SURABAYAPAGI.COM, Sampang –Untuk meningkatkan kinerja di lingkungan birokrasi Pemerintah Kabupaten Sampang yang hebat dan bermartabat, H. Slamet Junaidi selaku Bupati Sampang, Madura Jawa Timur berkomitmen meningkatkan Monitoring Center for Prevention (Pusat Pemantauan Pencegahan korupsi) atau MCP.
Hal ini terbukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Sampang langsung bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Untuk melakukan Monitoring Center for Prevention (Pusat Pemantauan Pencegahan) atau MCP yang dilaksanakan di Aula Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Sampang, Kamis (10/11/2022).
Dalam kegiatan tersebut, dihadiri Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK RI Wilayah 3 Zaenur Rofiq dan Erwin Noorman.
Agenda ini digelar sebagai bentuk monitoring dan supervisi pencegahan korupsi di wilayah Pemerintah Kabupaten Sampang.
Pada kesempatan itu dalam sambutannya, H. Slamet Junaidi selaku Bupati Sampang menyampaikan bahwa kegiatan MCP merupakan pembinaan agar setiap tahun dilakukan sebagai fungsi kontrol dan melakukan koordinasi, monitoring dan supervisi pencegahan korupsi.
H. Slamet Junaidi berkomitmen sejak terpilihnya menjadi Bupati Sampang untuk melakukan reformasi birokrasi di tubuh Pemerintah Kabupaten Sampang.
“Selama ini kami memang betul-betul mencari seseorang dan ditempatkan di posisi yang sesuai keilmuannya,” ungkap H. Slamet Junaidi.
Bahkan H. Slamet Junaidi dengan lantang mewanti-wanti melarang dan mengharamkan jual beli jabatan dari level atas hingga level bawah.
“Kami tidak pernah meminta tarif kepada seluruh pejabat sehingga mereka bekerja dengan tenang tidak memikirkan untuk mengembalikan modal sehingga diharapkan hal tersebut dapat mencegah terjadinya korupsi,” tegasnya.
Untuk itu, sebagai Bupati saya berpesan kepada Kepala OPD untuk memberikan data yang dibutuhkan. Sehingga hasil evaluasi MCP bisa optimal sebagai bagian dari upaya pencegahan korupsi.
“Pihaknya, berkomitmen untuk terus meningkatkan nilai MCP Kabupaten Sampang,” pintanya. gan
Editor : Moch Ilham