Temui Bos dan Pekerja Maspion Grup, Wamenaker Pastikan Kenaikan UMP 2023

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengatakan, proses penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2023 masih berlangsung hingga saat ini. Dia memastikan ada kenaikan UMP dan UMK yang disesuaikan dengan inflasi.

"Segera selesai, akhir November ini. Pasti ada kenaikan, persentasenya sesuai dengan inflasi," ujar Wamenaker Afriansyah Noor saat berkunjung ke PT Maspion di Buduran, Selasa (15/11/2022) yang disambut langsung Presdir PT Maspion Group Alim Markus dan pengurus SPSI Maspion.

Wakil Menteri Tenaga Kerja Afriansa Noor berharap kenaikan UMP 2023, bisa menyenangkan pengusaha dan pekerja.

Dalam sambutannya, Afriansa Noor mengaku bersyukur dan mengucapkan terima kasih. Karena selama pandemi, Maspion tidak mem-PHK karyawannya.

“Semoga kebaikan pak Alim Markus dan jajarannya, mendapatkan balasan dari Tuhan YME. Kita juga patut bersyukur, karena Presiden dan seluruh jajarannya masih bisa mengatasi segala permasalahan, khususnya saat pandemi. Ini semua karena dukungan seluruh masyarakat,” ujarnya.

“Semoga baik pengusaha maupun pekerja, bisa tetap tersenyum. Khususnya menyambut kenaikan UMP sesuai PP 36, yang akan diumumkan masing-masing gubernur pada akhir November ini,” tuturnya.

Ia juga berharap, agar keputusan terkait kenaikan UMP 2023 bisa berimbang. Yakni tidak merugikan pekerja dan tidak menyusahkan pengusaha. Serta tidak memusingkan pemerintah. Dalam hal ini, semua pihak harus merasa senang,

“Karena tidak semua kondisi perusahaan sedang dalam keadaan bagus. Sehingga semua pihak harus saling mengerti,” ujarnya. Wamenaker Afriansyah Noor mengatakan, UMP 2023 akan ditetapkan menggunakan Peraturan Pemerintah Nomor 36/2021 tentang Pengupahan, yang merupakan turunan Undang-Undang Cipta Kerja.

Inflasi merupakan salah satu komponen dalam penetapan UMP bersama dengan beragam faktor lain termasuk pertumbuhan ekonomi.

"Sementara ini masih digodok. Belum ditetapkan besarannya disesuaikan kondisi daerah setempat," lanjutnya.

Afriansyah meminta pemahaman dari para pemangku kepentingan ketenagakerjaan mengingat proses penetapan UMP dan UMK yang masih berlangsung.

"Kita berharap penetapan UMP tidak memberatkan pengusaha dan tak merugikan pekerja," tegasnya.

Presdir Maspion Group Alim Markus menyambut baik kunjungan Wamen Tenaga Kerja Afriansa Noor di Maspion 2. “Saat ini semuanya sedang susah. Pengusahanya susah, apalagi pekerjanya. Belum lagi dibayang-bayangi adanya PHK. Karena itu, semua harus patuh pada hukum, yakni PP 36. Jika tidak patuh pada hukum, maka akan semakin susah. Karena tidak akan investor yang mau berinvestasi di Indonesia,” ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjut Alim Markus, pemerintah harus tegas dan bijak dalam menetapkan UMP yang tidak memberatkan pengusaha. "Acuannya ya PP No 36/2021 yang masih berlaku dan harus ditaati oleh seluruh pihak terkait," paparnya.

CFO Maspion Group Welly Mulyawan menyatakan, bahwa pengusaha tidak bisa berjalan sendiri. Tapi harus bekerjasama dengan SPSI.

“Jadi susahnya sama-sama. Tapi nanti, senangnya juga sama-sama. Satu langkah menuju Maspion yang lebih baik dan jaya,” paparnya. Sg

Berita Terbaru

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…

Menkes "Angkat Tangan" Soal Mutasi Ketua Umum IDAI

Menkes "Angkat Tangan" Soal Mutasi Ketua Umum IDAI

Rabu, 25 Feb 2026 19:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:32 WIB

Konsultan Senior Jantung Anak Merasa Keputusan Mutasinya Dilandasi 'abuse of power'      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) me…