan dibagi menjadi 2 yakni operasi dan pemeliharaan. Gunadi menyampaikan bahwa di Lamongan sendiri rutin dilakukan operasi 3-4 kali dalam setahun. Untuk pemeliharaan berkala juga dilakukan dengan bantuan alat berat melalui program Garpu Sendok dan Gempur Saloka. jir

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…