Tingkatkan Profesionalitas SDM, Bupati Mojokerto Buka Pelatihan Vertikal dan Jungle Rescue Lanjutan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Upaya peningkatan kapasitas dan profesionalitas Sumber Daya Manusia (SDM) guna menunjang pelayanan di Kabupaten Mojokerto lebih prima terus dilakukan. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Pelatihan Vertikal dan Jungle Rescue kembali digelar.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati secara langsung membuka kegiatan Pelatihan Vertikal dan Jungle Rescue Lanjutan yang diikuti personil BPBD dan anggota organisasi relawan mitra BPBD. Kegiatan tersebut berlangsung di gedung pertemuan PT Haraka Kitri Endah di Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Selasa (15/11).

“Kegiatan ini tentunya tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya, makanya materinya terkait vertikal rescue dan jungle rescue lanjutan, karena yang kemarin adalah materi vertikal dan jungle rescue tingkat dasar,” ungkap Bupati Ikfina dalam sambutannya.

Skill jungle rescue dan vertikal rescue, lanjut Ikfina, dinilai sangat dibutuhkan di Kabupaten Mojokerto. Hal tersebut mengingat di wilayah Kabupaten Mojokerto terdapat sejumlah gunung yang memiliki potensi untuk dibukanya sebuah wisata.

“Kabupaten Mojokerto kebetulan kita punya gunung, meskipun tidak terlalu tinggi. Artinya, terkait jungle dan vertikal rescue ini sangat dibutuhkan. Dengan kegiatan ini, kita tidak berharap terjadi sesuatu di Kabupaten Mojokerto, tetapi itu akan menjadi standar, ketika kita ingin mengekspos gunung-gunung di Kabupaten Mojokerto menjadi destinasi wisata, itu juga harus kita lengkapi dengan standar keamanannya,” jelasnya.

Tak hanya itu, Bupati Ikfina menyebut, sebagian wilayah Kabupaten Mojokerto memiliki hutan-hutan yang kini difungsikan sebagai kegiatan ekonomi masyarakat. Hal tersebut pun memerlukan standar keamanan yang perlu diperhitungkan.

“Di sisi yang lain, di beberapa daerah seperti di Gondang, kita punya wilayah hutan, yang digarap petani-petani masyarakat Mojokerto. Ketika ada manusia yang masuk ke hutan, maka kemungkinan terjadi kecelakaan itu pasti ada. Ketika hutan-hutan ini digunakan untuk kegiatan ekonomi, ini juga harus siap safetynya,” tuturnya.

Ikfina mengatakan, masih banyak lagi manfaat dari pelatihan vertikal dan jungle rescue selain untuk di hutan dan tebing. Ia pun menyinggung fungsi vertikal rescue yang bisa diterapkan oleh personil pemadam kebakaran.

“Vertikal rescue ini contohnya, tidak harus di hutan, di tebing. Tetapi jika terjadi kebakaran di gedung tinggi misalnya, itu juga akan digunakan teman-teman damkar untuk melakukan proses pemadaman api, akan diterapkan untuk mengakses ke titik api yang melewati medan gedung tinggi,” bebernya.

Bupati Ikfina berharap, dengan pelatihan ini, Kabupaten Mojokerto memiliki SDM yang mumpuni dan profesional, sehingga sarana prasarana yang disediakan untuk menunjang operasi vertikal dan jungle rescue bisa dioperasionalkan dengan baik.

“Peningkatan kapasitas ini sangat penting, sebelum kita siapkan sarpras, kita siapkan personilnya, sehingga personilnya bisa mengoperasikan dan menggunakan alat-alat tersebut. Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga punya kewajiban untuk meningkatkan standar keamanan, kita akan mensupport untuk menyediakan sarprasnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mojokerto, Yoi Afrida mengatakan, selain meningkatkan kapasitas dan profesionalitas personil, kegiatan pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran personil.

“Besar harapan kami, dengan pelatihan ini akan bisa meningkatkan kemampuan dan profesionalitas juga mendukung penanggulangan bencana di Kabupaten Mojokerto lebih sinergis, sehingga akan tercapainya visi misi Bupati Mojokerto,” tuturnya. Dwi

Berita Terbaru

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Hari Jadi Tulungagung ke-821 bertema ‘Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi’ tahun ini lebih semarak den…

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kabupaten Gresik kini memiliki alternatif baru untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Yayasan Petrokimia Gresik (…

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen PT Smelting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat apresiasi. Perusahaan pengolahan dan pemurnian t…

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendukung upaya menekan angka pengangguran, Polres Blitar Kota menggelar…

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memaparkan dua inovasi unggulan daerah, yakni Klinik Perisai dan Siti Pinter, di hadapan d…

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis alokasi 20 persen Dana Desa di Jawa Timur dinilai memerlukan perlindungan regulasi d…